Wahai Pendaki, Ini 8 Hal yang Tak Boleh Dilakukan di Gunung

Kegiatan mendaki gunung adalah kegiatan yang menyenangkan dan tak jarang orang menjadikan kegiatan ini sebagai hobinya. Akhir-akhir ini kegiatan mendaki sangat trending di sosial media. Ini mengantarkan banyak pendaki dadakan yang minim pengetahuan dan keterampilan mendaki. Terkadang pendaki-pendaki dadakan ini menjadikan pendakian hanya untuk ajang pamer di sosial media. Tak sedikit yang melakukan perusakan terhadap ekosistem di gunung.

Artikel kali ini akan membahas mengenai pantangan-pantangan yang harus Anda lakukan saat mendaki. Pantangan ini dibuat untuk kepentingan diri kita sendiri, orang lain, dan juga kelestarian lingkungan. Berikut adalah pantangan-pantangan yang harus Anda hindari saat mendaki gunung.

  1. Jangan Menganggap Remeh Medan Pendakian

Sebelum Anda melakukan pendakian, sebaiknya jangan meremehkan medan pendakian. Karena hal ini menyebabkan Anda tidak melakukan persiapan fisik yang baik. Janganlah merasa sombong, terlebih lagi jika ini adalah pengalaman pertama Anda mendaki. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pelajari terlebih dahulu kondisi medan pendakian yang akan didatangi. Anda bisa menanyakan kepada teman yang pernah mendaki ataupun dari internet.

  1. Jangan Meninggalkan Sesuatu Kecuali Jejak

Jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak, sesuatu yang dimaksud yaitu sampah dan tindakan vandalisme. Kebanyakan pendaki meninggalkan sampah mereka, minimal bawalah sampah Anda sendiri saat turun, jika memungkinkan bawalah tumpukan sampah yang ada di gunung. Bayangkan jika semua pendaki membawa sampahnya kembali bersama mereka, mungkin tidak akan ada tumpukan sampah di gunung.

Tindakan vandalisme banyak bisa kita lihat di puncak. Mereka menuliskan nama-nama mereka bahkan organisasi pada batu-batu di gunung. Pernah ada pendaki Indonesia yang melakukan tindakan ini di Gunung Fuji, Jepang. Anda tidak memerlukan bukti apapun bahwa Anda pernah mendaki gunung tersebut, apalagi dengan cara merusaknya.

  1. Jangan Memburu Sesuatu Kecuali Waktu

Usahakan Anda membawa bekal yang bisa mencukupi saat mendaki. Jangan sampai kehabisan bekal makanan Anda jadikan alasan untuk berburu hewan di gunung. Ingat, Anda hanyalah tamu di sini, jangan berbuat seenaknya dengan memburu sampai-sampai merusak ekosistem di tempat tersebut. Jika memang sudah dalam keadaan darurat ini diperbolehkan, namun juga harus melihat binatang apa yang diburu, jangan sampai hewan langka Anda buru yaa.

  1. Jangan Mengambil Sesuatu Kecuali Gambar

Mengambil atau memetik bunga Edelweis adalah salah satu kebiasaan buruk pendaki. Banyak pendaki yang menggunakan berbagai alasan untuk memetik bunga abadi ini. Padahal bunga Edelweis adalah bunga yang sangat berharga yang hanya bisa hidup di ketinggian tertentu, bahkan tidak semua gunung ditumbuhi oleh edelweis.

Selain edelweis Anda juga dilarang mengambil apapun di gunung, baik itu batu, tanah, daun, dan lain-lain. Banyak pendaki yang pernah didatangi di mimpinya hanya karena mengambil sesuatu hal dari gunung, dan disuruh untuk mengembalikannya. Oleh karena itu janganlah membawa apapun dari gunung ya.

Baca juga:

Ada Danau Tiga Warna di Gunung Kelimutu, NTT

 

  1. Jaga Perilaku

Di gunung Anda dilarang untuk berkata kotor. Berkata kotor adalah sikap yang dianggap tidak sopan. Karena di sini kita adalah seorang tamu, maka wajib bagi kita untuk menghormati penghuni di sekitar sana tidak risih dengan keberadaan kita. Makhluk penghuni gunung mungkin akan kesal jika kita mengumpat atau berkata kotor di rumah mereka.

Selain itu Anda juga dilarang untuk berpikiran kotor. Makhluk seperti jin mungkin bisa mengetahui pikiran-pikiran kotor kita. Berbahaya jika mereka tidak menyukainya dan bisa membahayakan kita. Pikiran buruk disini seperti buruk terhadap alam ataupun terhadap sesama manusia.

Hindarilah berbuat iseng. Yang dimaksud adalah mengubah penunjuk arah pendakian ataupun hal iseng lainnya. Walaupun menurut Anda ini hanya iseng belaka, ini sangatlah fatal untuk pendaki di belakang Anda nanti.

  1. Jangan Sembarangan Mendirikan Tenda

Dirikanlah tenda di tempat yang sudah diijinkan oleh petugas. Jangan mendirikan tenda di dekat aliran air, karena ini akan membahayakan Anda. Biasanya pada malam hari hewan-hewan buas akan mencari minum dan makanan pada malam hari. Untuk itu sedikit menjauhlah dengan aliran air dan dirikanlah tenda di tempat yang sudah disarankan petugas.

  1. Jangan Istirahat Terlalu Lama

Beristirahat terlalu lama bisa membuat suhu tubuh Anda turun drastis dan sulit untuk menaikkannya kembali. Jika ingin beristirahat lama, beristirahatlah di area camping atau dirikanlah tenda di tempat lapang.

  1. Tidak Membuat Api Unggun

Membuat api unggun dikhawatirkan dapat membakar hutan. Saat Anda meninggalkan api unggun dalam keadaan tidak benar-benar padam dan angin sangat kencang, ini bisa menimbulkan api kembali menyala dan terus merambat hingga membakar hutan. Jika Anda melihat ada api unggun yang masih menyala sepanjang perjalanan, sebaiknya padamkan hingga benar-benar padam.

Itu adalah 8 pantangan yang harus Anda patuhi, tetapi itu belum semuanya looh. Jika Anda adalah pendaki pemula, tidak perlu khawatir dalam persiapan mendaki Anda. Karena Anda bisa mempercayakan trip bersama agen travel yang professional seperti Jari Adventure. Dijamin pendakian Anda akan aman dan terencana dengan baik.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.