3 Wisata Religi di Kepulauan Anambas

Pulau Anambas – Masih tentang Kabupaten Kepulauan Anambas. Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau dengan ibukota kabupatennya adalah Terempa. Kepulauan Anambas sendiri merupakan pemekaran dari Kabupaten Natuna dan dibangun pada berdasarkan Undang-undang Nomor 33 tahun 2008.

Terkenal dengan wisata dan keindahan bawah laut, termasuk juga pantai dan  air terjun yang cukup banyak terdapat di Kepulauan Anambas. Berbicara tentang destinasi wisata, tentulah Kepulauan Anambas memberikan kesan tersendiri. Tidak hanya wisata alam yang ditawarkan tentunya, tetapi juga wisata religi. Beranjak dari wisata alam pantai dan keindahan bawah lautnya. Mari sejenak kita menuju ke Masjid Jami’ Baiturahim Kabuapten Kepulauan Anambas dan Makam Keramat Siantan serta Vihara Gunung Dewa Siantan.

Masjid Jami’ Baiturahim Kepulauan Anambas

Masjid tentu merupakan rumah ibadah bagi umat Islam. Namun masjid juga dapat menjadi sarana wisata religi yang mana dapat menjadi tempat untuk menumbuhkan rasa mencintai terhadap masjid. Jika anda berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Anamabas, jangan lupa untuk singgah dan beribadah di masjid tertua di Tarempa ini yakni Masjid Jami’ Baiturahim.

Masjid yang dinobatkan sebagai masjid Kabupaten Kepulauan Anambas [KKA] ini konon berdiri pada tahun 1925. Terletak persis  di pusat Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas menjadikan masjid ini sebagai tempat berkumpul para warga. Apalagi jika anda berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Anambas saat bulan Ramadan. Masjid Jami’ Baiturahim menjadi salah satu majid tempat terlaksananya safari Ramadan.

Masjid Jami’ Baiturahim merupakan pusat pembelajaran agama islam di Kabupaten Kepulauan Anambas. Saat ini masjid terus dilakukan pengembangan yang mana dilakukan oleh pemerintah setempat agar masjid dapat digunakan sebagai sarana beribadah. Tidak hanya itu masjid ini juga memiliki ornament dan keindahan tersendiri.

Nah, apa anda penasaran? Jika iya, segera siapkan perjalanan anda menuju  Masjid Jami’ Baiturahim.

Baca Juga: Bintan Mangrove, Obyek Wisata Alam Sensasional di Kabupaten Bintan, Kep. Riau

Makam Keramat Siantan

Makam  Siantan merupakan satu dari beberapa destinasi wisata religi di Kabupaten Kepulauan Anambas. Peristirahatan terakhir Keramat Siantan ini konon sangat dekat hubungannya dengan Kerajaan Johor. Banyak sekali pengunjung yang menyempatkan diri untuk berziarah ke Makam Keramar Siantan ini, tidak hanya para wisatawan dalam negeri tetapi dari juga dari Negara tetangga seperti Johor, Malaysia. Makam Keramat Siantan berada di Kecamatan Siantan Tengah atau tepatnya di antara perbatasan Siantan Tengah dan Timur.

Di Makam Keramat Siantan ini terdapat makam yang terkenal keramat dan memiliki bentuk yang lebih panjang dan besar dari yang lain. Pemakaman tersebut merupakan makam seorang yang bernama Nakhoda Alang. Makam inilah yang begitu mencolok di antara makam-makam yang lain.

Jika anda berkunjung ke komplek Makam Keramat Siantan pada bulan Muharram, maka anda akan melihat banyak sekali pengunjung khususnya masyarakat yang berziarah ke Makam Keramat Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas.  

