Tips Mudah Pemotretan Antartika, Tangkap Eksposur yang Tepat dengan Bracketing

 

Tidak semua orang mempunyai kesempatan untuk menjelajah benua Antartika dengan kapal pesiar. Namun, jika kita termasuk salah satu yang beruntung kita pasti ingin membuat kenangan abadi dari perjalanan seumur hidup ini.

Meskipun ada beberapa tips fotografi untuk bidikan perjalanan dan landskap, fotografi Antartika adalah sesuatu yang sama sekali berbeda. Begitu banyak elemen yang mesti dihadapi seperti cuaca dingin dan lembab, perubahan iklim yang ekstrim, lingkungan pemotretan yang tidak stabil, dan adegan luar biasa yang harus ditangkap dengan cepat.

Fotografi Antartika bisa sangat mengintimidasi. Namun, jika kita mau mengikuti tips dan triknya maka kita akan membawa pulang gambar-gambar yang layak pajang.

Untuk membantu menangkap foto-foto yang luar biasa, berikut kiat-kiat fotografi Antartika yang bisa kalian ikuti.

 

Menyimpan Perlengkapan Fotografi dalam Ziplock Freezer Bag

Cuaca dingin Antartika mungkin dapat menganggu kinerja kamera. Oleh karenanya, membungkus perlengkapan kamera dengan ziplock freezer bag akan membuatnya aman di tengah perjalanan mengarungi lautan.

Kamera yang tidak terlindungi akan menjadi sangat dingin setelah beberapa jam berada di luar. Memilih ziplock freezer bag berukuran besar sangat dianjurkan agar dapat melindungi semua peralatan fotografi yang kalian bawa.

Sebelum masuk kapal, pastikan kalian telah memasukkan kamera ke dalam ziplock freezer bag dan mengeluarkan semua udara sebelum menguncinya rapat-rapat.

 

Membawa Dua Badan Kamera

Hal terakhir yang ingin kalian lakukan adalah mengganti lensa luar pada kamera. Oleh sebab itu, bersiaplah dengan 2 lensa pilihan yang terpasang pada 2 badan terpisah untuk menghadapi segala situasi. Misalnya, kalian bisa menggunakan Canon 5D MKII dan Canon rebel T4i untuk menemani pesiar ke Antartika.

Membawa 2 badan kamera akan sangat membantu untuk memotret pemandangan lanskap yang luas, tetapi dengan cepat dapat mengubah kamera untuk menangkap obyek yang muncul secara tiba-tiba. Jadi, kalian tidak akan kehilangan momen saat harus membidik paus yang muncul secara tak terduga atau penguin yang ada di kejauhan.

 

Menggunakan Bracketing

Mendapatkan eksposur yang tepat di lokasi bersalju bisa sangat rumit. Pengukur kamera biasanya akan mengalami kesulitan membaca salju dan ditakutkan menyebabkan efek ‘salju kelabu’. Untuk menghindari situasi ini, cobalah untuk menerapkan bracketing pada eksposur kalian.

Jika tidak terbiasa dengan proses ini, coba gunakan pengukur jarak kamera. Ini akan memberi kalian wacana yang lebih akurat.

 

Memikirkan Tampilan Skala

Dengan formasi bongkahan gunung es yang besar dan daratan yang besar pula, menampilkan skala dapat membantu memberikan rasa kepada penonton seakan-akan berada di lokasi.

Menempatkan kayak, orang, atau satwa liar dalam bingkai akan membantu menterjemahkan ukuran sebenarnya dari lingkungan tempat kalian berada.

Kalian juga dapat menggunakan kapal atau zodiak untuk menyampaikan informasi ini. Bidikan anjing laut dengan kapal sebagai latar belakang akan memberikan rasa seberapa besar sebenarnya gunung es yang ada di sekitarnya.

baca juga:

Cuma Ada di Indonesia, Candi Hindu yang Berpanorama Mencengangkan

 

Membawa Tas Kering

Melindungi peralatan sangat penting karena di Antartika cuaca dapat berubah dalam sekejap. Dalam rentang waktu 45 menit saja, cuaca dapat berubah mulai dari matahari yang terik menjadi turun salju dan kemudian hujan. Perubahan cuaca ditambah dengan air asin dapat merusak kamera kalian jika tidak dilindungi dengan sempurna.

Ketika berada dalam zodiak kapal, bawalah tas kering untuk menyimpan semua peralatan dan bawa juga Op/Tech rain sleeve untuk berjaga-jaga.

 

Ketahui Pengaturan Kamera yang Tepat

Sebelum aksi dimulai, sebaiknya kalian mencoba mengambil beberapa gambar percobaan di lokasi. Jadi, sebelum objek yang ditunggu benar-benar muncul pastikan kalian memiliki kamera pada pengaturan yang tepat.

Kalian dapat menggunakan mode prioritas rana pada 1/200 detik atau lebih cepat jika memotret dari zodiak atau kayak dan menggunakan mode Prioritas Apertur ketika berada di darat.

Mengenal kamera sendiri dan mengetahui cara menggunakannya dalam situasi berbeda akan membantu kalian mengembalikan bidikan dengan tepat.

 

Membawa Filter

Dalam perjalanan pesiar ke Antartika, kalian disarankan untuk mebawa 2 jenis filter. Filter UV untuk melindungi bagian depan lensa dan filter polarisasi yang akan membantu mengurangi silau pada air dan membantu menjenuhkan warna. Pastikan kalian mengetahui kapan harus menggunakan polirizer atau tidak.

Kiat fotografi Antartika di atas tidak hanya membantu mengambil gambar yang bagus tetapi juga membantu menjaga kamera tetap aman ketika berada dalam semua jenis cuaca yang berbeda.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.