Mendaki Gunung di Musim Hujan, Siapa Takut? Catat Tips Ini

Jangan jadikan musim hujan sebagai alasan tertundanya kegiatan mendaki Anda. Mendaki merupakan aktivitas yang sering menjadi hobi sebagian traveler sejati.

Melakukan pendakian ternyata memberikan sensasi dan tantangan tersendiri bagi siapa saja. Namun, mendaki akan menjadi lebih sulit jika hujan turun, aktivitas akan menjadi lebih sulit dan tantangan semakin bertambah. Jalur mendaki makin licin serta cuaca yang bisa saja berubah menjadi lebih buruk.

Untuk pemula, mendaki di kala musim hujan adalah hal yang berbahaya. Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan segala persiapan dengan mantap. Anda bisa menggunakan beberapa tips di bawah ini agar mendaki bisa lancar dan nyaman.

Layering yang tepat

Lapisan atau Layering dibutuhkan untuk membuat tubuh Anda tetap hangat dan terjaga selama melakukan pendakian, terutama dikala musim hujan. Layering terdiri atas 3 bagian :

Base Layer

Layer pertama adalah base layer yang langsung bersentuhan dengan kulit Anda. Base layer berfungsi sebagai bagian yang menjaga suhu tubuh Anda tetap stabil meskipun terjadi perubahan temperature yang ekstrim.

Biasanya, base layer menggunakan bahan polyster atau sintetis yang dapat menyerap keringat dengan baik serta bisa membuat keringat menjadi pindah ke lapisan selanjutnya.

Insulating Layer

Lapisan kedua berfungsi untuk mengatur kelembapan pada tubuh Anda. Dengan bahan yang fleksibilitas tinggi seperti polarguard, fleece, atau bulu angsa akan memberikan kelembapan yang stabil untuk Anda.

Shell Layer

Layer terakhir adalah Shell Layer, bagian yang berfungsi untuk melindungi base layer dan insulating layer. Bagian ini bisa melindungi Anda dari cuaca buruk layaknya angin kencang dan hujan. Bagian ini juga menggunakan bahan yang waterproof, windproof serta breathable.

Tidak Perlu Mendirikan Tenda

Dikala musim hujan, mendirikan tenda bukanlah hal yang perlu. Tenda di musim hujan hanya akan merepotkan dan membuat Anda tidak nyaman. Anda bisa menggunakan cara tek-tok, yaitu langsung saja turun tanpa menginap di puncak.

Oleh karena itu, pilihlah gunung yang memiliki jalur pendakian pendek atau bisa ditempuh dalam waktu singkat. Contohnya adalah Gunung Andong, Gunung Merapi, dan Gunung Prau.

Menyimpan Segala Barang dalam Dry Bag

Dry Bag adalah tas yang anti air sehingga barang-barang Anda yang disimpan di dalamnya akan terjaga dari air, apalagi jika Anda mendaki di musim penghujan.

Masukkan semua barang ke dalam dry bag, lalu masukkan dry bag ke dalam carrier yang Anda gunakan. Jika Anda tidak memiliki dry bag, Anda bisa memanfaatkan trash bag sebagai pengganti dry bag.

Menggunakan Gaiters

Menggunakan gaiters di kala musim hujan adalah solusi terbaik, apalagi saat sedang melakukan traveling ke alam seperti mendaki.

Gaiters akan melindungi kaki terutama bagian engkel ke atas dari air, lumpur, bahkan pasir yang bisa selalu masuk ke dalam sepatu.

Meskipun harganya lumayan, namun menggunakan gaiters saat mendaki akan memberikan kenyamanan lebih bagi Anda.

Memilih Pakaian Quick Dry

Pilihlah pakaian yang memiliki bahan quick dry. Pakaian ini bisa menjadi pilihan untuk Anda jika ingin mendaki di musim penghujan.

Bahan ini ringan di bawa serta bisa kering dengan cepat. Jadi jika Anda kehujanan atau kebasahan, pakaian akan cepat kering sehingga Anda tidak mudah terserang masuk angin.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.