Travelling Sambil Beraksi Sosial Yuk, Begini 6 Caranya

Selama bulan Ramadhan, tidak ada halangan bagi para traveller untuk terus melanjutkan petualangan. Justru di bulan yang suci dan penuh berkah ini, traveller bisa memberikan lebih banyak manfaat dan berbagi kebaikan kepada sesama.

Salah satunya adalah dengan melakukan perjalanan wisata sekaligus beraktivitas sosial. Inilah yang kerap disebut juga sebagai Voluntourism.

Voluntourism sejatinya berasal dari dua kata yaitu “volunteer” dan “tourism”. Yaitu, berwisata sambil menjadi suka relawan di tempat – tempat terpencil atau yang sedang terjadi bencana alam.

Jika biasanya sebagai traveller kita hanya bersenang – senang dan menikmati pemandangan di tempat destinasi, ini saatnya kita berbalik dengan memberikan apa yang kita mampu kepada tempat destinasi.

Bukan kah memberikan kebahagiaan itu adalah sebuah kebahagiaan? Nah, bagi Anda yang tertarik mencoba voluntourism, cek dulu tips agar travelling sambil berbagi sosial ini bisa berjalan maksimal:

1. Mencari informasi kota destinasi

Perbanyak informasi sebelum melakukan perjalanan untuk travelling sambil beraktivitas sosial. Biasanya, di berbagai kota terdapat komunitas tertentu. Seperti Indonesia mengajar, aksi sosial menyumbangkan buku ke perpustakaan terpencil, dan sebagainya. Semakin banyak informasi dari berbagai pihak, maka perjalanan ke pelosok daerah akan lebih terarah dan terencana. Kepastian ini juga akan memudahkan untuk mencari tempat tinggal sementara atau menginap di rumah – rumah penduduk setempat.

2. Selalu tersenyum dan menyapa warga lokal

Kemampuan sosial akan dibutuhkan agar bisa disambut hangat dan ramah oleh masyarakat di sekitar lokasi destinasi. Selama berwisata Voluntourism atau travelling social, Anda akan lebih banyak belajar memahami berbagai permasalahan di tempat atau wilayah yang dikunjungi.

Seperti masalah pendidikan, kebersihan, lingkungan, sanitasi air dan sebagainya. Meskipun tidak bisa membantu banyak, setidaknya kehadiran Anda sebagai traveller dapat sedikit membantu meringankan beban dan isu. Misalnya, dengan memberikan sumbangan pakaian yang masih layak, uang, makanan pokok, hingga tenaga dan pikiran.

Dengan selalu ramah dan menyapa warga lokal, akan lebih mudah bagi Anda sebagai pendatang untuk berbaur dengan anak – anak maupun warga setempat. Pengalaman selama travelling social ini pasti akan dapat dikenang selamanya, dan tidak akan pernah dilupakan sepanjang hayat.

3. Terus bersikap positif

Ada kalanya, di setiap tempat destinasi baru yang kita kunjungi beberapa masalah yang membuat tidak nyaman. Misalnya, orang – orang yang kurang bersimpati atau justru orang – orang yang bersikap membuat traveller jadi tidak nyaman.

Jangan berpikir negatif, anggap saja hal itu merupakan sebuah tantangan. Apa pun masalah yang datang, jika kita hadapi dengan selalu berpikir positif maka akan berimbas positif pada diri sendiri dan orang lain.

Teruslah menyapa, dan berbaur dengan masyarakat sekitar. Dengan begitu, mereka akan lebih mudah memberikan berbagai masukan dan saran untuk melakukan kegiatan sosial Anda.

4. Aktif dan jangan malu bertanya

Untuk lebih memahami permasalahan yang ingin kita bantu di sebuah daerah, maka satu – satunya jalan adalah bertanya langsung pada warga lokal. Jangan segan untuk berbaur dan berkumpul jika masyarakat setempat sedang berdiskusi atau duduk – duduk sambil berkumpul atau ikut nongkrong bersama.

Selain itu, jika terdapat balai desa atau balai rt/ rw untuk berkumpul, manfaatkan waktu untuk turut memberikan saran dan masukan agar lebih banyak informasi yang bisa diperoleh.

Dengan banyak berbaur dengan warga lokal, maka akan lebih banyak info mendetail yang bisa diperoleh, seperti apa saja tempat – tempat yang tidak boleh dikunjungi wisatawan asing. Serta ada permasalahan tertentu yang mungkin bisa Anda bantu dengan melakukan Voluntourism.

Baca juga:

Seru Banget, 6 Wisata Unik di Pasuruan Sepulang Dari Gunung Bromo

5. Bekerja sama

Sebisa mungkin voluntourism sebaiknya dilakukan secara kelompok atau grup. Karena semakin banyak tangan dan kepala yang bisa membantu, pekerjaan sosial akan terasa lebih ringan dan lebih cepat terselesaikan. Sebagai contoh, misalnya Anda dan rekan – rekan sesama traveller lain dapat membantu membuatkan jembatan di desa dengan bekerja sama bersama pihak ketiga.

Atau membantu menanam pohon di lingkungan desa agar semakin asri dan hijau. Voluntourism membutuhkan kerja sama. Meski solo traveller pun bisa melakukan aksi Voluntourism, tapi akan jauh lebih baik jika dilakukan secara kelompok.

***

Nah, terbukti kan, wisata itu tidak hanya sekadar berhura – hura atau bersenang – senang semata. Dengan melakukan aksi Voluntourism, maka kebahagiaan Anda akan berlipat ganda. Selain mendapatkan petualangan baru, Anda juga sudah bisa berbagi kebaikan dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Jari Adventure sebagai agen travel wisata yang profesional selama bertahun – tahun, sudah banyak mendukung aksi Voluntourism untuk kegiatan outbond atau gathering dan perjalanan wisata berbagai instansi dan lembaga pemerintah. Seperti wisata sambil singgah ke beberapa panti asuhan atau berdonasi untuk kegiatan sosial.

Jadikan, pengalaman wisata Anda lebih bermakna dengan aksi Voluntourism bersama agen travel wisata, Jari Adventure.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.