Nasi Lemak Hingga Qatayef, Aneka Hidangan Khas Lebaran dari Penjuru Dunia

Di hari kemenangan umat Islam, hari lebaran memang menjadi momen paling penting untuk dirayakan. Setelah umat muslim menjalani puasa selama 1 bulan lamanya, kini saatnya untuk merayakan hari kemenangan dengan penuh suka cita.

Lebaran identik dengan tradisi-tradisi yang berbeda di setiap tempat. Salah satu yang mendominasi adalah kehadiran aneka sajian khas di hari lebaran. Biasanya, setiap tempat memiliki sajian khasnya masing-masing.

Indonesia misalnya, masyarakan muslim di negara kita selalu menyajikan makanan khas berupa ketupat, opor ayam, atau rendang ketika hari lebaran tiba.

Tak hanya Indonesia, berbagai negara lain juga memiliki hidangan khas yang unik ketika lebaran tiba dan tentunya tidak sering disajikan di hari biasa.

Jika dilihat dari penjuru dunia, makanan khas apa saja yang biasanya disajikan di hari lebaran? Berikut pembahasannya.

1.    Nasi Kabsa – Arab Saudi

Nasi Kabsa adalah makanan khas dari Timur Tengah yang kini tengah popular di kalangan masyarakat. Bisa dibilang, hidangan ini adalah leluhur dari aneka sajian nasi khas dari Timur Tengah.

Nasi Kabsa terbuat dari bahan-bahan yang sangat khas. Beras basmati yang bulirnya Panjang dan memiliki tekstur pecah atau pera’ akan dimasak dalam tungku Bersama bumbu rempah di dalamnya.

Selain itu, ada juga potongan sayur padat, serta berbagai jenis daging mulai dari ayam, kambing, dan seafood.

Hidangan ini biasanya dihidangkan dalam nampan besar dan dimakan secara berama-ramai yaitu 4-7 orang sekaligus. Menikmati hidangan nasi kabsa Bersama-sama tentu bisa mengeratkan tali silaturahmi antar saudara.

2.    Roti Pide- Turki

Turki memang menganut system paham sekuler sehingga agama dan urusan Pemerintahan terpisahkan. Namun, populasi masyarakat muslim di negara ini begitu besar sehingga banyak kebudayaan setempat terpengaruh oleh ajaran Islam.

Untuk hidangan saat lebaran, Turki tidak seheboh masyarakat muslim di kawasan Asia Tenggara. Turki lebih mengedepankan momen kebersamaan sehingga hidangan lebaran tidak perlu dipusingkan.

Meski begitu, menu khas yang hanya dapat ditemukan saat bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri di Turki adalah Roti Pide.

Bentuknya mirip dengan pizaa dengan berbagai topping kaya bumbu seperti Sish Kebab, ayam panggang berbumbu, daging kambing panggang.

3.    Qatayef – Yordania

Dari menu berat, kini kita beralih ke kudapan manis yang nikmat. Di Yordania, hidangan Qatayef biasanya dihidangkan saat lebaran.

Sekilas terlihat seperti pancake yang kuat akan aroma kayu manisnya. Biasanya disantap dengan taburan gula halus serta potongan kacang kenari. Ada juga yang menghidangkan Qatayef dengan siraman madu murni yang legit.

Selain itu, beberapa daerah di Yordania juga kerap menghidangkan Qatayef yang diolah Bersama isian keju tawar dan aneka kacang-kacangan.

4.    Kahk – Mesir

Umat muslim yang ada di Mesir cenderung tidak merayakan hari lebaran secara semarak seperti di Indonesia. Mereka lebih menyemarakkan hari raya Idul Adha, karena ada tradisi memasak dalam jumlah besar setelah ibadah qurban dan dibagikan dengan sesama.

Namun, ada hidangan khas yang biasanya tersaji dalam momen lebaran di Mesir, yaitu Kahk. Kudapan manis ini bisa dibilang sebagai kukisnya Mesir yang terbuat dari biji gandum semolina dan isian irisan kurma, pistachio, walnut, serta tetesan madu murni.

5.    Sivayyan – Pakistan

Sivayan tidak hanya disajikan di Pakistan, namun juga disajikan oleh masyarakat di beberapa kawasan Asia Selatan. Sivayyan berbentuk seperti bubur manis dengan bahan baku utama mie beras dan dimasak dalam kuah susu.

Hidangan ini diberi tambahan buah-buahan kering serta saffron sebagai pewarna. Rasanya gurih dan terkesan berat untuk beberapa orang sehingga makanan ini bisa menjadi sajian utama di momen lebaran.

baca juga:

Hasilkan Uang Tambahan Saat Travelling, Ikuti 8 Langkah Ini

6.    Kulhi Boakiba – Maladewa

Negara kepulauan atoll yang indah ini ternyata sebagian besar penduduknya adalah Muslim. Mereka juga merayakan lebaran dengan semarak bahkan menjadi salah satu libur nasional terbesar di Maladwa.

Posisinya yang berada di tengah Samudera Hindia membuat banyak hidangan di sini berbahan baku seafood, salah satunya Kulhi Boakiba yang disajikan saat lebaran.

Hidangan ini serupa dengan pie namun komposisi utamanya adalah nasi dan potongan tuna berbumbu yang selanjutnya akan dipanggang dengan nampan tanah liat di atas kayu bakar. Terlihat sangat tradisional, ya?

7.    Nasi Lemak – Malaysia

Hidangan yang satu ini mrupakan makanan nasional di Malaysia. Pantas saja hidangan ini disajikan saat lebaran dan hari besar.

Dari negara bagian yang satu dan yang lainnya bisa saja memiliki formula yang berbeda. Menu pendamping yang ditambahkan dalam nasi lemak adalah rendang ayam, tumis kring kaca teri, sambal merah, telur rebus goreng, dan yang lainnya.

Setiap negara pasti memiliki caranya masing-masing dalam memeriahkan hari lebaran. Semoga dengan informasi diatas berguna untuk Anda dalam menyajikan hidangan lebaran nantinya. Hidangan apa saja yang akan Anda sajikan saat lebaran tiba?

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.