Teluk Triton, Kaimana, Papua Barat, Destinasi Wisata Primadona di Timur Indonesia

Teluk Triton Saat bosan dengan rutinitas, pastilah Anda menunggu waktu liburan tiba dimana Anda dapat memulai sebuah perjalanan yang akan menghadirkan pengalaman baru, pengetahuan hingga menambah rasa syukur atas segala karunia dari Sang Pencipta. 

Namun, begitu liburan tiba Anda terkadang masih kebigungan mencari destinasi wisata yang tepat hingga bisa membuang waktu Anda yang berharga. Daripada pusing-pusing memikirkan destinasi wisata yang akan Anda tuju, sebaiknya Anda mencoba beralih ke bagian timur Indonesia yang menawarkan banyak sekali destinasi wisata yang eksotis.

Salah satu surga di timur yang menanti untuk dijelajahi adalah Teluk Triton di Papua Barat. Teluk yang tepatnya berada di Kabupaten Kaimana, Kampung Lobo ini menyimpan beragam keindahan yang mampu menghibur Anda dalam masa liburan yang indah. Penasaran dengan keistimewaan yang dimiliki Teluk Triton? Yuk, simak ulasan tentang destinasi wisata bahari yang menjadi salah satu primadona di belahan timur Indonesia ini dalam artikel berikut!   

Lokasi Teluk Triton

Tak beda dengan kebanyakan wisata bahari di Indonesia, Teluk Triton di Kaimana, Papua Barat ini juga menawarkan banyak sekali keindahan yang sayang bila Anda lewatkan begitu saja. Di kawasan teluk, misalnya, Anda dapat menjumpai tak kurang dari 959 jenis ikan dan 471 jenis karang (16 diantaranya adalah jenis baru) yang bisa dinikmati. karang-karang di Teluk Triton merupakan jenis karang lunak atau lebih dikenal dengan soft coral. Selain itu, Anda juga dapat  menjumpai Bryde’s paus yang sedang mencari makanan. Banyaknya ikan dan biota laut di teluk ini juga menjadikan kawasan ini cocok untuk kegiatan memancing.

Pesona Lukisan Prasejarah di Teluk Triton

Keistemewaan Teluk Triton tak berhenti di sana. Kawasan ini memiliki tebing berwarna-warni yang berada di sekitar pegunungan Maimai. Pemandangan yang indah dari warna-warni tebing ini tercipta dari hasil karya lukisan kuno prasejarah yang diperkirakan dibuat pada zaman Mesolithikum meski belum ada petunjuk pasti tentang siapa pembuat lukisan-lukisan yang mengagumkan ini sebenarnya.

Di sana, Anda dapat melihat bermacam-macam lukisan etnik yang berupa binatang, tengkorak dan juga telapak tangan yang terpampang di sisi gunung Maimai sepanjang 1 kilometer. Menariknya, lukisan-lukisan ini dibuat di lokasi tebing karang yang sulit dijangkau oleh tangan telanjang. Meski sudah berusia sangat tua, lukisan-lukisan yang dibuat dari pewarna alami ini tak pudar dan masih dapat dengan jelas dilihat hingga saat ini.

Baca Juga: Eksotisnya Festival Bahari Raja Ampat, Papua Barat

Paus Langka di Kampung Lobo

Pengalaman berbeda juga akan Anda rasakan bila Anda berhasil melihat kemunculan Bryde’s paus yang terbilang langka di sekitar Kampung Lobo. Atraksi mamalia raksasa yang sedang mencari makan di sekitar perairan kampung ini sangat ditunggu-tunggu para wisatawan. Semburan air dari lubang punggung paus dapat Anda jadikan patokan bahwa atraksi langka ini akan segera Anda lihat dari atas kapal yang Anda tumpangi.

Masyarakat nelayan di wilayah ini tidak memburu paus karena mereka percaya bahwa mamalia ini mereka anggap sebagai keluarga bahkan penyelamat. Itulah sebabnya binatang yang bisa mencapai ukuran hingga 12 meter ini merasa aman menampakkan diri dan bermain di sekitar perahu nelayan. Paus Bryde’s suka sekali muncul saat cuaca sedang bersahabat dan air laut teduh. Tak hanya melihat dari atas kapal, Anda juga dapat mengabadikan momen langka tingkah polah mamalia ini dengan terjun ke laut bermain secara langsung atau menyelam dan mengambil foto underwater dari paus-paus ini.    

Tugu Fort du Bus  

Tak beranjak dari Kampung Lobo, Anda masih dapat menikmati suguhan unik lain. Berupa jejak peninggalan Hindia Belanda dalam bentuk tugu yang dikenal dengan nama “Fort du Bus”. Berdasarkan keberadaan benteng ini bisa dilihat bahwa pada tahun 1828 di Lobo pernah berdiri sebuah benteng. Dan pos administrasi Hindia Belanda Fort du Bus. Namun, akibat wabah malaria yang menyerbu Lobo pada 1835, banyak sekali tentara Hindia Belanda yang terbunuh di sana. Pada akhirnya benteng inipun ditinggalkan begitu saja.

Olahraga selam

Teluk Triton juga merupakan surga bagi Anda yang menyukai olahraga selam. Pemandangan alam bawah laut teluk ini sangat menawan dan sangat sulit untuk diabaikan. Lokasi menyelam (dive site) yang bisa Anda kunjungi adalah di seputar Temintoi, Selat Iris. Di sana terdapat sekitar 20 lokasi menyelam yang menunggu untuk dieksplorasi.

Setelah puas menyelam, Anda dapat menikmati keindahan senja yang di tawarkan oleh Teluk Triron. Senja di sini bukan sembarang senja lho. Bila cuaca bersahabat, torehan semburat jingga di langit Kaimana akan memberikan pengalaman indah. Mungkin tak bisa Anda lupakan sepanjang hidup. Dari teluk Triton, Anda dapat menyaksikan kemegahan senja. Yang begitu terasa saat matahari yang terlihat laksana bola raksasa ini tergelincir di telan lautan lepas.  

Destinasi wisata Teluk Triton di Kaimana, Papua Barat memang menawan. Tak lengkap rasanya bila tak melihatnya dan merasakan pengalaman yang menakjubkan secara langsung di sana.  (jari adventure-det img: KSMTour.com)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.