Wisata Unik dan Murah Meriah untuk Keluarga di Tangerang

Wisata unik Tangerang – Menghabiskan akhir pekan di pusat perbelanjaan atau pantai mungkin sudah biasa bagi Anda. Jika ingin mencari tempat yang dapat dimanfaatkan untuk melepaskan stres, mungkin tujuan wisata yang satu ini akan menggugah rasa penasaran. Buat yang berada di wilayah Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya, coba deh kunjungi Bendungan Pintu Air Sepuluh dan Taman Buaya Tanjung Pasir.

Bendungan Pintu Air Sepuluh

Salah satu peninggalan Belanda yang masih digunakan hingga sekarang ini berada tepatnya di pertemuan Jalan Aipda Karel Sasuit Tubun dan jalan raya Sangego, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Bendungan ini mulai dibangun pada tahun 1928 dan mulai dioperasikan pada tahun 1932, tepat saat masa penjajahan belanda. Bendungan Pintu Air Sepuluh atau yang juga dikenal dengan nama sangego ini mampu mengairi persawahan yang ada di kota dan kabupaten Tangerang, dengan luas kurang lebih empat puluh ribu hektar.

Menurut sejarah, bendungan yang diresmikan tahun 1930 ini memiliki nama awal sangego, kemudian berubah menjadi Bendungan Pasar Baru. Bangunan ini dimanfaatkan untuk mengatur aliran air di Sungai Cisadane. Terdapat sepuluh pintu air dengan sebelas tiang besi sebagai penopangnya. Kontruksi bangunan terbuat dari beton bertulang, sedangkan pada sisi utara dan slatan bangunan terdapat rel lori yang digunakan untuk membawa pintu air pengganti, jika ada kerusakan yang dialami oleh pintu air.

Bendungan Pintu Air Sepuluh ini memiliki panjang seratus dua puluh lima meter, dengan rincian 10 pintu air yang memiliki lebar sepuluh meter dan berat masing-masing dua puluh lima ton. Selain itu juga terdapat dua pintu penguras lumpur yang dimanfaatkan untuk mengeruk lumpur sehingga mencegah pendangkalan bendungan.

Baca juga: Museum Wayang, Obyek Wisata Unik di Kawasan Kota Tua Jakarta

Bangunan bendungan ini memiliki dua tingkat, yang dihubungkan dengan tangga yang berada di ujung timur dan barat. Dihiasi dengan tegel warna abu-abu dan bercorak kotak-kotak, melengkapi kemegahan bangunan bendungan kuno ini. Pada lantai dua, terdapat lima ruangan yang berisi mesin penggerak pintu air dan alat-alat lain yang digunakan untuk operasional bendungan. Sayangnya, peralatan tersebut berusia cukup tua, sehingga memiliki kondisi yang mengkhawatirkan dan perlu perbaikan.

 Selain menyajikan pemandangan kota yang cukup menarik, Anda dapat menikmati semilir angin yang sejuk, terutama saat datang di pagi maupun sore hari. Bisa juga naik melewati tangga dan berdiri menikmati pemandangan dari atas Bentungan Pintu Air Sepuluh, dengan seijin penjaga. Tidak hanya itu, lokasi ini juga sering dijadikan tempat bermain bagi anak-anak, tempat berkumpul bersama keluarga, teman sekomunitas, dan juga tempat wisata memancing.

Taman Buaya Tanjung Pasir

Seakan tidak mau kalah dengan Bekasi yang memiliki Taman Buaya Indonesia Jaya. Kabupaten Tangerang memiliki Taman Buaya Tanjung Pasir. Tempat penangkaran buaya sekaligus taman rekreasi edukatif ini berada di Jalan Raya Tanjung Pasir KM 29, Kecamatan Teluknaga. Walau baru dibuka pada tahun 2002, penangkaran buaya di sini ini diklaim memiliki koleksi buaya dengan ukuran paling besar di Indonesia.

Tidak sulit untuk menemukan lokasi Taman Buaya Tanjung Pasir ini. Karena terletak dekat dengan jalan raya. Selain itu, di tepi depan pintu masuk terdapat sebuah patung buaya berukuran besar yang terletak sekitar dua puluh meter dari tepi jalan. Untuk masuk kesini, Anda hanya dikenai delapan ribu untuk satu orang dewasa, dan empat ribu untuk anak.

Memiliki luas sekitar lima hektar, Taman Buaya Tanjung Pasir ini mengembangbiakkan empat jenis buaya. Yaitu buaya Irian, Sumatera, buaya air tawar, dan buaya air payau. Reptil-reptil pemakan daging ini ditempatkan di beberapa kolam yang berbeda, dan dipisahkan berdasar usia dan jenisnya. Pengunjung yang datang dapat melihat aktivitas buaya dari tepi-tepi kolam.

Walau tidak dilengkapi dengan atraksi ekstrim, wisatawan yang datang dapat melihat bagaimana buaya-buaya ini diberi makan sehari sekali. Tidak hanya itu, pemandangan petugas yang akan mengambil telur buaya untuk ditetaskan juga memberikan suguhan yang menarik dan mendebarkan. Capek mengitari kolam buaya, Anda dapat bersantai di bawah pepohonan yang asri dan rindang.

Sebelum pulang, sempatkan untuk mengunjungi tempat oleh-oleh yang menawarkan produk berbahan kulit buaya, mulai dari tas, jaket, dompet, dan souvenir lainnya. Bila tertarik, pengunjung juga bisa menebus telur buaya dengan harga ratusan ribu rupiah. Tak ketinggalan kuliner ekstrem, sate buaya, yang dijamin menggoyang lidah dan mengisi perut yang lapar.

Asyiknya berkunjung ke tempat wisata yang unik dan murah ini. Tunggu apalagi, segera mampir ke kawasan Tangerang.

(jari adventure-Det)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *