Tak Perlu Karibia, Pantai Karimun Jawa di Indonesia Lebih Eksotis dan ‘Menyihir’

Apa yang kamu tahu tentang Karimun Jawa? Destinasi wisata bahari yang legendaris ini tak sekadar menuai pujian di kalangan turis domestik. Tetapi, namanya sudah harum hingga ke wisatawan asing.

Menyodorkan panorama bentang alam lautan lepas yang biru, berbatasan dengan cakrawala yang menjadi tempat berlindung sang surya terbenam di ufuk barat.

Ditambah, adanya fasilitas – fasilitas yang memadai dari sejumlah resort berkelas internasional. Maupun penginapan – penginapan standar yang ramah kocek.

Karimun Jawa bakal menjamin liburanmu terpuaskan dan ketagihan untuk datang lagi. Yuk, jalan – jalan ke Karimun Jawa berbekal tips – tips bermanfaat berikut:

Rute transportasi yang ekonomis untuk traveller

Berada di Jawa Tengah, traveller dari segala penjuru sebaiknya menjangkau rute transportasi menuju Semarang. Bisa menumpang bus atau kereta api untuk turun di kota Semarang.

Dari Semarang, perjalanan bisa dilanjutkan ke Jepara dengan moda transportasi bus. Karimun Jawa masih termasuk dalam area kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Sehingga lebih mudah dijangkau dengan datang ke sekitar kota di Jawa Tengah.

Kereta api yang berangkat dari Jakarta atau Bandung tarifnya sekitar Rp 120 ribu – Rp 160 ribu. Sesampainya di Stasiun Semarang Poncol, lanjutkan perjalanan dengan bus ke Jepara.

Hindari musim hujan

Karimun Jawa kurang asyik jika dikunjungi saat musim hujan. Perjalanan kapal laut otomatis akan terganggu karena cuaca yang tidak menentu. Bahkan, penumpang bisa terjebak hingga berhari – hari di pelabuhan. Pasti tak mau kan datang ke Karimun Jawa lalu bete karena kapal tak berani menyeberang ke Karimun Jawa.

Bawalah rombongan lebih dari 10 orang untuk share cost biaya perjalanan

Liburan rame – rame selain lebih meriah, ternyata juga ada keuntungan dari segi finansial. Anda tak perlu repot merogoh kocek lebih dalam karena ada beberapa teman yang bisa dimintai menanggung biaya selama wisata.

Sebagai contoh, dalam hal sewa kapal untuk menyeberang ke Karimun Jawa. Biasanya, sewanya bisa di atas Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Maka, jika angka nominal ini dibagi 10 orang traveller lain untuk share cost, biaya akan jauh lebih ringan. Tak hanya dari segi biaya transportasi, biaya makan, biaya menginap juga bakalan bisa lebih ekonomis.

Memilih penginapan terjangkau

Datang saja ke rumah – rumah atau pemukiman penduduk di sekitar Karimun Jawa untuk bermalam. Biasanya harga dipatok antara Rp 75 ribu – Rp 200 ribu. Tergantung fasilitas yang tersedia. Selain itu, harga kamar juga bisa lebih ditekan jika berbagi dana alias share cost lagi dengan teman – teman sesama rombongan.

Baca juga:

Apa yang bisa dilakukan di Karimun Jawa?

Snorkeling atau menyelam menjadi kegiatan yang populer dilakukan di Karimun Jawa. Sembari melihat terumbu karang indah dan ikan – ikan kecil yang beraneka warna berseliweran, seolah sejenak masalah dan stres bisa terlupakan.

Selain olahraga air, jangan lupa juga mampir ke Bukit Jejaka Tua di Karimun Jawa. Mendaki bukit yang terjal dan curam, akan sedikit mengeluarkan keringat. Tetapi, badan juga akan semakin sehat karena bisa sembari berolahraga.

Bukit Joko Tuwo

Di atas bukit Jejaka Tua atau Joko Tuo, ada sebuah fosil tulang – belulang ikan paus raksasa sepanjang 12 meter. Di tempatkan di bawah sebuah gubuk yang terbuka sehingga para pengunjung bisa berfoto – foto dengan leluasa.

Asal nama Jejaka Tua ini pun berasal dari sebutan para warga setempat kepada sang ikan paus yang mati terdampar. Ikan paus yang sudah tua ini dahulu pernah terdampar di bibir pantai, dan ditolong warga. Akan tetapi, karena selama beberapa hari tak bisa kembali ke laut. Akhirnya mati di kawasan pesisir Karimun Jawa. Karena terlihat sendirian tanpa kawanan ikan paus lain. Ikan ini pun dipanggil dengan Jejaka Tua alias Joko Tuwo (bukit Jok Tuwo).

Biasanya, ikan paus sering terdampar karena kesulitan menavigasi rute perjalanan memakai radar alami yang kadang terganggu radar buatan manusia. Diharapkan, manusia bisa lebih bijak dalam menjaga kelestarian satwa laut seperti ikan paus, ikan hiu, lumba – lumba dan kura – kura di habitat alaminya.

Di puncak bukit, pengunjung juga bakal menemukan spot yang tak kalah unik. Yaitu sebuah kursi singgasana terbuat dari batu. Kursi batu ini menghadap ke panorama bentang samudera luas yang tak bertepi. Di sekeliling kursi batu ini juga terdapat keajaiban berupa tasbih raksasa. Dengan butir – butir tasbih berjumlah 99 butir. Diameter butir juga cukup besar sekitar 10 cm dan semua terbuat dari batu gunung yang didatangkan dari Jepara.

***

Siap liburan tahun baruan ke Karimun Jawa? Pastikan Jari Adventure menjadi pelengkap perjalanan wisata Anda bersama rombongan traveller maupun keluarga atau instansi/perusahaan.

Semoga liburan Anda menyenangkan ya..

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *