Mengagumi Alam dari Puncak, 7 Persiapan Naik Gunung untuk Pemula

Naik gunung atau mendaki adalah kegiatan yang seakan-akan wajib untuk dicoba oleh para generasi muda hingga dewasa di jaman milenial ini.

Banyak orang yang menjadikannya sebagai hobi. Mendaki bisa memberikan sensasi yang berbeda daripada pergi ke destinasi wisata lainnya.

Dengan mendaki, Anda bisa menyehatkan badan Anda sekaligus bisa merasakan indahnya dunia dari ketinggian. Pesona dari gunung sering menjadi alternative hiburan yang cukup populer. Selain itu, dengan mendaki ANda juga bisa meringankan beban berupa stress dan penat.

Namun, naik gunung tentu memiliki persiapan yang harus matang sebelumnya. Gunung tidak memiliki fasilitas selengkap destinasi wisata lainnya seperti fasilitas toilet yang banyak, penginapan, hingga tempat makan.

Persiapan yang matang akan membuat petualangan Anda semakin lancar tanpa hambatan. Apa saja tips persiapan sebelum melakukan pendakian? Ini dia pembahasannya.

1. Menentukan Lokasi dan Level Pendakian

Jalur dari hiking tentu tidak semuanya sama. Pastikan setelah Anda memilih lokasi dan level pendakian yang sesuai dengan Anda.

Jika Anda seorang pemula, maka pastikan Anda memilih lokasi yang strategis serta level pendakian yang cenderung mudah.

Jangan langsung memilih lokasi yang sulit dengan level pendakian yang tinggi. Itu bisa membuat fisik Anda kaget akan rintangan yang akan Anda tempuh.

Pilihlah lokasi yang sesuai dengan waktu yang Anda miliki seperti weekend yang atau hanya beberapa jam saja.

Jika waktu yang Anda miliki untuk mendaki cenderung sedikit, pilihlah lokasi terdekat agar tidak telalu lama menempuh perjalanan.

Sebaliknya, jika Anda memiliki weekend yang bebas, maka Anda bisa memilih lokasi yang sedikit lebih jauh.

2. Partner Mendaki

Sebelum mendaki, pastikan Anda untuk memilih pasangan atau partner mendaki Anda jika Anda tidak ingin sendirian saat naik gunung.

Atau Anda juga bisa melakukan hiking solo agar mendapatkan sensasi yang lebih menantang. Namun, negativenya adalah melakukan hiking solo cenderung berbahaya jika terjadi sesuatu di jalan.

Jadi, bawalah seorang teman atau beramai-ramai saat mendaki agar lebih aman dan lebih asik juga.

3. Mengecek Lokasi dan Cuaca

Pergi hiking yang aman adalah ketika cuaca sedang bagus dan tidak terjadi hujan. Mengetahui cuaca di lokasi hiking tentu sangat penting agar Anda bisa mempersiapkan fisik dan mental Anda.

Bahkan Anda juga bisa membuat rencana lainnya jika tidak sesuai dengan ekspektasi. Cek saja cuaca di lokasi gunung dengan google, atau Anda bisa bertanya kepada pengawas di lokasi tersebut.

Jika diperkirakan akan terjadi kabut tebal atau bahkan hujan besar dan siaga Merapi, pastikan Anda membatalkan kegiatan mendaki dan kembali di lain waktu.

4. Memberi Kabar kepada Orang Terdekat Tentang Jadwal Hiking

Pastikan untuk memberikan kabar tentang jadwal pendakian Anda kepada orang terdekat, atau orang yang di rumah Anda. beri tahu lokasi tempat Anda mendaki, lama Anda pergi serta kapan Anda pulang.

Beri tahu pula dengan siapa Anda pergi mendaki. Hal ini bertujuan agar jika Anda mengalami hal yang tidak diinginkan, maka Anda bisa memberi tahu mereka agar mereka bisa melakukan tindakan selanjutnya.

Baca juga:

Tetap Kuat dan Bugar, Tips Jitu Bepergian Meski Berpuasa Ramadhan

5. Mempersiapkan Fisik dan Mental

Mendaki gunung adalah aktivitas yang bisa menguras tenaga. Maka Anda butuh fisik yang kuat serta mental yang siap.

Energi yang terbakar saat mendaki tentu cukup besar karena kurang lebih Anda akan mendaki selama 8 jam. Perhatikan kesehatan dari paru-paru dan jantung Anda. Risiko dari melakukan hiking adalah berupa hipotermia, mountain sickness, dan edema paru.

Oleh karena itu, pastikan Anda berada dalam fisik yang prima serta bawalah beberapa obat pribadi untuk jaga-jaga saat Anda mendaki.

Pastikan pula kebugaran fisik Anda tetap terjaga karena mendaki membutuhkan keseimbangan, fleksibilitas dan kekuatan otot yang tinggi.

6. Memperhatikan Asupan Makan

Sarapan adalah hal yang penting sebelum memulai aktivitas. Karena mendaki membutuhkan energi yang besar, maka sarapan dengan bubur ayam atau roti tentu tidak akan cukup bagi Anda.

Pastikan Anda makan secara teratur 3 hingga 2 hari sebelum mendaki. Asupan makanan Anda berperan penting dalam memberikan energi bagi tubuh Anda sekaligus mencegah terjadinya cedera.

Pilihlah makanan dengan kandungan karbohidrat dan protein yang tinggi. Pilihlah nasi putih dengan lauk serta sayuran saat sarapan.

7. Membawa Barang yang Tidak Berlebihan

Mendaki memang harus membawa barang yang lengkap, namun harus efisien. Bawalah barang yang diperlukan serta yang penting-penting saja.

Anda bisa membawa obat p3k, kompas atau gps, filter air, pisau, senter, korek, cadangan makanan, pakaian cadangan, tenda atau kantung tidur, alas kaki, identitas, serta ponsel.

Itu semua adalah beberapa bawaan yang wajib untuk Anda bawa saat mendaki. Cek kembali barang bawaan sehari sebelum berangkat.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.