Uniknya Vogelkop Bowerbird, Sang Arsitek Bersayap dari Papua

Orang-orang kebanyakan mengunjungi daerah pegunungan di Papua untuk mendaki dan menyaksikan burung-burung asli yang menakjubkan.

Demikian pula jika Anda bertandang ke Papua Barat yang akan memberikan kesempatan untuk menjelajahi hutan tropis.

Desa Minggre di Pegunungan Arfak adalah tempat paling pas guna menghabiskan waktu untuk melihat keajaiban alam Papua.

 

Lokasi Pegunungan Arfak.

indonesia-tourism.com

Pegunungan Arfak terletak 90 km di sebelah timur ibu kota Papua Barat, Manokwari. Pegunungan Arfak merupakan daerah pegunungan dengan banyak ekosistem, antara lain hutan tropis, hutan kaki bukit, dan hutan pegunungan bawah.

Dengan puncak mencapai 2.955 meter, Pegunungan Arfak merupakan kabupaten tertinggi di Papua Barat. Badan Pelestarian Alam Papua Barat (BBKSDA Papua Barat) mencatat Pegunungan Arfak memiliki 110 jenis mamalia dan 320 jenis burung.

Beberapa satwa endemik yang menjadi favorit untuk dilihat adalah kanguru pohon hitam, cendrawasih, namdur Papua, dan kuskus.

Orang juga dapat menemukan surga kupu-kupu sayap burung, salah satu spesies kupu-kupu terbesar di dunia yang, agak uniknya, terbang seperti burung.

 

Beragam flora dan fauna.

pinimg

Selain keanekaragaman faunanya, keajaiban alam ini juga dihuni oleh berbagai tanaman unik. Memiliki sekitar 2.770 jenis anggrek penting yang tumbuh subur dan Cendawan Menyala (Mycena), tanaman yang dapat memancarkan cahaya bahkan dalam kegelapan.

Di antara semua spesies yang ada, cukup menarik untuk mengamati burung Vogelkop Bowerbird Papua. Dikenal sebagai burung Namdur.

Penduduk setempat menamakannya burung Mbrecew yang berarti “pintar”, karena memiliki jangkauan vokalisasi cenderung lebih luas.

Beberapa mengucapkan dengan keras, terkekeh, dan bahkan mengobrol. Mereka dapat meniru semua jenis suara, seperti kucing dan burung lainnya. Baik jantan maupun betina bahkan bisa menirukan suara burung pemangsa.

Jantan melakukan panggilan ini di haluan, sedangkan betina bersuara di sarang jika dia terancam atau terganggu.

 

Mengenal Burung Vogelkop Bowerbird.

bbci

Burung Vogelkop Bowerbird merupakan burung endemik di Pegunungan Arfak.

Banyak jenis burung Vogelkop Bowerbird dapat ditemukan terutama di pulau New Guinea dan beberapa daerah di Australia dengan berbagai warna dari kuning, merah, hijau, hitam, dan coklat.

Burung namdur atau Vogelkop Bowerbird adalah burung berukuran sedang, panjang 21-35 cm. Umumnya, berwarna coklat zaitun, dan tinggal di hutan kaki bukit.

Uniknya, burung jantan membangun dan menghias struktur untuk menarik perhatian betina.

Bowerbird jantan terkenal karena membuat bower rumit yang digunakan untuk pajangan selama ritual kawin. Struktur yang mereka bangun mirip dengan rumah.

Kemampuan ini membuat mereka dikenal sebagai “The Flying Engineer”. Dibandingkan dengan kebanyakan burung yang membangun struktur di pohon, namdur justru membuatnya di tanah.

 

baca juga:

4 Kain Tradisional Indonesia dan Kisah di Baliknya

 

Sarang Burung Vogelkop Bowerbird.

pinimg

 

Untuk membangun sarang, namdur jantan mengumpulkan barang-barang, termasuk ranting pohon, daun, kerikil, dan rumput kering. Mereka akan menempatkannya di satu tempat dan memanipulasinya untuk mewujudkan hal itu.

Haluan biasanya satu meter tinggi dan lebarnya. Terdiri dari tiga bagian: kubah yang cukup lebar untuk dilewati burung namdur; area utama dengan daun besar diletakkan terbalik atau ubin dengan batu.

Serta, tiang yang menggunakan pohon muda sebagai menara pusat. Dengan bermacam-macam tumbuh-tumbuhan di sekeliling dasarnya.

Seekor pejantan mungkin membutuhkan waktu seminggu hingga dua bulan untuk merapikan bokernya, tergantung pada cuaca.

Sesuai dengan namanya sebagai arsitek terbang, burung ini mungkin juga berpikir untuk membuat sarangnya terlihat menarik.

Burung tersebut mengumpulkan berbagai benda seperti botol plastik, tutup botol, biji-bijian, kulit buah kering, plastik, dan barang-barang lainnya yang dibuang oleh manusia.

Terkadang mereka bahkan membawa barang yang lebih besar dari ukuran tubuhnya. Mereka meletakkan benda-benda di sekitar sarang. Nantinya, burung akan mengelompokkannya berdasarkan warna.

 

Vogelkop Bowerbird mewarnai sarangnya.

pinimg

Biru adalah yang paling favorit. Ini termasuk bagian dari dekorasi untuk membuat sarang terlihat lebih indah, bertujuan menarik perhatian burung berjenis betina.

Betina akan mengunjungi pejantan jika arsitektur bower memikat mereka. Jantan dapat menarik betina dengan menari atau menghasilkan lagu yang indah.

Setelah seekor jantan bernyanyi dan menari di sekitar sarang dalam rangka memohon betina untuk menerimanya, betina biasanya pergi.

Setelah itu, pejantan akan merapikan sarangnya dan bersiap untuk rutinitas berikutnya agar dapat  menarik perhatian pasangan lain.

Bowerbirds memiliki sarang mereka di lokasi yang lebih tinggi, terutama di lubang pohon. Betina membangun sarang sendirian untuk bertelur, mengerami, dan memberi makan anak-anaknya.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.