Wisata Batu Limau Nan Unik di Pulau Karimun

Wisata Batu LimauPulau Karimun yang berada di sebelah tenggara ini merupakan wilayah perdagangan bebasa atau free trade zone BBK [Batam-Bintan-Karimun] yang strategis karena berdekatan dengan Negara tetangga. Kabupaten Karimun juga tak kalah dari Batam dan Bintan. Kabupaten ini menyuguhkan berbagai macam destinasi wisata, mulai dari wisata budaya, bahari, wisata alam, wisata religi dan wisata sejarah.

Nah, kali ini kita akan membahas salah satu dari kurang lebih 11 wisata bahari di Kabupaten Karimun. Wisata tersebut yakni Batu Limau. Penasaran? Yuk simak sama-sama!

Wisata Batu Limau

Anda mungkin bertanya-bertanya bagaimana bentuk-bentuk, keunikan serta cerita tentang Wisata Batu Limau di Kabupaten Karimun. Tentunya akan banyak sekali anda temui jika anda mengaksesnya lewat internet. Nah, alangkah lebih serunya jika anda menyaksikannya langsung dan datang ke Pulau Karimun. Namun sebelum anda datang langsung, tak ada salah anda membaca sedikit informasi tentang batu-batu unik ini.

Legenda Wisata Batu Limau

Wisata Batu Limau ini merupakan wisata yang konon memiliki cerita legenda. Batu Limau ini memiliki bentuk yang mirip dengan Limau. Namun uniknya di kawasan wisata ini terdapat batu-batu besar yang memiliki bentuk yang unik. Nah, jika anda penasaran untuk dapat melihat bagaimana uniknya bentuk bentuk-bentuk batu di sana. Anda bisa mencapainya dengan menggunakan perahu pacung selama kurang lebih 10 menit dari Pulau Kundur ke Pulau Unggar, dan selanjutnya perjalan dilanjutkan ke Desa Ale yang memakan waktu hingga 20 menit.

Selama perjalanan anda bisa menikmati keindahan bangunan khas Melayu yang masih berdiri kokoh serta berjumpa dengan masyarakat yang ramah. Di tempat wisata ini anda bisa menikmati keindahan pantai yang berbatasan langsung dengan Pulau Penyalai, Kabupaten Indra Giri Hilir [Riau Daratan].

Batu Limau merupakan tumpukan-tumpukan batu granit yang luasnya kurang lebih 10.000 m dan tempat dulunya menjadi tempat persinggahan raja-raja Johor Riau Ungar sebagaimana yang tertulis dibuku Tulfat Al-Nafas Karya Raja Ali Haji.

Aneka macam bentuk batu

Ada beberapa macam bentuk batu yang unik seperti batu yang menyerupai bentuk kelamin pria, menyerupai bentuk kelamin wanita, batu panci, batu lesung, batu bilik kamar, batu pengantin, batu sendok dan batu limau.

Baca juga: Pesona 4 Pulau Cantik Di Pulau Karimun                        

Batu-batu ini memiliki lagendanya sendiri. Namun ada beberapa versi yang menjelaskan asal-muasal batu-batu ini. Kisah-kisah tentang raja Melayu memang memiliki makna dan pelajaran bagi kita semua, seperti kisah batu-batu unik di Pulau Undur ini. Sebagian versi menjelaskan bahwa dahulu terdapat rombongan raja Melayu Lingga berlayar dan merapatkan kapal ke pinggiran pulau dikarenakan perbekalan yang habis.

Kutukan berupa batu

Saat kapal ini merapat putri raja menyempatkan diri untuk turun dari atas kapal dan berkenalan dengan seorang nelayan. Konon, putri raja ini akhirnya jatuh hati kepada pria tersebut. Namun cinta mereka tak direstui oleh sang raja. Putri raja ini akhirnya jatuh sakit dan sakit sang putri sangatlah parah. Hingga suatu hari raja pun mengizinkan anaknya menikah dengan nelayan miskin tersebut.

Atas pernikahan mereka ini nenek moyang menyumpah karena alasan telah melanggar pantang kerajaan. Sehingga hancurlah seluruh rombingan raja yang merapat ke pinggiran pulau Ungar hingga menjadi batu. Salah satu batu yang menyerupai buah limau [Jeruk] yang konon merupakan hantaran pernikahan anak raja.

 

Namun ada juga yang mengatakan bahwa batu-batu ini adalah hasil dari kemarahan sang raja pada permaisurinya yang menyeleweng dengan panglima. Kapal Kerajaan Riau-Lingga ini konon bersandar di pinggiran Pulau Ungra karena kehabisan bekal.

Tendangan raja berubah jadi batu

Sang raja pun memutuskan untuk berburu. Namun di tengah perjalanan turun hujan dan raja kembali ke kapal. Namun raja begitu marah mendapati sang permaisuri dengan panglima. Hingga raja pun marah dan mengeluarkan kesaktiannya. Raja menendang apapun yang menyebabkan semua yang beliau tendang menjadi batu.

Saat ini batu-batu di kawasan wisata Batu Lima terus dalam pengawasan pemerintah setempat. Selain menyimpan cerita hikayat Melayu, batu-batu tersebut juga dapat menjadi tujuan wisata bagi anda dan keluarga.

Cukup unik dan menarik, bukan? Jika anda ingin mengujungi tempat ini maka jangan lupa untuk membawa kamera ya, agar dapat mengabadikan bentuk-bentuk unik batu di Wisata Batu Limau tentunya. Seperti apapun lagendanya Wisata Batu Limau, semoga dapat kita ambil pelajaran dan manfaatnya. Selamat berlibur. (jari adventure-det)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.