Mudah Ditemui di Berbagai Negara, Ada 7 Trik Restoran Cepat Saji Gaet Pengunjung

Semakin banyaknya restoran yang berdiri, maka semakin ketat pula persaingan dalam bisnis kuliner. Apalagi kini sudah banyak restoran dan café yang berdiri di kota besar hingga kota kecil lainnya.

Namun, restoran fast food seperti McDonald’s serta KFC masih tetap menjadi nomer 1 yang merajai pasar. Dengan menu baru yang selalu hadir, kedua restoran besar itu makin dinikmati dan digandrungi masyarakat.

Restoran fastfood seperti McDonald’s dan KFC umumnya memiliki banyak sekali gerai yang lokasinya tak terlalu jauh. Meskipun begitu, restoran ini tetap meraup omset gila-gilaan setiap harinya di setiap cabangnya.

Semua itu tidak terlepas dari trik para pegawai untuk menarik pengunjungnya. Apa saja trik pegawai restoran fast food untuk membuat pembeli terus membeli menunya? Simak berikut ini.

1.    Kupon Gratis

Anda pasti sudah pernah melihat kupon-kupon grtais di restoran fast food, bukan? Nah, sebenarnya Teknik tersebut akan membuat uang keluar lebih banyak tanpa Anda sadari.

Trik yang satu ini sangat mudah menarik para pengunjung yang awalnya tidak ingin makan di tempat itu, melihat kupon gratis yang diberikan malah membuatnya tertarik. Siapa sih yang tidak suka dengan kupon gratis?

BIasanya, kupon gratis ini hanya diperuntukkan untuk 1 tipe saja seperti minuman atau makanan. Akhirnya, menu yang Anda pesan akan bertambah dengan sendirinya. Secara tidak sadar, tetap saja Anda membeli menu yang dijual meskipun memanfaatkan kupon gratisan.

2.    Berlabel Limited Edition

Sering mendengar menu limited edition dari restoran fast food? Hal ini juga termasuk trik yang akan menarik para pembeli untuk mencoba menunya.

Dengan nama limited edition, otomatis para pembeli lebih tertarik dan ingin mencoba menu tersebut. Apalagi ditambah embel-embel “hanya untuk bulan ini”, seakan-akan pembeli harus cepat membeli menu tersebut sebelum kehabisan.

Otomatis Anda akan tertarik dan menghamburkan uang untuk menu limited edition yang biasanya memiliki harga lebih besar dari menu lainnya.

3.    Promo Paket Murah

Tidak jauh berbeda dari kupon gratis, ternyata promo paket murah juga dapat menjebak Anda untuk lebih boros.

Salah satu tujuan paket promo murah adalah untuk menarik lebih banyak pengunjung. Semua pasti senang mendapatkan paket menu dengan harga murah, bukan?

Namun, jika dihitung-hitung, harganya tidak lebih sedikit dibandingkan harga normalnya.

Tujuannya memang hanya untuk menarik pelanggan lebih banyak. Tanpa disadari, mereka akan menarik lebih banyak pengunjung yang akan menghabiskan uangnya lebih banyak.

Contohnya, ketika Anda hanya datang untuk membeli 1 makanan dan 1 minuman yang harganya cukup murah, namun Anda tertarik pada paket promo murah yang menawarkan menu makanan, minuman, serta dessert dengan harga yang sebenarnya hampir sama dengan harga normal. Otomatis uang Anda akan keluar lebih banyak dari perkiraan.

4.    Kekuatan Brand dan Gambar

Biasanya gambar menu akan dipampang di bagian kasir dan pemesanan. Gambar yang dipajang tentu memiliki kualitas tinggi sekaligus tampak yang menggiurkan.

Semua pengunjung bisa saja tergiur dengan menu yang dirasa nikmat. Bahkan jika Anda berniat membeli paket promo hemat, dengan melihat gambar yang menggiurkan selera Anda bisa berubah untuk membeli menu yang bisa saja lebih mahal.

Seringkali gambar tersebut menampakkan ukuran yang lebih besar, lebih banyak, sedangkan gambar di paket murah terlihat biasa saja dan jauh berbeda.

Padahal, nantinya bentuknya akan sama saja dan tidak jauh berbeda. Bagaimana? Pernahkah Anda terjebak di trik ini?

Baca juga:

Arsitektur & Panorama Mencengangkan, Daya Magis 7 Danau Tercantik di Italia

 

5.    Kalimat “Ada tambahan lain, kak?”

Pasti Anda sering mendengar kalimat ini ketika mengunjungi café atau restoran. Ada juga yang menawarkan menu-menu lainnya ketika Anda hendak membayar.

Ternyata, hal ini merupakan taktik psikologi. Menurut Studi di Eastern Illinois University, orang-orang akan lebih tertarik hingga 85 persen atau sebut saja susah menolak jika ditawari secara langsung.

6.    Upgrade Size dengan Harga Murah

Sering kali restoran menyediakan menu dengan ukuran lebih besar dan harga yang lebih murah. Padahal, sebenarnya harganya lebih mahal dari yang pertama.

Contohnya, saat kita membeli es krim dengan harga 7 ribu, pegawai akan menawarkan tambahan saus caramel yang harganya hanya 2 ribu.

Jika ditotal, jumlahnya menjadi 9 ribu. PAdahal, niat Anda hanya membeli es krim seharga 7 ribu saja.

7.    Keuntungan dari Soft Drink

Apa pernah terpikirkan jika restoran fast food juga meraup keuntungan dari menu soft drink? Padahal, harga soft drink hanya sekitar 10-15 ribu rupiah per gelasnya.

Namun, setiap orang yang makan tentu saja membutuhkan soft drink agar tidak tersedak meskipun hanya memesan menu kentang. Itulah mengapa soft drink termasuk menu yang paling banyak dipesan.

Dengan beberapa trik di atas, diharap agar Anda lebih berhati-hati dan bijak dalam menghabiskan uang Anda di restoran cepat saji. Jadi, Anda pernah menjadi korban di trik yang mana?

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.