7 Kata Slang Bahasa Indonesia, Bisa Diajarkan ke Turis Asing

 

Bahasa Indonesia adalah bahasa yang indah dan mewakili budaya bangsa yang dinamis. Namun, kata-kata yang Anda dengar dalam interaksi sehari-hari mungkin bukan yang tercantum dalam kamus.

Orang Indonesia terkenal karena mengubah ucapan sehari-hari tanpa henti. Frasanya dipersingkat, kata-kata dibaca mundur, suku kata diputarbalikkan, awalan direkatkan, dan bahkan kata-kata yang sepenuhnya dibuat-buat, terus memperluas daftar slang harian yang sudah panjang sebelumnya.

Dari frasa yang diciptakan oleh anak muda keren hingga istilah jalanan, berikut adalah 7 kata slang populer Indonesia untuk membantu Anda berbicara seperti orang lokal.

  1. Lebay (le-bye) / berlebihan.

Es krim Anda akan meleleh di bawah panasnya Bali. Jika Anda mulai menangis atau mengomel tentang hal itu, beberapa orang mungkin menyebut reaksi tersebut lebay.

Misalnya, Anda melihat sekelompok teman mengenakan gaun pesta berkilauan ke bar pantai. Jangan mengatakannya dengan lantang, tetapi apakah Anda melihat betapa lebay pakaian itu?

Kata lebay sendiri merupakan cara yang berlebihan untuk mengatakan akar kata ‘lebih’ (le-bee), yang berarti lebih atau seperti yang dikatakan kaum milenial, ‘ekstra’.

  1. Baper (bä-pər) / terlalu emosional.

Baper adalah singkatan dari frasa bawa perasaan, yang diterjemahkan menjadi terlalu pribadi atau terbawa emosi. Itu dapat digunakan untuk emosi apa pun, tetapi akhir-akhir ini narasi seputar kata tersebut berputar di sekitar perasaan romantis.

Ketika seseorang sedang memperhatikan Anda, jangan terlalu baper atau menganggapnya sebagai tanda ketertarikan – mungkin dia hanya orang yang hangat dan ramah.

  1. Woles (wō-ləs) / pelan-pelan.

Jika membaca kata dari belakang, Anda akan mendapatkan selow, yang merupakan kata slang lain yang berasal dari kata bahasa Inggris ‘slow’. Woles adalah kata seru yang Anda ungkapkan kepada seseorang untuk membuat mereka tenang.

Pikirkan semua contoh yang biasanya Anda katakan “chill bro”; itulah jendela Anda untuk memamerkan pengetahuan tentang bahasa gaul anak muda Indonesia yang trendi ini.

 

baca juga:

7 Toko Barang Antik dan Barang Bekas Terbaik di Paris

 

  1. Alay (äl-aye) / norak.

Alay adalah kependekan dari anak layangan, yang secara harfiah berarti ‘anak layang-layang’. Umumnya, kata tersebut digunakan untuk menggambarkan atau melabeli sesuatu yang dianggap norak atau kampungan.

Sebuah gaya rambut bisa menjadi alay karena potongan atau warnanya tidak sesuai atau berusaha terlalu keras. Cara seseorang mengirim teks dianggap alay jika dia mencampur alfabet dengan simbol dan angka menjadi m4k3 oUt w0rd5.

Alay juga merupakan kata benda untuk melabeli seseorang yang melakukan hal-hal alay. Di antara teman baik, memanggil seseorang alay mungkin dianggap sebagai lelucon atau penghinaan yang tidak berbahaya dan main-main. Namun, sebaiknya jangan melontarkan kata ini kepada orang yang baru saja Anda temui.

  1. Kepo (kē-pō) / usil.

Ketika seorang rekan mengajukan terlalu banyak pertanyaan pribadi, Anda dapat dengan main-main mengabaikannya sambil mengatakan kepo, diikuti tawa ramah yang sopan. Itu berarti orang itu sedikit usil dan harus memikirkan urusannya sendiri.

Tidak sopan untuk mengatakan kepada orang yang lebih tua dari Anda, tetapi di antara teman-teman kata itu umum dan dapat diterima sepenuhnya. Kata ini berasal dari bahasa Cina Hokkien, tetapi beberapa orang mengatakan itu adalah singkatan dari Knowing Every Particular Object.

  1. Jomblo (jom-blo) / pria atau wanita lajang.

Jomblo tidak hanya berarti seseorang yang masih lajang. Memiliki konotasi tidak bisa mendapatkan pasangan yang cocok alih-alih melajang karena pilihan.

Frasa slang ini berakar dari kata Sunda yang berarti ‘perawan tua’, tetapi dalam percakapan sehari-hari jomblo sangat jarang dianggap menyinggung.

  1. Mager (mä-ger) / terlalu malas untuk bergerak.

Mager singkatan dari males gerak, yang berarti ‘terlalu malas untuk bergerak’. Seorang teman bertanya apakah Anda ingin berkumpul untuk minum nanti malam. Anda benar-benar ingin, tetapi prospek meninggalkan kenyamanan kamar tampaknya terlalu menakutkan.

Kita semua memiliki hari-hari seperti itu. Alih-alih membuang-buang kekuatan otak dengan cermat menyusun kebohongan atau alasan, katakan saja mager, dan mereka langsung akan mengerti.

Itulah slang yang akan membuat Anda berbicara seperti orang Indonesai asli, khususnya kawula muda.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.