Tips Aman Travelling Saat Pandemi, Kemas Bekal Kalian Sendiri!

Meskipun pandemi Covid-19 telah menghentikan sebagian besar perjalanan, masih banyak orang yang harus bepergian dengan berbagai alasan.

Seperti memberikan perawatan kepada orang lain atau mengurus pekerjaan penting yang tidak bisa ditunda.

Bepergian di tengah pandemi memang sangat mencekam, khusunya bagi mereka yang tidak bisa membawa kendaraan sendiri untuk sampai ke tujuan.

Namun, selalu ada cara untuk dapat bepergian dengan aman baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Bagi kalian yang akan melakukan perjalanan domestik, berikut beberapa cara bepergian dengan aman ditengah wabah.

 

Hindari Transportasi Umum

Selama krisis virus Corona, kalian bisa menjaga diri tetap aman ketika bepergian dengan menghindari sebanyak mungkin kerumunan. Oleh karena itu, sebisa mungkin jauhi transportasi umum.

Saat perjalanan ke bandara, mintalah orang terdekat kalian untuk mengantarkan dengan mobil pribadi atau pilih layanan taksi online sehingga kalian tidak perlu bertemu dengan banyak orang.

Jika terpaksa menggunakan transportasi umum, maka kenakan masker dan berhati-hatilah untuk tidak menyentuh permukaan sedikit pun.

 

Kenakan Masker Wajah atau Kain Penutup

Tidak baruk atau demam bukan berarti kalian tidak terpapar virus. Untuk melindungi orang lain, sebaiknya menggunakan penutup wajah untuk menutupi mulut dan hidung ketika berada di tempat umum.

Meskipun masker-masker menjadi langka seiring pandemi yang terus meningkat, kalian bisa menggunakan kreativitas untuk membuat penutup wajah atau masker sendiri, misalnya dengan menggunakan bandana, handuk, syal, atau t-shirt. Tentunya, penutup wajah yang kalian buat harus sesuai dengan anjuran pemerintah.

Perhatikan untuk tidak memaksa anak-anak di bawah usia tahun atau siapa saja yang kesulitan bernafas untuk menggunakan penutup wajah. Setelah digunakan, jangan sesekali menyentuh masker tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

 

Lakukan Check-In Online, Unduh Boarding Pass Secara Mobile, dan Bawa Tas Jinjing

Inti dari perjalanan di tengah pandemi adalah sebisa mungkin menghindari kontak fisik dengan orang lain. Untungnya, pemeriksaan penerbangan bisa dilakukan secara online dan boarding pass dapat diunduh dari ponsel. Dengan begitu, kalian tidak perlu melakukan banyak interaksi dan tidak harus menyerahkan tiket meskipun bukti identitas masih diperlukan untuk prosedur keamanan.

Kebijakan bandara untuk meminimalisir kerumunan sosial patut diapresiasi. Jadi, patuhi di mana kalian harus berdiri dengan melihat penanda yang sudah dibuat dan tetap kenakan masker kecuali untuk verivikasi identitas.

Untuk menghindari interaksi dengan agen meja dan mencegah tas kalian disentuh banyak orang, maka sebaiknya bawa tas jinjing. Jangan lupa untuk menjaga jarak dengan orang lain setidaknya sejauh 6 kaki baik saat berada di bandara maupun saat boarding.

baca juga:

Tahukah Anda, Bagaimana Asal Usul Nama Indonesia? Begini Ceritanya..

 

Seringlah Mencuci Tangan dan Bawa Sanitizer

Pada setiap tahap perjalanan yang dilalui, tiba di bandara, melewati keamanan, dan setelah turun dari pesawat, cari kamar mandi terdekat dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama setidaknya 20 detik dan sesuai dengan tata cara yang dianjurkan.

Jika sabun tidak tersedia, gunakan pembersih tangan dengan kandungan alkohol setidaknya 60 persen. Saat ini, bandara-bandara besar telah memiliki spot-spot cuci tangan yang dipersiapkan untuk para pelancong dan melonggarkan aturan untuk membawa hingga 12 ons cairan dala tas jinjing.

Selain itu, bawalah tisu pembersih untuk mengamankan semua permukaan yang kalian sentuh, seperti sandaran kursi di pesawat, dan perhatikan labelnya.

 

Bawa Sendiri Makanan dan Botol Minum Reusable

Sebagian besar maskapai penerbangan telah menghentikan atau membatasi layanan makanan dan minuman pada penerbangan untuk menghindari interaksi yang tidak perlu.

Meskipun tidak sulit untuk menemukan layanan restoran take-out, membawa bekal makanan dan minuman sendiri dari rumah sangat dianjurkan untuk mencegah penularan yang tidak diinginkan. Botol reusable memungkinkan kalian untuk mengisinya kembali di salah satu stasiun isi ulang yang tersedia.

Membawa bekal sendiri juga menghemat pengeluaran untuk makanan bandara yang terkenal mahal.

Sebetulnya tidak sulit untuk menghindari terinfeksi oleh virus jika kalian tetap berada di rumah. Namun, jika terpaksa harus bepergian dalam lingkup domestik sebaiknya jaga jarak dengan orang lain karena virus diperkirakan terutama menyebar dari orang ke orang melalui tetesan pernapasan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.

Selain itu hindari menyentuh wajah dan ketika terpaksa harus makan atau menyentuh sesuatu pastikan kalian mencuci tangan sebelum dan sesudahnya.

Begitu tiba ditujuan, jangan lupa untuk melakukan karantina mandiri setidaknya selama 14 hari.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.