6 Galeri Madrid untuk Pecinta Seni Kontemporer

 

Di distrik budaya Madrid yang dinamis, galeri veteran berbagi sorotan dengan ruang kreatif memang dibuat khusus untuk menampilkan seni kontemporer. Adegan seni di ibukota Spanyol terus berkembang, dan kota ini adalah rumah bagi acara perkotaan yang menarik serta pameran seni tradisional.

 

  1. Mad is Mad.

Mad is Mad didedikasikan untuk kreasi kontemporer, kepekaan baru, ironi, dan eksperimen perkotaan.

Lahir pada tahun 2005 di jantung lingkungan ramai Chueca. Galeri ini berfungsi sebagai platform untuk kemunculan bakat baru, di mana menggabungkan ruang seni dengan pengeditan buku dan toko yang objek desain bergaya unik.

Dengan tujuan membawa seni kontemporer lebih dekat ke publik, galeri ini menarik perhatian khalayak lebih luas berkat harganya yang terjangkau dan pameran kolektif jangka panjangnya.

Ada 100 lebih seniman seperti Paula Bonet, Rainer Torrado, Aitor Saraiba dan Rubenimichi. Dari setidaknya 40 negara telah memamerkan karya mereka di Mad is Mad.

Di mana fotografi, lukisan, seni video, menggambar dan desain bertemu dalam pluralitas konsep dan format.

 

  1. Mondo Galeria.

Mondo Galeria adalah ruang serbaguna untuk seni kontemporer, terutama berfokus pada fotografi dan desain. Saat batasan antara disiplin, gaya, dan tren menghilang dengan cepat.

Galeri ini memperhatikan dengan cermat apa yang terjadi di semua area tersebut, untuk menyatukannya dalam satu ruang, menyadari kekuatan fotografi guna mengomunikasikan emosi dan cerita.

Mondo Galeria menyelenggarakan pameran bakat-bakat baru dan mapan seperti Andrea Santolaya, Pep Bonet, Alfred Wertheimer dan Lawrence Schiller.

Selain itu, ini adalah rumah bagi toko buku fotografi dan menyelenggarakan seminar, lokakarya, serta kelas master dengan partisipasi aktif para senimannya.

 

  1. Travesia Cuatro.

Travesia Cuatro didirikan oleh Silvia Ortiz dan Ines Lopez-Quesada pada tahun 2003 dengan tujuan untuk mempromosikan artis nasional serta internasional yang baru muncul dan pertengahan karir, di mana menekankan pada bakat Amerika Latin.

Sejak itu, Travesia Cuatro telah mengkonsolidasikan namanya dan memperkuat kehadirannya di pasar internasional dan di pameran seperti ARCOmadrid, Art Basel Miami atau Zona Maco.

Pekerjaan galeri terutama terkait dengan membangun jembatan antara adegan seni Amerika Latin dan Eropa, di mana programnya terus berkembang. Travesia Cuatro juga memiliki tempat saudara di Guadalajara, Meksiko.

 

baca juga:

Destinasi di Italia Utara Paling Menakjubkan

 

  1. Rafael Perez Hernando.

Galeri Rafael Perez Hernando pertama kali diluncurkan pada tahun 1996, di ruang bawah tanah kecil dekat dengan tempat saat ini, yang dibuka tahun 2004.

Awalnya, galeri ini berfokus pada pameran seniman mapan. Di lokasi baru, galeri telah memperluas tempat sebelumnya untuk menempatkan seniman pemula dalam sorotan dan merayakan semangat eklektisisme.

Hal ini terlihat pada berbagai disiplin ilmu yang berbeda, dari patung serta instalasi hingga fotografi dan lukisan.

 

  1. Galeria Elvira Gonzalez.

Elvira Gonzalez adalah nama bergengsi di kancah seni Madrid. Berada di bawah pengawasan direktur Theo selama 30 tahun, Gonzalez ternyata menjadi perintis galeri ketika dia membawa pameran seniman paling penting abad ini, seperti Auguste Rodin, Juan Gris dan Francis Bacon, ke Spanyol.

Tahun 1994 ia membuka galeri eponimnya yang berfokus pada seni Eropa dan Amerika di abad ke-20 dan ke-21. Saat ini, putri dan putranya telah bergabung dengannya untuk mengarahkan serta melanjutkan lintasan artistiknya.

Galeri Elvira Gonzalez telah menampilkan karya seniman kontemporer besar nasional dan internasional seperti Antoni Tapies, Eduardo Chillida, dan Elena del Rivero.

Selain itu, ada Robert Irwin, Robert Mapplethorpe dan Miquel Barcelo. Galeri ini juga bekerja sama dengan museum-museum besar dan institusi budaya, serta memberikan panduan untuk koleksi pribadi dan publik.

 

  1. Heinrich Ehrhardt.

Galeri Heinrich Ehrhardt didirikan pada tahun 1980 dan mempelopori pengenalan seniman Jerman ke Madrid. Galeri tersebut kemudian dipindahkan ke Frankfurt pada tahun 1985.

Heinrich Ehrhardt mengabdikan beberapa tahun untuk proyek seni publik. Diselesaikan melalui kerja sama dengan arsitek, perencana kota, sekaligus mengorganisir pameran besar di museum Eropa.

Sebelum galerinya sendiri dibuka kembali di Madrid pada tahun 1998, di lingkungan Malasana.

Ruang ramai ini sekarang menampilkan seniman muda Spanyol seperti Julia Spínola dan Secundino Hernandez.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.