Wisata Anti-Mainstream: 3 Spot Snorkeling Dengan Hiu Paus di Indonesia, Berani Coba?

Mengunjungi pantai belum lengkap rasanya jika belum menyusuri keindahan bawah lautnya. Snorkeling bisa menjadi salah satu aktivitas utama ketika Anda berkunjung ke suatu pantai.

Dengan snorkeling, Anda akan merasakan damainya lautan sambil menikmati indahnya bawah laut. Anda bisa membawa peralatan snorkeling Anda sendiri atau menyewanya dari pihak wisata.

Tenang, jika Anda seorang pemula maka Anda akan ditemani oleh ahlinya. Menikmati keindahan laut memang sangat menyenangkan. Namun, bagaimana rasanya jika snorkeling sambil ditemani dengan hiu paus?

Mendengarnya saja sudah bisa membuat bulu kuduk meremang, ya! Ternyata, Anda bisa mencoba snorkeling dengan ditemani penguasa laut ini di Indonesia. Ada banyak lokasi yang bisa Anda kunjungi untuk mencoba atraksi wisata antimainstreem yang satu ini.

Indonesia merupakan lokasi singgahnya para hiu paus karena mereka suka di air yang hangat dan berenang di antara pulau-pulau.

Jadi, Anda tak perlu jauh-jauh lagi untuk mencoba snorkeling Bersama mereka. Tenang, spesies hiu paus ini sangat ramah dengan manusia sehingga Anda tak perlu takut.

Hiu paus bukan jenis yang buas, mereka hanya memakan plankton dan udang kecil. Indonesia memiliki banyak spot terbaik untuk snorkeling Bersama hiu paus. Apa saja? Mari kita simak saja berikut ini.

1.    Taman Nasional Teluk Cenderawasih – Papua Barat

Papua selalu memberikan wisata yang berbeda dari pulau lainnya. Salah satunya adalah wisata snorkeling yang bisa Anda coba di Teluk Cenderawasih, Nabire, Papua Barat. Uniknya, Anda akan diajak berenang Bersama hiu paus di lautan lepas.

Menurut kabar, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan teluk Cenderawasih dulunya merupakan pemburu hiu paus.

Namun, akhirnya spesies hiu paus ditetapkan menjadi spesies yang dilindungi oleh pemerintah. Mereka pun mengakhiri profesi tersebut dan bersahabat dengan spesies tersebut.

Bahkan, wisata snorkeling dengan hiu paus menjadi salah satu penghasilan warga setempat. Anda bisa menemukan hiu paus yang biasanya berada di dekat bagan atau rumah apung (untuk menangkap ikan di perairan Kwatisore).

Konon, jika Anda ingin bertemu dengan hiu paus, nelayan cukup melemparkan teri ke air dan hiu paus pun akan muncul.

Untuk berkunjung ke sini, Anda harus menaiki penerbangan ke Nabire, lalu naik perahu ke Kwatisore selama 3 jam. Pilihlah bulan Mei dan Oktober yang biasanya membawa cuaca baik.

2.    Pantai Botubarani – Gorontalo

Siapa sangka jika Gorontalo bisa menjadi kawasan wisata snorkeling bersama hiu paus. Di pertengahan tahun 2016, publik dihebohkan dengan kehadiran hiu paus yang akhirnya memikat wisatawan untuk datang ke Pantai Botubarani, Gorontalo. Namun, masyarakat menyatakan bahwa hiu paus sudah muncul 3 tahun sebelum berita tersebut viral.

WWF Indonesia menyatakan bahwa fenomena ini sangat unik. Hiu paus datang secara berkala. Pernah menghilang selama 4 bulan di tahun 2016 namun muncul lagi hiu paus yang baru.

WWF Indonesia juga menyatakan bahwa kawanan hiu paus tersebut tinggal tak jauh dari perairan Gorontalo dan akan muncul ketika musim ikan nike.

Musim inilah yang menjadi daya Tarik para hiu paus datang ke Botubarani. Untuk menjangkau pantai ini, Anda cukup menempuh perjalanan 40 menit dengan mobil dari pusat kota.

Baca juga:

Bosan Jajan Itu-itu Saja! Cobain 5 Jajanan khas Jepang yang Mudah Dibuat

 

3.    Talisayan – Kalimantan Timur

Kabupaten Berau sering disebut dengan sebutan Labuan Cermin. Tak hanya itu, kini menjadi spot terbaik untuk snorkeling Bersama hiu paus.

Menurut warga, hiu paus berdatangan sejak nelayan membuang hasil tangkapan berupa ikan kecil ke lautan. Biasanya, hiu paus akan muncul di jam 5 hingga 8 pagi WITA.

Ketika berenang Bersama hiu paus, Anda harus menjaga jarak dan perhatikan sirip serta ekornya.

Untuk menuju kawasan talisayan, Anda bisa pergi ke Kalimarau, Berau lalu ke Talisayan dengan jalur darat selama 4 jam perjalanan. Lalu, Anda harus naik perahu ke tempat bagan-bagan. Hiu paus hanya akan muncul di waktu subuh sebelum matahari meninggi.

Ternyata, tak hanya kawasan Talisayan saja yang dikunjungi oleh hiu paus. Di bulan Desember tahun 2016 lalu, kawanan hiu paus terlihat di perairan Derawan dan hanya muncul ketika musim angin utara. Di musim angin selatan, kawanan itu akan berpindah ke Talisayan. Unik ya!

Meskipun merupakan spesies yang ramah dengan manusia, bukan berarti Anda bisa seenaknya ketika berenang bersama hiu paus.

Anda harus mengikuti petunjuk dari pemandu. Jangan sakiti mereka agar Anda tetap aman berenang bersama hiu paus. Bagaimana? Tertarik untuk mencoba?

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.