Travelling Ramadhan, Kenapa sih Harus Berbuka Puasa Kurma yang Manis?

Selama bulan Ramadhan, traveller pastinya akan menunaikan ibadah puasa tanpa banyak mengeluh.  Meski berpuasa, bukan halangan untuk melanjutkan petualangan. Pasalnya, dengan berbuka puasa dan sahur memilih menu – menu yang tepat, tubuh bisa tetap segar dan sehat untuk beraktivitas seperti biasanya.

Berpuasa itu pasti melelahkan dan selama beraktivitas kita akan mengeluarkan banyak energi. Oleh karena itu, dalam Islam sangat menganjurkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh secara seimbang. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam juga menganjurkan agar berbuka puasa dengan kurma yang manis.

Buat traveller yang kerap bepergian dan melancong ke berbagai kota, tentu mengemas buah kurma di dalam kotak bekal makanan akan sangat praktis untuk bepergian. Selain itu, simak beberapa manfaat yang diperoleh jika Anda berbuka puasa dengan kurma yang manis berikut:

1. Dapat memulihkan tenaga selepas berpuasa

Berpuasa selama berjam – jam tubuh akan mengalami lemas dan lesu. Hal ini karena kandungan gula darah di dalam tubuh terus menurun yang membuat energi juga berkurang. Untuk memulihkan energi seperti sedia kala, mengonsumsi buah kurma yang manis bisa menjadi pilihan. Selain mengandung glukosa alami, buah kurma ternyata juga dapat menaikkan gula darah secara bertahap. Tentu hal ini sangat menguntungkan bagi kita sehabis berpuasa seharian.

2. Mengikuti sunnah Rasullah Shalallahu Alaihi Wassalam

Mengonsumsi buah kurma tidak hanya sehat dari segi medis, melainkan hal ini sesuai dengan anjuran Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam yang kerap berbuka dengan buah kurma yang manis sebanyak 3 butir saja dan meneguk segelas air putih.

Jika sebagai umat muslim kita mengikuti anjuran Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam maka berarti kita mendapatkan pahala beribadah yang menambah amalan saat berpuasa.

3. Tidak boleh makan berlebihan

Meskipun seharian berpuasa membuat perut merasa lapar dan tenggorokan kering, bukan berarti setelah adzan maghrib berkumandang semua makanan di atas meja langsung dilahap  hingga ludes. Mengonsumsi makanan tidak boleh berlebihan. Terlebih memilih menu yang manis – manis dengan asupan kalori yang cukup banyak.

Selain mengganggu sistem pencernaan yang seharian kosong, tiba – tiba diisi dengan makanan dalam jumlah banyak, kadar gula darah juga akan naik.

Imbasnya penyakit tentu akan segera berdatangan. Seperti diabetes tipe 2, merasa pusing, mengantuk, kekenyangan, perut tidak nyaman, kembung, begah dan bahkan muntah.

4. Pilih menu yang mengandung gula alami

Makanan yang mengandung gula alami tentu akan jauh lebih baik daripada pemanis buatan pabrik. Selain buah kurma, saat berbuka puasa dianjurkan mengonsumsi buah – buahan segar. Misalnya, melon, semangka, apel, jeruk dan lainnya.

Jika tidak suka buah dalam bentuk utuh, bisa dibuat jus atau kue buah. Seperti jus sayuran dan buah – buahan serta es buah yang dikurangi sedikit takaran gula atau sirupnya. Pemanis buatan yang terlalu berlebihan tidak baik bagi kesehatan tubuh. Terutama saat berpuasa. Karena bisa menyebabkan cepat lelah dan lesu.

5. Mencegah anemia

Saat berpuasa, tubuh yang lemah dan lesu kerap menjadi keluhan sebagian besar orang. Karena tidak ada asupan makanan dan minuman apa pun, jumlah sel – sel darah merah juga menurun yang bisa menyebabkan orang kekurangan darah atau anemia. Gejala anemia pada umumnya seperti cepat mengantuk, lesu, tidak bertenaga, lemah dan lemas hingga sakit kepala. Hanya ingin berbaring saja di tempat tidur.

Wah, jika sudah terkena anemia tentu akan mengganggu aktivitas sehari – hari. Untungnya, dengan mengonsumsi buah kurma, ternyata traveller juga bisa mendapatkan manfaat untuk mengatasi kekurangan darah merah atau anemia.

Pasalnya, buah kurma mengandung banyak kalsium, potasium, mangan, seng, dan zat besi. Kandungan zat mineral dan vitamin alami inilah yang akan mudah diserap oleh tubuh untuk menanggulangi gejala anemia tersebut.

6. Kurma dapat membantu meringankan masalah pencernaan

Travelling saat bulan Ramadhan, membuat banyak traveller terlalu asyik berwisata kuliner hingga berbuka puasa bareng bersama teman – teman. Alhasil, pola makan sehat jadi terbengkalai dan kurang tertib.

Mengonsumsi buah kurma dapat membantu meringankan masalah pencernaan yang umumnya terjadi pada orang yang “salah makan” sehabis berbuka. Kandungan serat yang cukup tinggi dalam buah kurma dapat membantu melancarkan buang air besar. Selain itu, buah kurma dapat mencegah konstipasi atau sembeli, dan menambah kinerja fungsi gerakan peristaltik usus untuk membuang kotoran yang berada di dalam usus.

Baca juga:

***

Nah, siap berwisata dan jalan – jalan selama Ramadhan? Jangan lupa bawa bekal buah kurma yang banyak. Agar bisa dibagi – bagikan pada sesama traveller lain saat berbuka puasa nanti.

Pastikan juga kemana pun tujuan destinasinya, Anda sudah memesan agen travel wisata Jari Adventure. Selamat berwisata..

 

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.