Vihara Gunung Dewa Siantan

Berbicara tentang destinasi wisata religi sangatlah luas. Jika tadi di atas telah di jelaskan tentang dua wisata religi yakni Masjid Jami’ Baiturahim dan Makam Keramat Siantan, maka kali ini akan di bahas tentang vihara. Vihara dikenal sebagai rumah ibadah bagi pemeluk agama Budha. Ternyata di Kepulauan Riau vihara tidak hanya terdapat di Bintan namun vihara  juga terdapat di Kabupaten Kepulauan Anambas. Vihara ini ternyata menjadi salah satu  bagian dari perjalanan religi. Nah, ternyata yang berkunjung ke vihara tidak hanya umat Budha yang akan beribadah namun juga para turis baik dalam negeri maupun manca Negara.

Vihara Gunung Dewa Siantan ini  terdapat di Desa Sri Tanjung dan dibangun di atas tebing berbatu, hal ini dikarenakan agar vihara jauh dari hantaman ombak. Vihara yang dibangun menghadap ke teluk ini benar-benar menyuguhkan pemadangan yang cantik, jika anda berdiri di sekitar Vihara Gunung Dewa Siantan ini maka anda akan meyaksikan pegunungan hijau dan hiruk pikuk kota Tarempa.

Tips berwisata religi di kabupaten kepulauan Anambas

Wisata religi bagi sebagian besar pelancong menjadi suatu hal yang sangat penting dalam hidup. Meskipun hanya satu kali seumur hidup, sangat layak melakukan wisata religi, bukan hanya untuk mempertebal keimanan melainkan untuk rekreasi secara spiritual dan mendekatkan diri pada Sang Pencipta.

Jadi, sebelum berwisata religi ke kepulauan Anambas, simak tips-tips wisata religi di Kep. Anambas berikut:

1. Menjaga kesopanan

Memasuki kawasan peribadatan, para pengunjung tidak peduli agama dan suku bangsa apa pun wajib menjaga kesopanan. Hal ini berlaku untuk pakaian yang dikenakan dan juga tingkah laku. Untuk wanita, sebaiknya memakai pakaian yang tertutup. Dan dilarang memakai busana yang terlalu banyak mengumbar kulit. Jika tidak memakai celana panjang atau rok panjang, lebih baik kenakan kain panjang untuk menutupi bagian bawah tubuh. Dan tipsnya, Anda bisa membawa syal atau selendang lebar untuk menutupi kepala hingga dada. Demikian pula untuk kaum pria, pakailah jaket untuk menutupi tubuh ketika memakai lengan tank top agar lebih praktis.

2. Menjaga ketenangan

Saat bertingkah laku dan bertutur kata, usahakan untuk tenang dan perlahan-lahan. Berwisata memang untuk bersenang-senang tetapi jangan lupa Anda sedang mendatangi tempat peribadatan yang dipakai untuk mendekatkan diri pada Yang Maha Esa. Jangan sampai perilaku atau tutur kata Anda menggangu para penganut agama yang sedang melakukan peribadatan.

3. Menaati peraturan

Tidak peduli apakah di masjid, vihara, candi dan tempat-tempat ibadah lain. Semua pengunjung harus menaati tata tertib dan peraturan yang berlaku. Umumnya, tata tertib yang paling sederhana adalah melepas alas kaki ketika memasuki ruangan tempat ibadah atau menutup aurat. Dengan menaati semua peraturan berarti Anda memiliki itikad baik ketika memasuki suatu tempat wisata religi.

4. Menjaga kebersihan

Berwisata religi sambil berkeliling melihat-lihat suasana di dalam tempat ibadah terkadang membuat Anda lelah dan haus. Usahakan untuk tidak membuang sampah sembarangan seperti bungkus makanan atau botol plastik/kaleng minuman secara serampangan yang bisa mencemari lingkungan tempat ibadah. Jika tidak menemukan tempat sampah, simpan bungkus/kemasan di dalam tas untuk dibuang nanti saat pulang.

Nah, bagaimana menarik bukan? Bersiaplah untuk melanjutkan perjalanan wisata anda selanjutnya. Selamat Berlibur ! (jari adventure-det)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.