Detoks Racun Tubuh, Intip 7 Diet Sehat di Bulan Ramadhan yang Mudah Ditiru

Setiap orang yang sedang berpuasa di bulan Ramadhan tentu memerlukan kesiapan hati serta jasmani yang baik. Terutama saat berpuasa.

Puasa memiliki manfaat yang sangat banyak. Secara ilmiah, ada banyak bukti yang mengatakan bahwa puasa Ramadhan dapat menghilangkan racun dalam tubuh.

Hingga memperbarui hormone tubuh sehingga mempengaruhi mental. Puasa juga dapat memberikan efek nyaman dalam hidup.

Salah satu hal yang menarik di bulan puasa adalah waktu sahur dan berbuka. Makanan saat berbuka biasanya makanan yang manis dan bisa membuat berat badan bertambah. Jadi, bagaimana dengan seseorang yang sedang diet?

Berbuka bukanlah penghalang untuk seseorang yang melakukan diet. Asalkan dengan makanan yang tepat, bulan puasa bisa menjadi momen terbaik untuk menjalankan program diet.

Mari simak tips sehat untuk Anda yang sedang diet di bulan puasa. Check this out!

1.    Kombinasikan Karbohidrat Kompleks dan Air Putih

Minum air yang banyak bisa menjadi jalan terbaik untuk diet di bulan puasa, namun tidak perlu berlebihan agar perut tidak kembung. Asupan cairan dapat membuat tubuh kembali fresh dan tidak dehidrasi.

Untuk makanan, siapkan makanan yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks yang baik seperti kacang-kacangan serta biji-bijian.

2.    Pilih Ikan Sebagai Lauk

Untuk makanan berat, pasti sebagian orang bingung lauk mana yang cocok untuk program diet. Ikan bisa menjadi pilihan Anda.

Selain lezat, ikan adalah lauk yang baik bagi kesehatan. Anda bisa memilih ikan salmon atau tuna. Kedua jenis ikan ini mengandung asam lemak omega 3 yang dapat mengurangi kadar kolestrol dalam darah.

Cara mengolah ikan ini juga perlu diperhatikan, lho! Apalagi bagi Anda yang sedang diet. Anda bisa memasak ikan dengan dibakar, direbus, atau dipanggang.

Jadi, Anda bisa terhindar dari penggunaan minyak goreng yang mengandung lemak. Jika kedua ikan itu terlalu mahal, Anda bisa menggantinya dengan ikan gurami atau mujair.

3.    Boleh Menyantap Daging Sapi

Orang yang sedang melakukan diet, bukan berarti tidak boleh mengonsumsi daging sapi. Daging sapi dengan porsi yang tepat tentu tidak akan membuat berat badan Anda bertambah.

Dengan memilih daging sapi tanpa lemak, maka diet Anda tidak akan terganggu. Olah daging sapi dengan cara dipanggang atau dibakar seperti steak.

Pemilihan bumbu juga perlu diperhatikan. Bumbui daging dengan merica, garam, serta air lemon. Selain itu, Anda bisa mengolah daging sapi tanpa lemak menjadi rawon dan soto.

4.    Konsumsi Nasi Merah

Karena sedang dalam program diet, maka gantilan nasi putih dengan nasi merah. Nasi putih akan mudah dicerna oleh tubuh karena mengandung kalori yang tinggi.

Sedangkan nasi merah mengandung sumber karbohidrat kompleks yang lama dicerna tubuh sehingga membuat perut kenyang lebih lama.

Ada juga jenis nasi hitam yang jauh lebih tinggi serat dan karbohidrat kompleksi disbanding nasi merah. Tentu saja harganya juga lebih mahal. Pilih lauk yang sehat pula untuk disandingkan dengan nasi merah dan nasi hitam.

5.    Hindari Gorengan

Makanan gorengan tentu saja memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi dan kurang baik untuk kesehatan. Hindari makanan ini untuk menu buka puasa Anda.

Pola makanan dan istirahat juga akan berubah ketika berada dalam bulan puasa. Kandungan lemak dalam gorengan dapat membuat Anda lebih cepat mengantuk karena ikatan oksigen di tubuh akan mengurang hingga 20 persen.

6.    Konsumsi Makanan Berserat

Makanan kaya akan serat memang sangat dianjurkan terutama untuk Anda yang sedang diet. Makanan berserat sangat baik bagi pencernaan dan kesehatan.

Bisa bersumber dari sayur dan buah-buahan. Jangan lewatkan buah dan sayur dalam menu hidangan berbuka Anda.

Jadikan buah dan sayur sebagai hidangan pembuka Anda seperti salad dan takjil.

baca juga:

Dukung Petani Lokal, Ayo Jelajah Rasa ala Vegetarian Cafe di Bali

 

7.    Hindari Santan

Ada banyak olahan makanan nikmat dengan menggunakan santan. Namun, makanan jenis ini tentu harus Anda hindari bagi Anda yang sedang diet.

Santan kaya akan lemak yang dapat menaikkan kadar kolesterol dan berpengaruh pada tekanan darah serta kadar gula dalam darah.

Kolak pisang bisa menjadi salah satu contohnya. Hindari takjil ini ketika Anda sedang menjalankan program diet.

Selain itu, ada juga opor ayam yang menjadi favorit masyarakat Indonesia. Namun tentunya harus Anda hindari karena mengandung santan.

Dengan menu berbuka yang tepat, maka program diet Anda akan berjalan lebih lancar. Memang untuk mencapai hasil yang optimal, maka usaha juga perlu ditingkatkan. Semangat berpuasa!

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.