Peduli Kelestarian Alam, Ikuti Tips Travelling Tanpa Sampah Plastik Ini

Bumi sudah tidak muda lagi, itu sebabnya dunia sedang gencar-gencarnya menyelesaikan berbagai masalah di lingkungannya.

Salah satunya adalah masalah sampah. Indonesia merupakan salah satu negara dengan penyumbang sampah plastik terbesar yang ada di dunia.

Jika dipikir-pikir, bisa juga. Indonesia merupakan negara dengan penduduk yang padat. Lihat saja lingkungan Anda, budaya membuang sampah pada tempatnya saja hingga kini masih sangat minim.

Tahukah Anda, sampah-sampah ini tidak hanya berserakan di tanah, melainkan juga di lautan. Banyak orang yang tidak bertanggung jawab membuang sampahnya ke lautan, sungai.

Bahkan pabrik yang harusnya menjadi contoh masyarakat malah membuang limbahnya ke laut. Sungguh miris, bukan?

Akhir-akhir ini sedang diadakan gerakan hidup bebas sampah plastik, termasuk Indonesia dengan melalui media social. Salah satu yang paling sering adalah merubah kebiasaan penggunaan sedotan plastik.

Sampah plastik yang mencemari lingkungan dapat meracuni makhluk hidup lainnya. Ada banyak hewan yang tidak sengaja memakan sampah plastik yang membuat mereka mati.

Yang paling miris adalah hewan-hewan laut yang tubuhnya terlilit sampah hingga membuat tubuhnya berubah lalu mati.

Kita semua tahu, sampah plastik akan hancur dengan sendirinya selama puluhan tahun, bahkan ada yang ratusan. Bayangkan saja jika sampah plastik akan terus ada dan ada sepanjang tahunnya.

Bagaimana kita sebagai manusia di jaman modern membantu mengurangi penggunaan plastik yang bisa mengotori lingkungan?

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah hindari sampah plastik ketika berlibur. Entah itu liburan keluarga ke wisata bermain, alam, hingga sejarah.

Sampah plastik akan bertambah justru ketika musim liburan datang. Oleh karena itu, ikuti tips di bawah ini agar Anda dapat menjadi salah satu orang yang berpartisipasi dalam gerakan bebas plastik.

1.    Perencanaan Serba Ramah Lingkungan

Sebelum berangkat liburan, rencanakan segala halnya dengan matang. Tentukan tujuan destinasi liburan, transportasi, hingga penginapan yang akan Anda datangi.

Pastikan untuk memilih penginapan yang ramah lingkungan, seperti tidak membuang sampah ke limbah, menggunakan fasilitas dengan bahan plastik yang tidak berlebihan, dan yang lainnya.

Tak hanya itu, dalam memilih area makan juga sebaiknya untuk datang ke restoran ramah lingkungan. Hindari penggunaan air yang berlebihan serta fasilitas lainnya.

2.    Bekal Botol Minum serta Alat Makan Sendiri

Daripada menghabiskan uang untuk beli air botolan terus menerus, lebih baik bawa saja botol minum sendiri dari rumah yang bisa diisi ulang saat Anda tiba ke hotel. Dengan begini Anda juga dapat mengurangi biaya, bukan?

Cemilan dan makanan pun juga begitu. Sebaiknya jangan dimasukkan dalam kemasan plastik. Bawalah kotak makanan sendiri yang bisa dicuci dan digunakan berkali-kali agar lebih flexible. Hindari penggunaan wadah plastik yang hanya bisa sekali pakai.

Alat makan non plastik juga wajib Anda bawa sendiri dari rumah. Termasuk sedotan stainless agar mengurangi penggunaan sedotan plastik yang biasanya tersedia di berbagai tempat makan.

3.    Hindari Peralatan Makan Sekali Pakai

Biasanya orang yang sedang berlibur kerap mampir ke penjaja makanan minuman yang ada di sepanjang jalan. Biasanya mereka menggunakan kemasan plastik atau stereofoam serta garpu dan sendok plastik di dalamnya.

Itu akan menambah sampah plastik di lingkungan. Jadi, hindari makanan seperti itu. Jika bisa, minta penjual untuk menggunakan wadah makanan minuman yang Anda bawa sendiri dari rumah.

4.    Bawa Saputangan dan Handuk Kecil

Ternyata penggunaan tisu secara berlebihan juga akan menambah sampah, lho! Lebih baik menggunakan saputangan atau handuk untuk mengelap area yang Anda inginkan.

Dengan begitu, penggunaan tisu akan lebih minim.

5.    Makan Tidak Berlebihan

Liburan memang liburan, namun makanan harus tetap terjaga. Wisata kuliner bukan berarti waktunya makan secara berlebihan. Semua harus tetap pada porsinya.

Hal ini juga akan menyehatkan tubuh Anda. Selain itu, jangan sisakan makanan dalam piring Anda karena akan menambah sampah. Jika masih sisa, bawalah pulang dengan menggunakan wadah makanan yang Anda bawa.

baca juga:

Tak Cuma Raja Ampat, Traveller Sejati Harus Jelajahi Hutan Tambrauw Papua

 

6.    Memilah Aktivitas

Ketika berlibur, pandai-pandailah dalam memilih aktivitas tanpa bahan bakar. Cobalah untuk snorkeling atau bermain kano saat di laut daripada menaiki yang memanfaatkan bahan bakar.

Atau gunakan sepeda untuk menyusuri perdesaan daripada menaiki mobil atau motor yang tentu membutuhkan bahan bakar.

Setelah membaca tips di atas, pastikan untuk Anda terapkan di setiap liburan Anda dimanapun dan kapanpun. Dengan begitu, Anda telah menjadi salah satu orang yang menjaga lingkungan tanpa sampah plastik.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.