Brown Canyon, Pesona Tebing Semarang ala Grand Canyon

Brown Canyon – Semarang, ibu kota Jawa Tengah telah lama menjadi incaran para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Kota tua ini menyimpan ragam obyek wisata dari budaya, sejarah, hingga alam. Sebut saja Lawang Sewu yang terkenal dengan bangunan kuno dengan banyak pintu. Selain keunikan bangunannya, Lawang Sewu juga memiliki kisah mistis yang menjadikannya sangat populer dikalangan traveller. Kemudian, ada pula pesona pantai Tirang yang terletak di Kecamatan Tugu. Pasir pantainya yang berwarna coklat terang, ditambah dengan hijaunya pohon-pohon mangrove menjadikannya tempat ideal untuk melepas penat.

Tidak hanya itu, baru-baru ini Semarang banyak diperbincangan karena keunikan bongkahan batu berbentuk tebing yang dinamakan Brown Canyon. Mirip dengan Grand Canyon di Amerika, tebing ini juga menjulang ke atas dengan megahnya. Bedanya, jika Grand Canyon memiliki sungai-sungai yang mengalir di bawahnya, destinasi wisata ini masih berupa daratan di dasarnya. Tapi, untuk urusan pemandangan serta keindahannya, keduanya hampir memiliki kesamaan lho! Agar tidak lagi penasaran, yuk siapkan trip tak terlupakan ke Brown Canyon!

Lokasi Brown Canyon

 Area Brown Canyon awalnya bukanlah tempat wisata, melainakn sebuah proyek galian yang telah dikerjakan selama kurang lebih 10 tahun. Tambang pasir, tanah urug dan batu padas membentuk sebuah tebing indah yang berwarna coklat. Beberapa material yang telah diambil menjadikan bentuknya semakin indah dan mirip Grand Canyon di Amerika. Lokasi tepatnya berada di Desa Rowosari, Tembalang, Semarang. Area ini juga berbatasan langsung dengan Pucang, Mranggen, Demak, sehingga dapat dijangkau dari berbagai arah mulai dari Demak, Semarang, bahkan Solo.

 Baca Juga: 6 Wisata Kuliner di Semarang Yang Enak dan Wajib Dicoba

Akses dari Semarang

Untuk menilik keindahan Brown Canyon, tidaklah sulit. Setelah puas menikmati ragam wisata di Kota Semarang, tidak ada salahnya bila langsung saja menuju Brown Canyon. Akses bisa dimulai dari Jalan Fatmawati menuju RSUD Kota Semarang, dilanjutkan dengan mengambil arah kiri. Nantinya, Anda akan bertemu dengan Klipang Golf dan dilanjutkan kembali menuju jembatan besi ketiga. Diperjalanan, wisatawan akan bertemu dengan pertigaan, maka ambillah jalan ke arah selatan atau belok kanan. Sampai di sini tak perlu khawatir lagi karena setelah lurus, 2 kilometer kemudian keindahan Brown Canyon pun sudah bisa dinikmati.

Wisatawan juga bisa memilih akses lain jika dari Kota Semarang, yaitu Batang lalu menuju Kendal dan Simpang Lima. Namun, jika dari arah barat, lewatlah pertigaan Pasar Kambing menuju Mrican, Kedung Mundu, Sambiroto. Sampai di pertigaan Intan Permai ambillah jalan ke kiri dan lanjutkan ke Pasar Meteseh lalu belok kiri. Akses yang mudah, bukan?

Akses dari Solo

Pelancong yang akan menikmati panorama Brown Canyon tak perlu khawatir dengan aksesnya. Sebab selain lewat Semarang, alternatif lainnya adalah dari Solo. Perjalanan bisa dimulai dari Banyumanik, dan dilanjutkan ke Tembalang. Di sini Anda akan bertemu dengan Universitas Diponegoro dan turun ke Sigar Bencah. Sampai di perempatan Meteseh, ambil saja jalan lurus. Beberapa menit kemudian, Anda pun bisa mneikmati keindahan Brown Canyon yang megah.

Biaya Masuk Brown Canyon

 

Sejak awal, Brown Canyon bukanlah tempat wisata resmi. Lokasi tersebut hanyalah sebuah daerah galian, sehingga para pengunjung tidak akan ditarik harga masuk. Anda bisa menikmati kemegahan tebing secara gratis. Traveller juga bisa menikmati masakan-masakan sederhana dari warung-warung yang ada di sekitar tempat wisata. Jadi, tak perlu khawatir akan kelaparan saat asik mengambil beragam momen di sini.

Surganya Fotografer

Selain untuk menikmati pemandangan ala Grand Canyon, kebanyakan wisatawan yang datang adalah untuk mengambil gambar dari spot-spot terbaik di Brown Canyon. Tak dipungkiri memang, bekas-bekas galian tersebut membentuk sebuah tebing gagah yang kokoh, ditambah dengan pemandangan hijau yang begitu memukau. Oleh sebab itu, tidak heran bila saat datang ke sini banyak fotografer yang berlomba-lomba mencari bidikan terbaik. Jangan lupa persiapkan kamera hingga smartphone juga, ya.

Waktu Tepat Mengunjungi Brown Canyon

 

Pemandangan tebing yang begitu eye catchy, ditambah dengan lansekap yang menakjubkan sayang sekali bila tidak dinikmati di waktu yang tepat. Saat mengunjunginya adalah pagi hari atau sore hari. Di pagi hari, wisatawan dapat menikmati pemandangan yang masih alami, dan udara sejuk yang membuat suasana liburan kali ini lebih sempurna. Sedangkan sore harinya Anda bisa melihat matahari terbenam dengan jelas, sehingga traveller bisa mendapatkan best moment saat mengambil gambar di tempat ini. Hindarilah untuk datang kemari saat siang hari karena banyaknya truk penambang, serta debu-debu yang justru membuat pengunjung kurang nyaman.

Menarik bukan Indonesia juga mempunyai tebing yang mirip dengan Grand Canyon di Amerika? Jadi tunggu apalagi, yuk segera persiapkan backpack untuk menambah foto di album vakansi Anda! (jari adventure-det-image:Semarang Plus)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.