Panduan Wisata Halal di Incheon, Jangan Lewatkan Ganghwa Island

Kenyataan bahwa akan selalu ada sesuatu yang baru atau berbeda setiap kali mengunjungi Korea Selatan membuat banyak wisatawan menyukai negara ini.

Tidak hanya Seoul, tetapi juga daerah di sekitarnya seperti Incheon dan Gyeonggi-do. Senantiasa tersimpan sisi lain Kota Seoul untuk para pelancong yang sudah berkali-kali ke sini.

Terlebih lagi, kota yang ramai ini dipenuhi dengan tempat-tempat wisata menarik, surga belanja, dan juga taman hiburan. Tak ketinggalan masjid dan ruang salat, serta banyak restoran ramah muslim yang lezat di Seoul.

Secara khusus, untuk membantu Anda merencanakan perjalanan ke Korea Selatan selanjutnya, berikut adalah panduan wisata ramah muslim di Pulau Ganghwa, Incheon.

 

Rute transportasi

Anda bisa menuju ke Pulau Ganghwa di Incheon yang terletak sekitar 1,5 jam berkendara dari Seoul. Ganghwa dulunya adalah pusat industri kain Korea, tetapi akhirnya, permintaan kain mereda setelah tahun 1970-an.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, pulau itu telah dihidupkan kembali menjadi tempat bagi turis dan penduduk lokal, serta pengunjung dapat mempelajari lebih lanjut tentang sejarah Ganghwa. Dari Seoul, dibutuhkan sekitar 2 jam untuk sampai ke Pulau Ganghwa dengan transportasi umum.

Naik bus 3000 dari Hapjeong (jalur subway 2,6), Universitas Hongik (jalur kereta bawah tanah 2, jalur kereta Bandara, Gyeong-ui) atau stasiun Sinchon (jalur kereta bawah tanah 2) yang akan membawa Anda ke Terminal Ganghwa.

Jika Anda dari Bandara Incheon, tidak ada bus langsung ke Ganghwa. Namun, Anda dapat naik jalur Airport Railroad ke Stasiun Geomam (pintu keluar 2), kemudian pindah ke bus 90 ke Terminal Ganghwa.

 

Sejarah Tekstil Ganghwa

Salah satu tempat di mana Anda dapat mempelajari sejarah tekstil Ganghwa adalah Sochang Experience Center.

Pusat ini bertempat di hanok (rumah tradisional Korea) yang telah direnovasi, di mana dulunya adalah Perusahaan Kain Pyeonghwa. Pada puncaknya terdapat sekitar 1.300 pabrik yang memproduksi kain di Pulau Ganghwa, namun hanya 10 yang masih beroperasi.

“Sochang” mengacu pada kain yang diproduksi secara luas di Ganghwa dan sangat populer di kalangan orang Korea karena mereka menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari untuk popok dan pembalut wanita. Salah satu hal hebat tentang sochang adalah terbuat dari 100% katun sehingga sangat cepat kering.

Fakta menyenangkannya, dulu kainnya ditenun menggunakan handloom dan ada sekitar 4000 pekerja di pulau itu yang digantikan oleh alat tenun listrik. Di sinilah Anda dapat mendesain saputangan sendiri dengan menggunakan perangko untuk menghias sochang.

Setiap sesi berlangsung 20 menit dan akan ada instruktur. Meskipun sesi ini dilakukan dalam bahasa Korea, tidak sulit untuk mencari tahu cara mendesain saputangan Anda. Ini adalah pengalaman yang sangat menyenangkan.

Anda akan menemukan bahwa perangko mencerminkan apa yang terkenal Ganghwa seperti lobak, anggur dan ginseng. Pastikan melakukan aktivitas ini jika Anda bepergian bersama keluarga.

baca juga:

Mengagumi Pulau Rote, Permata Indah di Indonesia Timur

 

Sochang Experience Center

Kabar baiknya, tiket masuk ke Sochang Experience Center tidak dikenai biaya. Untuk membuat reservasi sesi saputangan, hubungi +81 32-934-2500 (hanya bahasa Korea) atau buat reservasi melalui kantor distrik pemerintah Ganghwa.

Terletak di 8 Nammunan-gil 20 beon-gil, Ganghwa-eup, Ganghwa-gun, Incheon. Beroperasi pukul 0 am-6 pm (Apr-Okt), 10 am-5 pm (Nov-Mar), tutup pada hari Senin. Dari Terminal Ganghwa, Anda dapat naik bus 18, 49, Daesalli, 96, 25.

Dan 1, lalu turun di halte bus Kantor Ganghwagun atau bus 88 atau 37 ke halte bus Suhyup. Dari salah satu halte bus, jalan kaki sekitar 5 menit ke Sochang Center. Perlu diingat bahwa bus sangat jarang di Ganghwa.

Untuk makan siang, saatnya menikmati kelezatan lokal, kalguksu kerang di Ganghwa Seon Kalguksu Bon Jeom.

Kalguksu umumnya sangat populer di musim panas. Menu ini wajib dicoba karena kerang di Pulau Ganghwa dikenal segar akibat lokasinya yang dekat dengan laut.

Restoran ini hanya menyajikan makanan laut dan untuk vegetarian. Adapun alkohol, menyesuaikan keinginan pembeli. Jadi, pastikan Anda tetap berhati-hati walau tidak ada sajian turunan hewani.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.