10 Penjara Terkenal di Bumi Karena Kekejamannya, Ada Filmnya!

 

Sejak zaman kerajaan kuno, penjara telah dipakai untuk mengurung berbagai macam orang. Mulai dari penjahat, hingga para penentang kekuasaan politik.

Beberapa dari penjara yang pernah dibangun terkenal akan sejarahnya. Sebab, narapida yang menghuni bukan orang biasa. Sebagian adalah pejabat, presiden, artis, hingga penjahat terkejam. Terkadang, penjara-penjara tersebut juga terkenal akan upaya percobaan melarikan diri para narapidana yang dramatis. Berikut beberapa penjara terkenal dan bersejarah di bumi:

 

1. Hanoi Hilton

havecamerawilltravel

Penjara Hoa Loa, sering dijuluki sebagai Hanoi Hilton oleh tawanan perang Amerika.

Pada awalnya dibangun oleh Prancis untuk menampung tahanan politik Vietnam. Tentara Vietnam Utara kemudian menggunakan penjara tersebut untuk menampung tawanan perang selama Perang Vietnam.

Narapidana yang dipenjara di sana mengalami penyiksaan, kelaparan, dan bahkan pembunuhan.

Tokoh terkenal seperti Senator John McCain, James Stockdale dan Bud Day hanyalah beberapa dari banyak tawanan perang yang menghabiskan waktu di penjara ini.

Pada tahun 1999 sebuah Hotel Hilton dibuka di Hanoi dan dengan hati-hati dinamai Hilton Hanoi Opera Hotel.

2. Museum Genosida Tuol Sleng

Diubah pada tahun 1975 oleh Rezim Khmer Merah dari yang dulunya merupakan sekolah menengah.

Tuol Sleng mungkin adalah salah satu penjara paling mengerikan di dunia.

Tahanan disiksa secara rutin untuk memaksa pengakuan atas kejahatan apa pun yang dituduhkan kepada mereka. Begitu mereka mengaku dan menyebutkan nama konspirator, mereka kemudian dieksekusi.

Dari lebih dari 17.000 orang yang dipenjara di Tuol Sleng selama empat tahun beroperasi, hanya sedikit yang diketahui selamat.

Setelah tentara Vietnam membongkar penjara pada tahun 1979 Tuol Sleng diubah menjadi museum sejarah yang mengenang tindakan rezim Khmer Merah di Kamboja.

3. Port Arthur

wikimedia

Port Arthur adalah bekas koloni narapidana di Tasmania, Australia. Dari tahun 1833, sampai tahun 1850-an, lokasi ini adalah “neraka” bagi penjahat Inggris dan Irlandia terpidana serta narapidana bermasalah dari penjara lain.

Saat ini, banyak reruntuhan yang masih sangat dikenal, termasuk penjara, rumah sakit, rumah sakit jiwa, dan gereja yang dibangun oleh para narapidana.

Pada tahun 1996 Port Arthur menjadi tempat pembantaian senjata paling mematikan di Australia ketika seorang penembak melepaskan tembakan ke arah pengunjung, menewaskan 35 orang.

4. Kastil Elmina

laurewanders

Dibangun pada tahun 1492, Kastil Elmina di Ghana adalah bangunan Eropa tertua yang ada di selatan Sahara.

Selama lebih dari 300 tahun, kastil ini berfungsi sebagai daerah penahanan bagi orang-orang yang ditangkap dan dijual sebagai budak.

Bukan hal yang aneh bagi budak untuk berbagi sel dengan sebanyak 200 orang lainnya. Berdesakan bahkan tidak cukup ruang untuk berbaring.

Pada abad ke-18, lebih dari 30.000 budak melewati Pintu Tanpa Kembali setiap tahun.

5. Pulau Robben

dailymaverick

Terletak di lepas pantai Cape Town, Afrika Selatan, Pulau Robben telah beroperasi selama bertahun-tahun, sempat dijadikan tempat karantina penderita kusta.

Namun, yang paling miris ketika terjadi pemerintahan rezim apartheid, pulau ini diubah menjadi penjara. Tokoh terkenal seperti Nelson Mandela dan Kgalema Motlanthe hanyalah segelintir tahanan politik yang menghabiskan waktu di sana.

Saat ini Pulau Robben adalah tujuan wisata yang populer dan dapat dicapai dengan feri dari Cape Town. Pulau ini merupakan tempat berkembang biak Penguin Afrika.

6. Pulau Goree

johnryle

Ribuan budak melewati Pulau Goree di Senegal sebelum Prancis menghapuskan perdagangan budak pada tahun 1848.

Maison des Esclaves, lebih dikenal sebagai Rumah Budak. Hanyalah salah satu tempat di pulau yang menampung budak sebelum diangkut ke kapal-kapal menuju berbagai negara di Eropa.

Museum ini sekarang berfungsi sebagai situs ziarah bagi banyak orang Afrika-Amerika yang menelusuri akar mereka.

7. Chateau d’If

Chateau d’If di Prancis terkenal melalui penggunaannya sebagai latar dalam buku “The Count of Monte Cristo” yang ditulis oleh Alexander Dumas.

Dari tahun 1634 hingga akhir abad ke-19, puri ini berfungsi sebagai tempat pembuangan tahanan agama dan politik.

Mengikuti kebiasaan waktu itu, narapidana dengan kekayaan atau kelas menerima perlakuan yang lebih baik daripada yang kurang beruntung.

Namun, mereka sering kali harus membayar untuk mendapatkan hak istimewa tersebut. Dibuka untuk umum pada tahun 1890 dan sekarang menjadi salah satu penjara paling terkenal di dunia.

8. Pulau Iblis

Pertama kali dibuka pada tahun 1852 di bawah pemerintahan Kaisar Napoleon III, koloni penjara Pulau Iblis adalah salah satu penjara paling terkenal dalam sejarah.

Selama 94 tahun beroperasi, penjara bersejarah ini adalah rumah bagi semua orang. Mulai dari tahanan politik hingga penjahat kelas kakap.

Tahanan yang berusaha melarikan diri menghadapi sungai yang dipenuhi piranha dan hutan lebat di Guyana Prancis.

Otobiografi mantan narapidana Henri Charrière menjelaskan banyak dugaan upaya melarikan diri. Pada tahun 1973 buku tersebut dibuat menjadi film Papillon yang dibintangi oleh Steve McQueen dan Dustin Hoffman.

 

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.