4 Tekstil Tradisional dari Bali yang Memesona

 

Semua orang mengenal Bali karena panorama pantainya sangat eksotis. Tapi tahukah kamu bahwa pulau ini punya tekstil tradisional yang cantik? Jika pernah bepergian ke sana, kemungkinan besar, kamu pernah melihat tekstil menakjubkan khas Bali selama di perjalanan.

Sekarang, kain-kain tersebut semakin populer karena kancah mode internasional mampu menonjolkan mahakarya milik Pulau Dewata. Berikut beberapa jenis kain yang bisa kamu koleksi saat bepergian ke Bali atau sekadar dijadikan buah tangan untuk dibawa pulang.

 

  1. Gringsing.

goodnewsfromindonesia

Jika kamu menginginkan tekstil khas Bali, maka Gringsing harus ditambahkan ke daftar koleksimu. Dibuat menggunakan teknik ikat ganda atau simpul ganda yang tidak umum di kain tenunan tangan Indonesia lainnya.

Karya agung ini melewati 3 tahap pewarnaan, di mana sering kali membutuhkan waktu lebih dari satu tahun hingga siap dipakai. Bahan-bahan alami seperti kemiri, juga digunakan untuk menambah warna cerahnya.

Karena desain metodenya yang rumit, pembuatan tekstil Gringsing bisa memakan waktu hingga 2,5 tahun. Sangat lama, bukan? Namun, jangan khawatir, kamu tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan tekstil yang menawan ini.

Cukup kunjungi Desa Tenganan di Bali bagian timur. Dapatkan kesempatan bertemu langsung dengan penduduk lokal yang ahli dalam kreasi Gringsing sambil melihat proses pembuatannya secara langsung dari dekat.

 

  1. Endek.

kompas.com

Endek memanfaatkan pewarna alami untuk menghasilkan kain berkualitas tinggi serta autentik, di samping dukungan peralatan dan metode tradisional. Proses yang demikian cukup memakan waktu hingga mampu menghasilkan satu mahakarya.

Desain Endek dengan sederhana bisa memakan waktu 2 minggu hingga siap dipamerkan, sedangkan untuk pola yang rumit bisa memakan waktu hingga 1 bulan. Keberadaan kain jenis ini sering ditemukan dalam banyak upacara di Bali, misalnya pernikahan.

Jika ingin mengoleksi tekstil rumit ini, kamu bisa datang langsung ke Desa Sidemen di Karangasem, salah satu desa tenun tangan di Bali. Selain itu, Klungkung juga termasuk tempat yang tak boleh dilewatkan.

 

  1. Poleng.

visitbali

Jika pernah menyaksikan pertunjukan tradisional Bali yang indah di Pura Uluwatu, kamu mungkin sempat melirik salah satu kain memukau di pulau itu, Poleng. Penari kecak menggunakan tekstil ini sebagai bagian dari kostum tari mereka.

Desain kotak-kotak hitam putih bermotif sederhana mewakili dua karakteristik yang saling bertentangan, yakni rwa serta bhineda. Dilengkapi pula warna abu-abu demi menyeimbangkan warna hitam dan putih.

Selain dikenakan dalam penyelenggaraan upacara-upacara pertunjukan tertentu di Bali, Poleng juga sering dililitkan pada benda-benda khusus seperti pohon besar dan patung.

 

baca juga:

5 Website Perjalanan yang Dapat Memberikan Anda Pengalaman Terbaik

 

  1. Prada.

shopee

Jika ingin menambahkan sentuhan mewah sembari tetap menghadirkan warisan serta budaya Bali, maka Prada adalah jenis kain yang harus kamu miliki. Tekstil cerah ini, di mana lebih populer dalam warna merah dan oranye, memiliki sentuhan emas yang benar-benar khas.

Kamu barangkali belum pernah menemukan nuansa emasnya yang menawan pada tekstil selain Prada. Tak heran, kain ini kerap mengundang decak kagum khususnya bagi para penikmat seni dan budaya. Berhasil menampilkan desain alami ke dalam kesan mewah, misalnya burung, kupu-kupu atau motif bunga.

 

Itu juga merupakan salah satu tekstil Bali yang paling rumit karena saat membuatnya perlu keterampilan dan presisi tinggi. Di masa lalu, penduduk setempat cukup terampil untuk membuat Prada menggunakan emas asli.

Namun sekarang, tekstil ini sering menggunakan foil emas atau cat emas untuk memberikan kehidupan dan kilau. Kamu bisa melihat penduduk desa di Bali menggunakan Prada sebagai pakaian fashion mereka dalam ritual atau prosesi tradisional. Selain itu, Prada juga dikenakan saat bepergian ke kuil-kuil.

Bagaimanapun juga, tekstil khas Bali cenderung menambahkan sentuhan dan budaya otentik mereka. Mahakarya satu ini dibuat serta terinspirasi oleh lingkungan mereka, mulai dari bahan hingga desainnya.

Ketepatan, keterampilan, dan waktu yang digunakan untuk menciptakan seni rupa seperti itu sangat berharga. Bahkan, satu tekstil dengan desain dan warna yang sama bisa menghasilkan ciri khas berbeda.

Selain menghadirkan pariwisata eksotis, Bali ternyata juga mampu memukau wisatawan dari kreasi tekstilnya. Jangan lewatkan kesempatan mengunjungi pusat pembuatan tekstil saat berkunjung ke pulau itu.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.