Bikin Kangen, 6 Makanan yang Pasti Ada Saat Lebaran

Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki perayaan hari raya yang sangat meriah.

Dari ujung timur hingga ujung barat begitu antusias menyambut Idul Fitri. Sejumlah persiapan kerap dilakukan untuk merayakannya.

Mulai dari beres-beres rumah, belanja pakaian baru, membuat kue, dan masih banyak lagi. Bahkan, ada makanan khas yang pasti ditemui selama lebaran berlangsung.

 

  1. Opor ayam.

Makanan satu ini rasanya dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kepopulerannya tidak terbatas saat lebaran saja, melainkan menu yang kerap dikonsumsi pada hari-hari biasa. Memanfaatkan daging ayam sebagai bahan dasar dan biasanya dicampur dengan kuah santan.

Soal rasa tidak perlu diragukan karena bumbunya menggunakan rempah-rempah pilihan seperti kunyit, kencur, kelapa, serai, dan garam.

Kuahnya cukup kental sehingga terasa kuat ketika menyentuh kerongkongan. Di warung-warung pinggir jalan umumnya harga per porsi dibanderol mulai dari Rp8.000.

 

  1. Ketupat.

Masyarakat Jawa bahkan memiliki kebiasaan unik di mana akan membuat ketupat secara khusus beberapa hari setelah Idul Fitri selesai.

Makanan ini terbuat dari beras dan kehadirannya paling banyak dinantikan, bahkan bisa menggeser posisi nasi. Bentuk dan teksturnya yang khas agaknya berhasil mencuri perhatian.

Cara pembuatan ketupat cukup mudah, kita hanya perlu memasukkan segenggam beras ke dalam bungkus daun atau plastik yang telah disediakan. Setelah itu, dikukus hingga matang ditandai dengan teksturnya yang berubah jadi padat.

Di sejumlah daerah, ketupat merupakan makanan khas misalnya kupat glabet, kupat tahu, dan sebagainya. Harga per biji umumnya dibanderol senilai Rp1.000 di pasar tradisional atau warung makan pinggiran. Ketupat juga sangat enak bila dimakan bersama opor ayam.

 

  1. Sambal goreng hati.

Sesuai namanya, menu ini memanfaatkan hati dan ampela ayam sebagai material utama. Umumnya menawarkan cita rasa relatif pedas, tetapi ada juga yang sengaja menyajikannya dalam rasa manis. Hati dan ampela ayam akan dipotong kecil-kecil berbentuk dadu sebelum mulai diolah.

Tak hanya ampela dan hati, biasanya ada campuran lain yang diikutsertakan untuk menambah cita rasa. Adapun jenis campurannya memiliki perbedaan di setiap daerah.

Ada yang menambahkan kentang, jengkol, keladi, dan masih banyak lagi menyesuaikan selera tukang masaknya. Jika enggan memasak sendiri, sambal goreng hati dibanderol mulai Rp10.000 per porsi.

 

baca juga:

7 Kuliner Khas Korea Selatan yang Terbuat dari Olahan Daging & Sayuran

 

  1. Rendang.

Siapa yang tidak mengenal makanan khas Padang ini? Bahkan, kepopulerannya terdengar hingga ke mancanegara. Terbuat dari daging kerbau atau sapi dibalut bumbu dengan aneka rempah pilihan.

Proses memasaknya cukup melelahkan karena kita harus memanaskannya berulang kali menggunakan santan kelapa. Meski begitu, orang rela meluangkan waktu karena memang rasanya sungguh menggugah selera.

Bumbu yang kerap digunakan saat memasak rendang antara lain serai, cabai, jahe, kunyit, bawang, dan lengkuas.

Memadukan berbagai rempah sehingga muncul rasa manis, asin, dan bahkan pedas ketika menyentuh lidah. Kita bisa menemukan keberadaan rendang di seluruh wilayah Nusantara bahkan ada versi kalengnya, harga diperkirakan sekitar Rp30.000 per kaleng.

 

  1. Kue Nastar.

Tak hanya makanan berat, Indonesia juga memiliki jajanan untuk menjamu tamu saat proses silaturahmi. Kue nastar terbuat dari mentega, adonan tepung terigu, vanili, dan telur.

Teksturnya kering dan renyah, terlihat bulat dengan ukuran diameter kurang lebih 2 cm. Di dalam adonan utama biasanya ditambahkan selai berbagai rasa sesuai selera.

Ada yang memaka selai cokelat, nanas, stroberi, dan masih banyak lagi. Dijual per stoples di toko-toko jajanan, di mana harganya ditaksir mulai dari Rp25.000.

 

  1. Kue putri salju.

Di samping adanya kue nastar, masyarakat juga kerap menyajikan kue putri salju selama momen lebaran. Termasuk dalam jenis kue kering, bentuknya terlihat lucu karena tampak bagai bulan sabit.

Menawarkan cita rasa yang didominasi oleh manis lewat keberadaan taburan gula halus di bagian atasnya. Harga per stoples ditaksir mulai dari Rp20.000-an.

Itulah menu yang pasti kita temukan selama perayaan lebaran, baik makanan ringan maupun berat. Semuanya memiliki kekhasan sendiri, tinggal menyesuaikan selera saja.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.