Liburan Ala Ibu Hamil, Ikuti Tips Sehat dan Nyaman Travelling Khusus Bumil Ini

Setiap orang pasti membutuhkan liburan untuk sekedar menyegarkan kembali pikirannya. Tak terkecuali ibu hamil yang juga punya keinginan untuk berlibur. Kehamilan pertama sering membuat ibu hamil khawatir untuk melakukan perjalanan terutama perjalanan jauh. Jangan biarkan kehamilan Ibu menjadi penghalang untuk berlibur. Berikut tips-tips dan persiapan yang bisa ibu lakukan sebelum berlibur.

Umur Kandungan Pada Trimester ke-2

Para ahli kandungan bersepakat bahwa usia kandungan yang memasuki trimester 2 (4–6 bulan) adalah masa-masa terbaik untuk melakukan perjalanan. Kurang dari waktu tersebut, kandungan masih rawan keguguran dan keluhan-keluhan awal kehamilan masih sering muncul. Ini disebabkan karena pada trimester pertama adalah fase awal implantasi walaupun janin sudah menempel, tetapi masih belum terlalu kuat. Selain itu pada masa ini Ibu sering mengalami morning sickness yang ditandai dengan mual dan pusing.

Pada trimester ketiga risiko timbulnya kontraksi dan persalinan sangat besar. Selain itu Ibu akan sangat sulit untuk bergerak dan duduk dalam waktu yang lama karena ukuran kandungan semakin besar. Bahkan beberapa maskapai penerbangan tidak mengizinkan Ibu untuk terbang.

Konsultasikan dengan Dokter

Walupun umur kandungan Ibu sudah pada trimester kedua Ibu tetap harus berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk memastikan kondisi kandungan baik-baik saja. Dokter akan memeriksa kandungan Ibu dan akan memutuskan apakah Ibu bisa atau tidak melakukan perjalanan. Selain itu dokter juga akan memberitahu Ibu apa saja yang harus dilakukan sebelum melakukan perjalanan dan juga saran penting seperti rumah sakit dan dokter kandungan di tempat tujuan.

Membawa Buku KIA

Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) adalah buku yang berisi catatan-catatan penting yang dapat dibaca oleh tenaga kesehatan lain dan juga keluarga. Buku ini akan memandu dokter kandungan di rumah sakit tujuan untuk mengambil tindakan bila terjadi sesuatu dengan Ibu dan kandungan. Dengan begitu penanganan yang dilakukan cepat.

Transportasi yang Aman dan Nyaman

Disarankan Ibu untuk menggunakan transportasi yang paling nyaman dan aman untuk kandungan Ibu. Terlebih jika jarak yang akan ditempuh cukup jauh. Jika Ibu menggunakan perjalanan darat mintalah kepada pengemudi untuk berhati-hati dan menghindari jalan yang berlubang. Hal ini menghindari ketidaknyamanan Ibu dan kandungan akan getaran-getaran yang mengganggu. Jangan lupa untuk sering berhenti di rest area untuk beristirahat karena Ibu membutuhkan peregangan agar peredaran darah kembali lancar. Disarankan untuk tidak melakukan perjalanan darat lebih dari enam jam.

Untuk perjalanan udara, Ibu harus mengetahui kebijakan maskapai untuk persyaratan ibu hamil. Setiap maskapai memiliki kebijakan yang berbeda, sediakan surat keterangan dokter bahwa Ibu boleh untuk melakukan penerbangan. Waktu terbang yang disarankan adalah kurang dari dua jam. Jika lebih dari itu sebaiknya Ibu memilih jalan transit atau transfer penerbangan.

Pakaian yang Nyaman

Gunakanlah pakaian yang nyaman untuk Ibu gunakan. Pilihlah pakaian yang loggar dan mampu menyerap keringat dengan baik serta memungkinkan sirkulasi udara di tubuh Ibu berlangsung lancar. Baju yang bisa Ibu gunakan adalah baju dari kain katun. Gunakanlah sandal yang tidak mudah membuat ibu pegal dan lelah, seperti sandal tanpa hak.

Bekal Bernutrisi

Selama perjalanan mungkin saja Ibu tidak bisa menemukan tempat untuk membeli makanan sehat yang Ibu butuhkan. Oleh karena itu bawalah bekal yang cukup selama perjalanan. Makanan yang bisa Ibu bawa, antara lain : pisang, roti gandum, kroket isi daging, sayuran, cokelat, sereal, serta buah-buahan lainnya. Jangan lupa untuk membawa air minum. Sebaiknya gunakan air minum kemasan dan memiliki kualitas yang terjamin. Selain itu bawalah vitamin serta obat-obatan yang bisa digunakan untuk menunjang kehamilan Ibu.

Baca juga:

3 Pantai Terbaik di Malang Untuk Liburan Tahun Baru 2018

Cari Referensi Dokter Terdekat

Sebelum bepergian carilah dahulu informasi mengenai dokter kandungan terdekat di tempat tujuan Ibu. Hal ini dapat memudahkan Ibu memeriksakan kandungan jika tiba tiba ada hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu Ibu juga harus paham dengan seluk beluk tempat yang akan didatangi. Hindari bepergian ke tempat yang memiliki tingkat penyakit atau infeksi tinggi seperti penyakit malaria.

***

Bagaimana? Sudah tidak khawatir lagi kan Bu? Travelling yang nyaman dan aman harus selalu dipersiapkan dengan baik. Agar perjalanan jadi lebih menyenangkan, jangan ragu untuk menggunakan jasa agen wisata yang professional seperti Jari Adventure. Percayakan pada kami, kami siap mengakomodir perjalanan wisata Anda ke destinasi – destinasi wisata populer di Indonesia dan manca. Selamat berlibur..

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.