Mengenal Hidangan Khas Idul Adha dari Berbagai Negara

Hari raya Idul Adha identik dengan mengurbankan hewan ternak berupa kambing dan sapi. Di beberapa negara yang mayoritas warganya memeluk agama Islam, ada juga yang menggantinya dengan unta, atau kerbau. Nah, daging kurban inilah yang nantinya akan diolah untuk disajikan pada keluarga.

Setiap negara dengan keunikannya masing-masing, pasti memiliki cara tersendiri untuk mengolah daging kurban tersebut menjadi hidangan khas Idul Adha. Seperi menu-menu lezat berikut ini.

Tagine

 Tagine atau Tajine, adalah sebuah menu makanan dari Aljazair dan Maroko yang mendapatkan namanya dari nama peralatan masak yang digunakan. Peralatan dari tanah liat ini terdiri dari dua bagian, sebuah dasar yang berbentuk bundar serta sebuah tutup yang menyerupai kerucut.

Dimasak secara perlahan di atas api batu bara, masakan yang menyerupai semur ini mempunyai cita rasa yang luar biasa karena setiap bumbu merasuk dengan baik ke dalam daging. Daging kambing diletakkan ke bagian dasar lalu ditambah dengan bumbu-bumbu, kacang, dan terkadang ditambahkan buah-buahan kering. Perpaduan manis dan asin membuat masakan ini terasa sangat gurih.

Nasi Biryani

Salah satu masakan yang popular dari tanah India ini mempunyai rasa yang menakjubkan dan memiliki aroma harum yang sangat menggugah selera. Perpaduan nasi dengan rempah-rempah, kacang-kacangan, daging, dan juga sayur membuatnya menjadi makanan yang paling lazim disajikan pada saat Idul Adha di negara asal Mahatma Gandhi tersebut.

Ada dua cara memasak nasi Biryani, cara matang dan caram entah. Pada cara matang, nasi dan daging dimasak terpisah, kemudian disajikan dengan menempatkan daging matang di atas nasi yang sudah dibumbui. Sedangkan pada cara mentah pemasakan daging dan nasi bersama-sama dalam satu wadah. Daging yang sudah direndam dalam bumbu diletakkan di dasar panci, kemudian menyusul beras dan bumbu-bumbu lain di atasnya. Terkadang diselipkan pula potongan tomat di antara daging dan nasi.

Kebab

 Ada dua jenis kebab, yang satu terbuat dari daging utuh dan dipanggang menyerupai sate dinamakan sish-kebab dan ada pula doner-kebab, yang sering kita temui di gerai fast food atau kaki lima. Yang lazim disajikan pada saat Idul Adha, terutama di daerah timur tengah, adalah yang pertama.

Sish-kebab dibuat dari potongan daging seukuran dadu yang ditusuk menggunakan sebatang kayu ataupun besi. Di antara tiap potongan daging biasanya disisipkan sayuran atau buah seperti paprika, nanas, tomat, atau bawang bombay. Susunan daging dan sayuran tersebut lalu dipanggang di atas bara api dan diolesi bumbu hingga matang sempurna.

 

Baca Juga : Kue Lebaran Tradisional Yang Sudah Jarang Dijumpai

 

Boulfaf

Satu lagi hidangan khas Idul Adha dari Maroko. Terbuat dari hati kambing yang dipanggang seperti sate di atas batu bara, setelah sebelumnya dibumbui dengan paprika, jintan putih, dan merica. Proses pemanggangan ini akan melembutkan hati kambing dan menambahkan cita rasa yang luar biasa. Untuk menambah rasa dan menjaganya tidak kering, potongan lemak biasanya diselipkan di antara daging.

Setelah matang, cara penyajiannya tidak langsung dari panggangan seperti sate yang kita kenal. Orang Maroko lebih senang membuat roti lapis dari daging panggang tersebut. Potongan daging dan lemak dipadu dengan salad, bawang bombay, dan olesan lain dalam setangkup roti terasa lebih enak dan mengenyangkan.

Tbeikhet’ Eid

Menuju ke Libya, mengenal sebuah makanan khas bernama Tbeikhet’ Eid. Sup yang terbuat dari labu, kismis, dan daging ini lazim disajikan di meja makan pada saat Idul Adha. Mungkin agak terasa aneh membayangkan labu yang biasa digunakan untuk kolak dimasak bersama daging. Tapi nyatanya perpaduan tersebut menghasilkan masakan yang luar biasa.

Labu dan kismis memberikan hidangan ini rasa manis khas dari Libya Timur, sedangkan daging yang sudah dibumbui dengan cengkeh, kayu manis, dan bumbu pedas memberikan rasa asin yang pas. Kombinasi rasa manis dan asin itulah yang membuat hidangan ini bercitarasa unik dank has.

Makanan Berbahan Daging Kambing Khas Indonesia

Tidak mau ketinggalan, Indoensia pun memiliki beberapa sajian khas yang ditemui saat perayaan Idul Adha. Seperti propinsi paling barat Indonesia, Aceh, menjadikan kari kambing sebagai makanan primadona yang hampir selalu ada saat datangnya Idul Adha. Penggunaan bumbu serta rempah yang sangat berlimpah, mampu menghilangkan bau has kambing dan menjadikannya terasa sangat gurih dan kaya.

Tidak berbeda jauh dengan cita rasa masakan Aceh, Sumatera Barat juga punya menu khas Idul Adha yang dikenal sebagai cincang kambing. Sama-sama menggunakan banyak bumbu dan rempah-rempah, perbedaan jelas terlihat pada penggunaan jumlah cabai yang cukup banyak. Hal ini dikarenakan masakan Sumatera Barat mayoritas bercita rasa pedas.

Nah menarik bukan informasi beragam hidangan khas Idul Adha dari berbagai negara? (jari adventure-det-image : kitchenproject.com)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *