Tidak Melayani Tamu, Resor Mewah Ini Lakukan Aksi Mulia di Tengah Pandemi

 

Karena Covid-19 hotel dan resor di seluruh dunia dilarang untuk menerima tamu. Namun, mereka memiliki cara yang unik untuk tetap bertahan.

Akomodasi dengan pertanian, dimana hasil panen biasanya digunakan untuk menyajikan makanan segar atau musiman kepada para tamu, terus merawat kebun-kebun mereka. Usaha ini mereka lakukan untuk memberikan pasokan pangan kepada staf mereka secara gratis dan berfungsi sebagai pasar petani lokal bagi masyarakat. Mereka bahkan menyumbangkan kelebihan produk kepada yang membutuhkan.

Simak bagaimana 6 hotel/resor farm ini bertahan dengan cara mulia di tengah pandemi Covid-19.

 

Chatham Bars Inn

Bangunan Cape Cod yang telah berusia seabad ini telah lama dikenal karena program pertaniannya yang menghasilkan  50.000 pon produk segar untuk memenuhi kebutuhan empat restoran di lokasi hotel. Namun tanpa tamu, lahan seluas 8 acre yang terletak di Brewster, Massachusetts, ini telah berubah menjadi pasar bagi masyarakat.

Pasar virtual Farm Stand menyediakan beragam makanan termasuk sayuran lobak Jepang, tomat bistik sapi, dan kale Toscano. Tersedia juga kue-kue panggang, barang-barang dapur seperti madu dan cuka anggur merah yang dibuat oleh hotel.

 

Miraval Austin

Sebelum pandemi, pos terdepan Miraval ini secara tradisional menawarkan para tamu ‘pengalaman transformasional’ seperti petualangan hiking outdoor, pelajaran kuliner dan kegiatan pertanian, plus layanan spa layaknya resor mewah. Namun sejak ditutup Maret lalu, resor menyumbangkan produknya kepada staf hotel melalui Miraval Community Kitchen yang baru dibentuk.

Di tengah krisis, pihak resor ingin memastikan bahwa berbagai hasil pertanian organik yang dihasilkan dapat mencukupi kebutuhan tim kuliner dan orang-orang yang dekat dengan lokasi termasuk para karyawan yang cuti.

 

Timbers Kauai

Perpaduan antara resor dan klub, Timbers Kauai menawarkan pengalaman khas Hawaii. Bayangkan bagaimana serunya dapat bermain di lapangan golf yang dirancang oleh Jack Nicklaus, menjelajah di air terjun pribadi, belajar selancar, bersantai di tepi kolam renang dan menikmati produk segar yang dikirim ke kamar. Namun, semua pengalaman menakjubkan ini tidak dapat dinikmati karena Timbers harus ditutup selama pandemi.

Pertanian di Hokuala, bagian dari Timbers, termasuk kebun buah seluas 12 hektar dan kebun sayur organik, yang diperkirakan menghasilkan sekitar 200 pon hasil panen dua kali seminggu tidak lagi dapat dimanfatkan untuk memenuhi kebutuhan tamu. Sebagai gantinya, mereka mengemas hasil panen tersebut dan mendistribusikan untuk karyawan yang terdampak Covid-19.

 

Old Edwards Inn and Spa

GlenCove Farms merupakan lahan pertanian seluas dua hektar yang merupakan bagian dari resor terpencil ini di kota pegunungan Highlands, North Carolina. Hasil panen biasanya langsung menuju dapur restoran resor yang terkenal dengan olahan produk musimannya.

Sejak restoran tidak lagi beroperasi, pihak resor mengemas tak kurang dari 400 paket sayuran untuk memenuhi kebutuhan sekitar 90 kepala keluarga yang sedang kesusahan.

 

Castle Hot Springs

Langganan selebritas dan pejabat dari keluarga Rockefeller dan Vanderbilt hingga Presiden Theodore Roosevelt dan John F. Kennedy, Castle Hot Springs adalah resor all-in yang terkenal dengan sumber air panasnya. Dari sumber air ini terciptalah program pertanian yang sukses dan menghasilkan lebih dari 500 varietas buah dan sayuran yang digunakan untuk kebutuhan restoran

Meskipun resor ini tidak berencana untuk dibuka kembali hingga September, resor meluncurkan program produk pertanian untuk membantu memberi makan orang-orang Arizon selama pandemi.

baca juga:

Pesona Mistis 7 Hotel Mewah di Indonesia yang Bikin Penasaran Untuk Ditinggali

 

Chewton Glen

Musim semi di rumah pedesaan mewah di Pantai Selatan Inggris ini biasanya terpusat pada gastronomi. Pada waktu-waktu normal, para tamu dapat mengambil pelajaran di sekolah memasak, dan memilih hasil panen sendiri untuk kelas-kelas di taman khusus sekolah.

Tetapi karena pandemi, resor Relais & Chateaux ditutup, sementara itu pertanian organik seluas 7 acre, 70 sarang lebah yang menghasilkan madu untuk hotel dan kebun apel besar yang menumbuhkan varietas warisan di ambang kepunahan masih dalam mode produksi penuh.

Ingin berbagai hasil panennya yang melimpah, Chewton Glen bekerjasama dengan salah satu organisasi nirlaba lokal untuk membuat makanan yang dibagikan kepada keluarga berpenghasilan rendah.

Wah, aksi sosial yang mereka lakukan di tengah pandemi patut diacungi jempol dan sangat menginspirasi.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.