5 Keseruan Hari Kemerdekaan di Indonesia

 wacenowbad rolen ane dip wec you brovennown

Tujuh puluh enam tahun yang lalu, pada 17 Agustus 1945, presiden pertama Indonesia, Soekarno, bersama Mohammad Hatta, memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari cengkeraman penjajah. Sejak saat itu, setiap tanggal 17 Agustus, orang Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan.

Dari istana presiden hingga desa-desa terpencil, kegembiraan ada di mana-mana. Kegiatan seperti upacara pengibaran bendera, parade, kompetisi, dan pertunjukan budaya sangat lazim ditemukan. Hal ini sekaligus memungkinkan orang Indonesia merayakan kebebasan mereka dengan bangga.

Bulan Agustus memang menjadi salah satu periode paling menyenangkan di Indonesia. Pasalnya, ada banyak kegiatan seru yang diselenggarakan oleh masyarakat dalam rangka memeriahkan hari proklamasi.

Terlebih, jika telah memasuki tanggal 17, di mana puncak dari segala gagap gempita di tengah masyarakat. Berikut sejumlah kegiatan yang lazim ditemukan di Indonesia saat moken 17-an.

  1. Panjat Pinang

Panjat Pinang selalu menjadi kulminasi dari semua perlombaan event 17 Agustus. Permainan panjat pinang sudah populer sejak zaman penjajahan belanda.

Tata cara permainan panjat pinang sebenarnya tidak berubah sejak dulu. Hadiah yang digantung di pucuk batang pinang juga semakin bertambah dari masa ke masa.

Saat ini ada beberapa permainan serupa yang menggantungkan hadiah berupa televisi, kipas angin, dan beberapa barang elektronik lainnya di atas batang pinang.

Batang pinang yang tinggi ditancapkan ke tanah dengan kedalaman tertentu untuk memastikan pohon pinang tidak tumbang atau goyang saat dipanjat oleh peserta.

Tanah di sekitar stik pinang yang ditancapkan harus lunak agar saat peserta terjatuh tidak menyebabkan kecelakaan fatal.

  1. Tirakat

Sebagai warga negara Indonesia yang kaya akan budaya dan tradisi, setiap malam 17 Agustus kita biasa melakukan prosesi ritual yang disebut Malam Tirakatan 17 Agustus. Diselenggarakan di sebagian besar tempat di Indonesia mulai dari daerah terpencil hingga kota-kota besar.

Acara yang disajikan bisa bermacam-macam, ada hiburan, lomba lari, zikir serta doa, kenduri, dan lain-lain. Sebagai penutup acara ini, biasanya disuguhkan berbagai macam masakan lokal.

  1. Pertunjukan Seni Budaya

Agustus adalah ‘Bulan Kemerdekaan’. Sebagian besar daerah di Indonesia biasanya mengadakan rangkaian acara sepanjang bulan. Beberapa dari mereka akan mengadakan pameran seni, pameran lukisan, bahkan pameran kerajinan.

Sebagian lainnya lebih memilih menggelar pentas seni seperti pagelaran wayang golek, tarian tradisional, dan pentas seni budaya sejenisnya. Kegiatan semacam itu hanya akan terjadi di acara khusus di bulan kemerdekaan.

 

baca juga:

7 Aktivitas Liburan di Beograd, Serbia

 

  1. Berdoa bersama untuk para pahlawan

Pada hari perayaan kemerdekaan, akan ada sesi doa yang disebut mujahadah untuk para veteran perang dan pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan.

Doa tersebut dapat dilakukan dalam upacara atau dalam acara khusus. Kemudian, salat dilanjutkan dengan makan bersama di antara orang-orang yang tergabung dalam mujahadah.

  1. Menerbitkan Aneka Promo Menarik

Para pelaku bisnis biasanya juga memanfaatkan momentum 17 Agustus untuk mengeluarkan promo yang relevan. Berbagai merek dengan produk berbeda ditawarkan di tengah masyarakat umum, baik secara daring maupun luring.

Promo tersebut pada dasarnya menggunakan angka-angka unik yang identik dengan perayaan kemerdekaan.

Sebagai contoh, promo potongan harga 8% atau promo serba Rp17.000. Penawaran ini berlaku di seluruh Indonesia di mana banyak brand terlibat di dalamnya.

Jika Anda termasuk salah satu pelaku usaha, cobalah gunakan momen bulan Agustus untuk meningkatkan trafik yang berpotensi mendorong laju konversi penjualan.

Tentu, tidak semua kunjungan akan berujung closing, tetapi tingginya hasrat konsumtif masyarakat di saat-saat seperti ini tidak boleh Anda lewatkan.

Sayangnya, selama dua tahun terakhir ini semua keseruan tersebut di atas sedikit memudar. Pasalnya, pandemi menyerang dunia dengan sangat ganas, termasuk di antaranya Indonesia kita tercinta.

Tak pelak, pembatasan aktivitas publik dilakukan di mana-mana, mulai dari kota besar hingga daerah yang lebih terpencil.

Pembatasan aktivitas publik tersebut berujung pada berkurangnya sensasi seru dalam perayaan kemerdekaan. Masyarakat jadi sulit bertemu satu sama lain kecuali secara daring. Meski demikian, tentu diri kita pribadi tidak boleh menghilangkan jiwa patriot begitu saja.

Bahkan, harusnya situasi saat ini semakin memicu semangat perubahan untuk bersama-sama membangun negara yang layak ditinggali.

 

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.