Gurih & Nikmat, Kuliner Udon Khas Jepang

Kuliner Udon Khas Jepang  – Sushi mungkin makanan asal Jepang yang sudah biasa ditemui dimana pun, termasuk di Indonesia. Namun ada kuliner lain khas negara matahari terbit ini yang tak kalah populer dan nikmat, yakni Udon. Meski banyak restoran Jepang yang menyajikan udon, tetapi mencicipi udon akan lebih nikmat ila anda berkunjung langsung ke negeri asal makanan yang satu ini.

Jangan mengaku anda menjadi pencinta mi, bila belum mencoba udon. Ya, udon termasuk ke dalam salah satu jenis mi. Sama seperti mi pada umumnya, udon terbuat dari tepung terigu yang dicampur air, ditambahkan garam dan cuka hingga menjadi lentur. Bentuknya lebih lebar berdiametr satu ½ cm dan sedikit tebal. Udon biasanya dijual dalam keadaan segar atau beku.

Kerap Kali Menghiasi Sebagai Menu Perayaan di Jepang

Di negara asalnya sendiri, udon menjadi makanan yang bisa dinikmati semua kalangan karena harganya yang terjangkau dan bisa menjadi pengganti nasi. Udon juga sering menghiasi berbagai festival atau perayaan sebagai menu kuliner yang menjadi favorit banyak orang. Maka dari itu, udon seakan sudah menjadi makanan pokok masyarakat Jepang. Sebelum diolah, udon disiram menggunakan air panas agar teksturnya menjadi kenyal dan sedikit lunak.

Apa Yang Membuatnya Unik?

Mi yang satu ini sudah terkenal sejak zaman Edo. Rasa kuahnya yang khas menjadi keunikan tersendiri. Namun tak hanya satu macam, di daerah Kanto, Jepang, kuah udon berwarna gelap dan rasanya asin. Berbeda lagi dengan udon di daerah Kansai, warna kuahnya nyaris bening dan tidak berasa asin. Perbedaan keduanya dipengaruhi oleh campuran bahan saat dimasak, bila kuah udon di Kanto dibuat dari campuran mirin dna gula yang dimasak bersama kecap asin. Beda lagi dengan kuah ala Kansai yang menggunakan kombu, sababushi, shiitake, katsuobushi dan niboshi yang ditumis. Lalu ditambahkan kecap asin yang warnanya tidak terlalu gelap, sehingga menghasilkan kuah udon berwarna hampir bening.

Baca juga: Menjajal Kuliner Khas Suku Osing, Sego Cawuk di Banyuwangi

Sekilas hampir sama dengan soba dan ramen, namun udon memiliki bentuk yang sedikit lebih tebal. Mirip seperti ramen, udon biasanya disajikan dengan beraneka macam lauk, seperti tempura, gorengan ikan, ubi, udang dan sayur mayur. Ada pula bahan pelengkap, seperti nori  atau irisan rumput laut, daun bawang, kucai cincang dan taburan bawang goreng. Yang membuat ketagihan adalah rasa dan aroma kuahnya yang kental. Agar lebih nikmat, udon disajikan dalam keadaan hangat. Untuk ada penikmat cita rasa pedas, bisa ditambahkan cabai rawit atau cabai merah bubuk.

Beberapa Jenis Udon Berdasarkan Cara Penyajian :

Nikomi Udon

Udon yang satu ini dengan mangkuk tanah liat atau biasa disebut hotpot. Nikomi Udon disajikan dalam keadaan masih panas. Setelah direbus, udon direbus kembali dalam kuah miso yang kental, hingga rasa miso tersebut menyerap ke dalam udon.

Zaru Udon

Berbeda lagi dengan udon yang satu ini, Zaru Udon disajikan dalam keadaan dingin. Uniknya, udon ditaruh di atas nampan kecil yang terbuat dari bambu alias zaru. Cara memakannya juga tak kalah unik, Zaru Udon dicelupkan ke dalam kuah yang ada di mangkuk terpisah lalu dimakan sesuap demi sesuap.

Menikmati kuliner khas Jepang seperti mie ramen atau udon, masih belum lengkap. Tanpa mencoba sajian  khas lain berupa sashimi atau rice ball. Semua sajian nikmat ini ternyata juga sehat untuk dikonsumsi. Selamat menikmati kuliner khas Jepang…

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *