Tips Nyaman Isolasi Mandiri Versi Para Pakar, Intip Yuk!

Krisis pandemi COVID19 yang melanda di seluruh dunia, telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan masyarakat di era modern. Jika terpapar COVID19, para ahli menyarankan agar melakukan isolasi mandiri di rumah atau di layanan kesehatan terdekat.

Akan tetapi, isolasi mandiri bukan tanpa efek samping. Tidak sedikit orang yang merasa stres, kesepian, hingga bahkan depresi dan bunuh diri akibat beban pikiran yang berlebihan.

Menurut Benjamin Pothier, seorang peneliti dari Prancis mengatakan bahwa isolasi terkadang memicu berbagai dampak psikis atau kejiwaan. Ia merupakan ilmuwan yang sering bertugas dalam misi isolasi selama berbulan-bulan di benua Antartika sebagai pembuat baju astronot NASA.

Apa saja sih yang bisa dilakukan selama isolasi mandiri agar tidak bete dan gampang stres? Yuk, intip saran-saran dari Benjamin Pothier di bawah ini!

 

1.    Buat daftar aktivitas

health

Sarjana lulusan dari University of Plymouth’s Planetary Collegium ini menyarankan agar menulis daftar kegiatan. Luangkan waktu untuk membuat daftar kegiatan yang disukai, lalu setelah selesai dikerjakan segera centang daftar tersebut.

Ini adalah cara efisien membuat Anda tetap sibuk dari pagi hingga malam dan tetap termotivasi menjalani isolasi.

 

2.    Menjaga stok makanan/ obat

marketwatch

Selama isolasi mandiri, mungkin ada beberapa bahan makanan yang sudah habis di rumah. Jadi, prioritaskan juga menyediakan perlengkapan obat-obatan, makanan, dan produk rumah tangga lainnya.

Periksa kembali apakah ada bahan yang sudah kadaluwarsa dan segera membeli yang baru. Saat ini, Anda bisa menggunakan aplikasi ojek online atau delivery order untuk mengantarkan barang belanja pesanan. Catat kebutuhan dan belanja barang-barang yang sekiranya benar-benar penting sebagai prioritas belanja.

 

3.    Menjaga kebersihan

Make all trip

Jagalah tempat tinggal Anda serapi dan sebersih mungkin. Sebab, hal ini akan berdampak pada faktor psikis atau kejiwaan. Merapikan rumah yang berantakan, atau bersih-bersih rumah bisa menjadi terapi penghilang stres dan pikiran kembali jernih.

Jangan biarkan pakaian kotor menumpuk, sampah-sampah berserakan, atau barang rumah tangga tergeletak begitu saja. Selain bisa mengganggu pikiran, rumah yang kotor dan berantakan juga berisiko menjadi sarang bakteri, kuman atau bahkan tikus.

 

baca juga:

Waspadalah! Hindari Hal-hal Bahaya di Pesawat yang Sering Dilakukan Penumpang

 

4.    Jangan menghitung hari

kurioapps

Isolasi mandiri akan terasa lebih panjang, jika Anda terus menghitung jumlah hari selama karantina. Memang tidak mudah dan tidak nyaman, tetapi dengan tetap aktif atau mencari kesibukan, waktu akan berjalan lebih cepat.

Anggap saja situasinya seperti kondisi normal baru yang perlu Anda adaptasi. Bayangkan bagaimana seorang astronot harus terisolasi selama berbulan-bulan di jagat angkasa, hanya berada di sebuah pesawat luar angkasa. Anda masih beruntung berada di planet bumi tercinta.

 

5.    Luangkan untuk Me time

rukita

Berpikirlah positif selama karantina mandiri, karena memang terkadang sesekali kita butuh sendiri. Nikmatilah kesunyian selagi Anda masih diberikan waktu luang. Sebab, ketika sudah sembuh dan negatif COVID19, bisa saja Anda kembali disibukkan berbagai aktivitas padat.

Menikmati waktu bagi diri sendiri (me time), misalnya bisa membaca buku favorit, menonton film yang menghibur, menikmati kopi hangat, dan masih banyak lagi.

 

6.    Berolahraga teratur

Halodoc

Menjaga kondisi tubuh tetap bugar dan fit selama masa pemulihan atau isolasi mandiri sangat penting. Tetaplah berolahraga secara teratur meski hanya 10-15 menit setiap hari, akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan perasaan bahagia.

 

7.    Tetap berkomunikasi sosial

lineofficial

Walaupun melakukan isolasi mandiri, bukan berarti Anda benar-benar terputus kontak dengan orang tercinta. Lakukan panggilan telepon atau video call untuk tetap menjaga komunikasi rutin dengan lingkungan sosial, sehingga Anda juga tetap merasa dicintai dan dikasihi.

Selain menelepon, Anda juga masih bisa bermain media sosial dan membuat vlog tentang keseharian selama diisolasi mandiri.

 

Satu hal yang pasti, setiap badai akan berlalu. Pun begitu dengan pandemi COVID19 yang mulai dilaksanakan vaksinasi secara bertahap. Semoga dengan solidaritas tinggi dan menjaga protokol kesehatan yang ketat, semua orang mampu melawan virus corona bersama-sama, ya.

Setelah virus corona berlalu, Anda bisa kembali menikmati petualangan dan perjalanan ke berbagai tempat baru yang ingin dikunjungi.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.