Unik Banget! 5 Kebiasaan Merayakan Hari Natal Ini Cuma Ada di Jepang

Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki suasana natal yang sejuk sekaligus hangat dengan berbagai dekorasi di musim dingin. Anda bisa melihat pohon natal dan santa claus di tempat-tempat umum. Namun, penduduk Jepang beragama Nasrani sebetulnya termasuk kalangan minoritas di Jepang.

Natal merupakan hari raya yang bersifat “umum” bagi warga Jepang. Sama halnya ketika beberapa pusat hiburan di Indonesia merayakan Halloween hanya untuk bersenang-senang dan mengadaptasi budaya barat. Hari natal tidak memiliki makna religius bagi para penduduk Jepang non-Nasrani. Hal tersebut tidak membuat mereka lantas tak merayakan natal.

Ingin tahu bagaimana warga Jepang merayakan natal? Berikut beberapa kebiasaan unik merayakan Hari Natal di Jepang.

 

1. Makan KFC di Hari Natal

Kentucky Fried Chicken atau KFC merupakan salah satu restoran cepat saji terpopuler di dunia, termasuk di Jepang. Orang Jepang kerap merayakan natal dengan makan ayam goreng dari KFC.

Hal ini berawal dari strategi periklanan KFC Jepang yang menunjukan orang Amerika yang menyantap ayam KFC bersama keluarga pada hari natal. Hal ini pun membuat orang Jepang berpikir bahwa ayam goreng KFC semacam makanan khas Amerika untuk merayakan hari natal.

Meniru apa yang dipertunjukan oleh iklan KFC tersebut, orang Jepang kini terbiasa merayakan hari natal dengan menyantap menu dari KFC. Mereka beranggapan, jika orang barat melakukan hal tersebut pada hari natal, mereka juga patut merayakan natal dengan cara serupa.

 

2. Makan Kue Tart

Selain KFC, hidangan khas yang wajib dimakan saat natal di Jepang adalah kue tart. Bukan juga kue tart biasa, namun kue tart dengan dekorasi natal. Banyak toko pastry di Jepang yang akan mendekorasi berbagai kue tart-nya dengan berbagai ornamen natal. Mulai dari santa claus, rusa, pohon natal, dan berbagai ornamen lainnya.

Merayakan natal secara agamawi maupun secara umumnya, banyak penduduk Jepang yang membeli kue natal untuk dinikmati bersama keluarga mereka.

Kue tart juga diberi hiasan tulisan “Merry X-mas”. ‘X’ merupakan kata ganti dari ‘Christ’ atau ‘Kristus’ yaitu juru selamat umat nasrani. Namun, karena orang jepang tidak merayakan sebagai hari keagamaan, mereka mengubahnya dengan ‘X’.

 

3. Hari Natal adalah Valentine Bagi Orang Jepang

Bagi yang beragama nasrani, malam natal biasanya diadakan dengan pergi ke gereja dan makan malam bersama keluarga. Namun, bagi orang Jepang, natal harus dirayakan bersama pasangan.

Malam natal di Jepang tak ada bedanya dengan Hari Valentine, banyak orang yang memiliki pasangan kerap berkencan di malam natal. Suasana kota yang dingin dengan berbagai ornamen lampu natal akan memberikan nuansa hangat yang romantis untuk setiap pasangan yang berkencan di malam natal.

Mereka biasanya akan makan malam bersama, jalan-jalan di kota menikmati udara musim dingin, hingga bermain di taman hiburan yang seru.

 

4. Tetap Bekerja pada Hari Natal

Sayangnya, orang di Jepang akan tetap bekerja pada hari natal. Hal ini karena mereka merangkap semua hari libur pada akhir tahun. Suasana natal memang akan terasa pada mulai memasuki bulan Desember di sudut-sudut kota Jepang, namun kegiatan bekerja masih berlangsung.

Karena orang Jepang akan menghabiskan waktu bersama keluarga pada malam pergantian tahun. Biasanya akan ada festival dan ritual khusus yang dilaksanakan di kuil setempat.

Oleh karena itu, para pekerja yang sudah punya pasangan hanya bisa berkencan pada malam natal.

 

5. Santa Claus Jadi Bintang Utama

Seperti yang telah disebutkan, natal tidak dirayakan sebagai hari keagamaan oleh sebagian penduduk Jepang.

Sudah jelas bagi umat nasrani bahwa Hari Natal merupakan perayaan kelahiran Tuhan Yesus sebagai juruselamat umat manusia di dunia. Namun, bagi orang Jepang, Santa Claus merupakan tokoh utama pada hari natal.

Mereka hanya melihat natal dengan Santa Claus, tokoh laki-laki tua yang baik hati dan suka membagikan hadiah pada anak yang baik sepanjang tahun.

Dimana Santa Claus sebetulnya hanya cerita rakyat Eropa sebagai pemanis pada Hari Natal untuk anak-anak.

Itu tadi berbagai kebiasaan unik merayakan hari natal di Jepang. Setiap negara di dunia memiliki kebiasaan unik lainnya menjelang salah satu hari libur terbesar di dunia satu ini. Apa kebiasaan anda dalam merayakan Hari Natal? Selamat merayakan liburan akhir tahun anda!

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.