Lebih Dekat dengan 6 Tarian Rakyat Rajasthan

 

Rajasthan, negara bagian kerajaan India, dikenal dengan warisan budayanya yang kaya. Tarian rakyat memainkan peran penting, yang tidak hanya menyenangkan secara estetika, tetapi juga menceritakan kisah dengan cara unik dan menawan. Berikut adalah enam tarian rakyat dari Rajasthan yang harus Anda ketahui.

  1. Ghoomar.

Ghoomar mungkin adalah tarian rakyat paling populer di India. Bentuk tarian ini diperkenalkan oleh suku Bhil, dan kemudian diadopsi oleh komunitas kerajaan Rajasthan, termasuk Rajput. Hal ini dilakukan oleh wanita pada acara-acara khusus dan festival, seperti kedatangan pengantin baru di rumah perkawinannya, Holi dan Teej.

Para wanita mengenakan pakaian tradisional, yaitu ghagra (rok panjang yang berputar-putar) dan kanchli atau choli (blus). Untuk melengkapi ansambel, kerudung dikenakan menutupi wajah. Keindahan genre folk ini terletak pada gerakannya yang anggun yang melibatkan goyangan tangan, menabuh telapak tangan dan berputar-putar, sambil menyanyikan lagu-lagu tradisional.

Gerakan terkoordinasi di antara wanita dan pakaian mereka yang berputar, ditambah dengan ritme dan lagu bernuansa ceria, membuat para penonton terpesona.

  1. Kalbeliya.

drishtiias

Dianggap oleh UNESCO sebagai Warisan Takbenda, Kalbeliya dilakukan oleh para wanita dari suku yang sama. Wanita mengenakan pakaian tradisional, yaitu angrakhi (pakaian seperti jaket), odhani (kerudung) dan ghagra hitam berputar-putar (rok panjang).

Mereka menari sensual dan berliku-liku mengikuti musik yang dimainkan oleh pria menggunakan instrumen tradisional, seperti dholak (gendang tangan), khanjari (alat musik perkusi) dan pungi (alat musik tiup kayu). Gerakan tariannya kebanyakan seperti ular, oleh karena itu disebut juga sebagai ‘tarian Pawang Ular’ atau ‘tarian Sapera’.

  1. Bhavai.

utsavpedia

Bhavai adalah tarian ritual Rajasthan, di mana biasanya dilakukan oleh wanita yang tergabung dalam komunitas suku Kalbelia, Jat, Meena, Bhil atau Kumhar di negara bagian.

Tarian ini melibatkan wanita yang menyeimbangkan delapan hingga sembilan kendi kuningan atau pot tanah di kepala mereka saat mereka menari dan berputar dengan di sekeliling pelat kuningan atau di atas gelas.

Tarian ini diiringi oleh laki-laki yang bernyanyi dan memainkan alat musik seperti harmonium, sarangi dan dholak. Karena tingkat kesulitan dan kerumitannya yang tinggi, dibutuhkan waktu bertahun-tahun bagi penampil untuk menguasai bentuk tarian tersebut.

 

baca juga:

Budaya asli Nusantara yang Mendunia, Terkenal ke Amerika dan Mancanegara

 

  1. Kachchhi Ghodi.

wikimedia

 

Berasal dari wilayah Shekhawati di Rajasthan, Kachchhi Ghodi adalah salah satu genre rakyat paling populer yang menggambarkan kisah-kisah bandit lokal di wilayah tersebut melalui tarian dan musik.

Secara tradisional, hanya laki-laki yang mengenakan dhoti-kurta dan sorban, lalu menunggangi kuda boneka dengan hiasan rumit, boleh melakukan tarian ini. Tujuannya sebagai simbol kesatria dan keberanian.

Irama tarian ditentukan oleh musik seruling dan gendang, serta para penari biasanya mengolok-olok perkelahian menggunakan pedang untuk melengkapi ritme. Hal ini sebagian besar dilakukan selama pernikahan atau acara sosial.

  1. Gair.

fineartamerica

Menampilkan gerakan tari yang menarik, instrumen tradisional dan pakaian berwarna-warni, Gair sebagian besar dilakukan oleh komunitas Bhil, terutama pada festival seperti Janmastami (perayaan kelahiran Dewa Krishna) dan Holi.

Baik pria maupun wanita menari bersama, mengenakan pakaian tradisional. Para pria mengenakan rok panjang seperti tunik lengkap dengan tongkat, pedang, dan panah di tangan, sementara wanita mengenakan ghagra choli.

Penari berpakaian warna-warni saling melingkari satu sama lain, bergerak searah jarum jam dan berlawanan arah jarum jam sambil mengayunkan tangan mereka ke ketukan drum yang kuat. Para pria memukul tongkat ketika mereka berbalik, yang menambahkan sentuhan dramatis pada tarian.

  1. Chari.

imimg

Chari adalah tarian ritual lainnya yang terutama dimiliki oleh komunitas Saini di Ajmer dan Gujjar di Kishangarh. Ditetapkan oleh wanita, biasanya dilakukan pada acara-acara khusus, seperti kelahiran anak laki-laki, pernikahan atau festival.

Melambangkan kegembiraan sekaligus mewakili ritual mengumpulkan air di chari, yang berarti pot. Para wanita mengenakan pakaian tradisional dan menari sambil menyeimbangkan chari kuningan di kepala mereka, bersama dengan lampu yang menyala di dalamnya. Tarian ini diiringi oleh suara dholak, harmonium dan nagada (alat musik tabuh).

Itulah enam tarian tradisional Khas rakyat Rajasthan di India. Menghadirkan gerakan unik dan rumit, tetapi cukup menarik untuk ditonton, bukan?

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.