Luar Biasa! Maestro Seniman Indonesia Penerima Penghargaan Kemendikbud

Sejumlah seniman menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena dinilai memiliki dampak strategis terhadap perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan budaya. Puluhan seniman yang dipilih oleh oleh tim penilai Kemendikbud dianggap memiliki komitmen kuat terhadap warisan nilai budaya di Indonesia.

Dalam acara Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi tahun 2018 silam, sebanyak 51 tokoh mendapat apresiasi di berbagai kategori. Berikut nama-nama yang tampaknya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat.

 

  • Gelar dan Tanda Kehormatan dari Presiden RI kategori Bintang Budaya Parama Dharma diberikan kepada RJ. Katamsi Martorahardjo (alm.) di bidang seni rupa dan Prof. Dr. RM Soedarsono (alm.) di bidang seni tari.

 

  • RJ Katamsi Martorahardjo (alm.), seorang tokoh seni rupa pada periode seni rupa modern Indonesia, turut serta dalam pendirian Akademi Seni Rupa Indonesia, sekaligus merangkap sebagai direktur pertama. Katamsi juga tercatat dalam penciptaan lambang Universitas Gadjah Mada.

 

  • Sementara itu, Prof. Dr. RM Soedarsono merupakan seniman yang terkenal lewat beragam karyanya dalam koreografi dan deretan buku yang diterbitkan hingga ke mancanegara. Seorang guru besar di fakultas Ilmu Budaya dan Program Pascasarjana Universitas Gajah Mada pada bidang Seni dan Sejarah Budaya.

 

  • Gelar dan Tanda Kehormatan dari Presiden RI kategori Satyalancana Kebudayaan diberikan kepada Hamzah Daeng Mangemba (alm.) seorang budayawan. Ashadi Siregar di bidang sastra, Yoseph Rawi di bidang sastra dan budaya, Tubagus Oemay Martakusumah (alm.) di bidang Teater. Sahidah di bidang tenun, Ebiet G.

 

  • Di antara yang paling terkenal ada Ebiet G. Ade, seorang penyanyi dan penulis lagu, di mana karyanya selalu sarat makna bertema alam dan duka cita kaum terpinggirkan. Semua lagi yang Ebiet G. Ade nyanyikan merupakan hasil karyanya sendiri kecuali lagu Mengarungi Keberkahan Tuhan dan Surat dari Desa.

 

  • Ade dalam dunia permusikan dan Ida Bagus Njana (alm.) di bidang Seni Rupa. Selain itu, di  dunia permusikan ada But Muchtar dan Ida Bagus Njana (alm.) di bidang Seni Rupa.

 

  • Tokoh But Muchtar pertama kali dikenal pada tahun 1976 melalui karya patung bertopik Ikatan. Kemudian, dipajang di depan gedung DPR/MPR Republik Indonesia, Senayan, Jakarta. Debutnya sebagai seniman sesungguhnya telah dimulai sejak

 

  • Sementara itu, Ida Bagus Njana (alm.) merupakan seorang pemahat yang belajar secara autodidak. Tak pernah mengenyam pendidikan, namun namanya dalam dunia pahatan tak lekang oleh waktu.

 

  • Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi Kategori Pencipta, Pelopor, dan Pembaru diberikan kepada Sidi Saleh dalam dunia perfilman, Glenn Fredly (alm.) dan Sri Aksana Sjuman di bidang musik, Jecko Siompo dan Eko Supriyanto dalam tari, Jose Rizal Manua di teater, Afrizal Malna dan Lily Yulianti Farid di sastra, Agus Suwage dalam seni rupa, Tjoko Gde Sukawati (alm.) di bidang arsitektur.

 

  • Di antara nama yang paling terkenal adalah Glenn Fredly (alm.) seorang produser, penulis lagu, aktor, sekaligus penyanyi kondang di Indonesia. Karirnya berawal dari peran sebagai vokalis Funk Section tahun 1995, sebelum kemudian menjadi penyanyi solo.

 

  • Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi kategori Pelestari diberikan kepada Temu Misti (Gandrung Banyuwangi), Hermin Istiariningsih (Wayang Beber), RP. Leo Joosten Ginting, OFMCap (Budaya Batak Karo), I Made Wena (Bendesa Adat Kutuh), Karno KD (Seni Tari, Karawitan dan Pedalangan), Antonius Taula (Tradisi Kulit Kayu).

 

  • Ada pula Djatikusumah (Pemangku Adat Sunda Wiwitan), Kartini Kisam (Tari Topeng Betawi), Akhmad Elvian (pediat Adat dan Istiadat Budaya Bangka), serta Hanna Keraf (Anyam Rotan).

 

  • Selanjutnya, Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi kategori Anak Remaja diberikan kepada Thifalia Raudina Mahardya di bidang lukis, Alya Namira Nasution dan Nadia Shafiana Rahma di bidang sastra, Trio Wahyu Aji dalam seni pedalangan, serta Darryl Simeon Sanggelorang dalam seni Tari.

 

  • Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi kategori Seni Tradisi diberikan kepada Abah Engkus (Silat), Chairudding (Mudik Melayu), Darul hamim (Tradisi Lisan), Supangkat (Dalang), KPH Pujaningrat (Tari).

 

  • Terakhir, ada Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi kategori Perorangan Asing diberikan kepada R. William Liddle, valeria Martano, dan Leo Suryadinata.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.