Upacara Ngaben: Kenali Budaya Ritual Adat Bali yang Sakral Ini

Ngaben selalu menarik perhatian yang sangat besar baik untuk wisatawan lokal maupun untuk wisatawan mancanegara.

Tapi, apakah kamu tahu sebenarnya ngaben adalah sebuah budaya yang sakral? Ngaben adalah sebuah budaya yang dihadirkan sebagai tanda keikhlasan sebuah keluarga yang ditinggalkan.

Mari kita kenali budaya Ngaben ini dan juga seperti apa prosesi yang digelar sehingga kamu akan mengetahui keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Terutama di Indonesia, karena Ngaben ini sendiri sangat identik dengan pulau Bali.

Oke langsung saja kita bahas satu persatu mengenai Ngaben ini.

Ngaben? Apa sih Pengertian Dari Ngaben itu?

Ngaben adalah sebuah upacara atau ritual sakral yang dilakukan untuk mengantar kepergian selama – lamanya dari keluarga yang meninggal. Ritual ini dilakukan dengan iring – iringan yang cukup megah dengan diiringi oleh banyak orang dan kerabat yang ingin mengantar kepergian keluarga mereka.

Sebenarnya dengan kata lain Ngaben adalah bentuk lain dari kremasi atau pembakaran jenazah orang yang sudah meninggal. Bedanya pada acara Ngaben, terdapat ritual tertentu dan tujuan yang dipercayai oleh penganut agama Hindu di Bali.

Ngaben sendiri bagi umat Hindu di Bali memiliki beberapa tujuan yang sangat mulia. Apa sih tujuan dari Ngaben? Dan bagaimana prosesi Ngaben di gelar?

Tujuan Dari Ngaben

Bagi umat Hindu di Bali tentunya upacara dan ritual adat ini memiliki tujuan serta arti sendiri bagi mereka. Jika dilihat dari beberapa arti Ngaben ini tentunya ada beberapa tujuan yang benar – benar bisa kita lihat.

Berikut ini adalah tujuan dari adanya upacara dan ritual Ngaben.

  • Tujuan Ngaben pertama adalah sebagai pelepasan roh dari belenggu duniawi.
  • Kemudian kedua, tujuan selanjutnya adalah mengembalikan unsur yang membentuk raga manusia, yaitu tulang, daging, kuku, dan lain – lain.
  • Teralhir adalah sebagai bentuk keikhlasan dari pihak keluarga untuk melepas selama – lamanya orang yang meninggalkan mereka. Dengan begitu maka arwah bisa dengan tenang meninggalkan dunia ini untuk kea lam selanjutnya.

Jenis – Jenis Upacara Dan Ritual Ngaben

Jika kamu belum mengetahuinya, Ngaben sebenarnya memiliki beberapa jenis upacara yang berbeda – beda. Setiap upacara bisa menunjukkan kondisi tertentu yang berbeda, seperti yang kita ketahui sebelumnya. Kita mengenal Ngaben hanya sekedar upacara pembakaran mayat tapi sebenarnya tidak demikian.

Masyarakat Hindu di Bali memiliki dan menggelar beberapa jenis upacara Ngaben yang berbeda – beda satu dengan yang lainnya.

Ngaben Sawa Wedana

Upacara adat ini adalah upacara Ngaben yang melibatkan jenazah yang masih utuh. Biasanya Ngaben Sawa Wedana diadalah 3 – 7 hari setelah waktu meninggal. Pada saat menunggu prosesi Ngaben, jenazah ini dianngap seperti manusia yang masih hidup.

Di jaman dahulu masyarakat Hindu sendiri menggunakan ramuan khusus yang bertujuan untuk mencegah pembusukan yang terjadi pada jenazah. Tapi sekarang beberapa sudah diganti dengan formalin.

Ngaben Asti Wedana

Di jenis upacara Ngaben asti wedana, melibatkan jenazah yang sudah dikuburkan terlebih dahulu. Biasanya sebelum melakukan prosesi ritual ngaben asti wedana, diadakan sebuah ritual lain yang berfungsi untuk pengambilan tulang belulang jenazah yang disebut dengan ngangah.

Swasta

Upacara Ngaben yang tidak melibatkan jenazah di dalamnya disebut dengan Swasta. Hal ini bisa terjadi karena suatu hal yang menyebabkan jenazah tidak diketemukan, misalnya, kecelakaan, meninggal di luar negeri, dan lain – lain.

Sebagai pengganti dari jenazah biasanya digunakan kayu cendana, yang diberikan aksara magis.

baca juga:

Menyepi dari Sesaknya Turis di Bali, Tengok 5 Spot Permata Pulau Dewata

Ngelungah

Merupakan sebuah upacara Ngaben yang dilakukan pada anak – anak yang masih belum mencapai waktu tanggal gigi. Maksudnya adalah anak – anak kurang lebih balita atau sampai dengan usia 7 tahun, yaitu waktu dimana gigi susu masih belum tanggal.

Warak Kuron

Warak Kuron adalah sebuah upacara Ngaben yang dilakukan untuk bayi yang keguguran.

Nah, itu dia budaya Ngaben yang merupakan upacara dan ritual adat yang amat penting dan sakral untuk masyarakat Hindu yang berada di Bali. Jadi sebenarnya Ngaben ini tidak bisa dilakukan dengan sembarangan karena harus mengikuti beberapa peraturan adat dan juga kepercayaan masyarakat di Bali.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.