Surga Menyelam di Indonesia, Pro atau Amatir Wajib Mampir

Menyelam adalah kegiatan yang banyak digemari oleh para wisatawan. Dengan menyelam kita bisa melihat keindahan alam bawah laut yang begitu indah. Di sana kita bisa melihat ikan-ikan berenang, terumbu karang yang berwarna-warni, dan aneka makhluk hidup laut lainnya. Selain itu, menyelam juga bermanfaat banyak untuk kesehatan kita seperti, membakar kalori secara besar-besaran, melatih pernafasan, melatih semua otot, dan menghilangkan stress.

Indonesia adalah negara maritim yang berarti memiliki kawasan laut yang luas. Oleh karena itu Indonesia juga memiliki kekayaan bawah laut yang melimpah. Perairan Indonesia memiliki kekayaan terumbu karang terbaik dunia. Indonesia juga termasuk ke salah satu dari enam negara yang merupakan wilayah “Coral Triangle” atau “Segitiga Terumbu Karang”. Tidak heran jika banyak turis asing yang datang ke Indonesia untuk berburu keindahan laut kita. Berikut ini adalah 5 tempat terbaik untuk diving di Indonesia.

  1. Pulau Alor

pulau alor
pulau alor

Pulau Alor terletak di sebelah timur Flores, Nusa Tenggara Timur. Kualitas air di sini cukup bersih dan dihuni oleh berbagai macam biota laut. Karena beningnya air laut ini Anda bisa melihat biota laut dan terumbu karang yang cantik dari jarak pandang 40 meter. Terdapat hampir 50 spot diving yang tersedia di sini, dan 20 diantaranya dikategorikan sebagai diving spot berkualitas prima dan terbaik di dunia.

Setiap spot diving di Pulau Alor memiliki karakteristik yang berbeda-beda, masing-masingnya juga memiliki tinkat kesulitan tersendiri dan mempunyai keunikannya sendiri. Waktu yang tepat untuk berwisata ke Pulau Alor adalah sekitar bulan Agustus sampai dengan November. Pada bulan-bulan tertentu arus dingin di Australia akan mengalir melalui perairan Alor. Suhu mencapai 5° C dan ikan-ikan banyak yang mabuk dan mengambang kedinginan. Saat itulah Selat Pantar menjadi perlintasan migrasi lumba-lumba, paus, maupun orca.

  1. Pulau Weh

pulau weh
pulau weh

Pulau Weh atau We adalah pulau vulkanik kecil yang terletak disebelah barat Pulau Sumatera, pulau ini merupakan pulau paling barat Indonesia. Siapa yang tak kenal Sabang? Semuanya pasti mengenalnya, sudah sering kita nyanyikan. Sabang adalah ibukota Pulau Weh. Keindahan pulau ini sangat sayang untuk dilewatkan, terutama alam bawah lautnya. Sabang memiliki 20 spot menyelam yang tersohor hingga ke mancanegara terutama spot “The Canyon”. Dari 20 titik ini, setengah diantaranya membutuhkan tingkat sertifikasi advanced Open Water karena berarus cukup kuat.

Karang yang hidup di Pulau Weh sangat unik dan berbeda dan memiliki afinitas yang kuat dengan Laut Andaman. Sejumlah temuan menunjukkan keunikan fauna karang di Pulau Weh merupakan perpaduan spesies karang Indo-Pasifik, Samudra Hindia, dan spesies karang umum di perairan Indonesia.

Jika Anda ke Pulau Weh sebaiknya jangan lewatkan untuk menginap di Pantai Iboih. Di sini adalah tempat favorit para backpacker. Di pantai ini Anda akan dimanjakan dengan pemandangan laut eksotis dengan pepohonan yang amat rimbun. Di Iboih ombaknya tenang dan aman untuk para diver pemula. Fasilitas di sini sudah cukup lengkap dan sudah banyak penginapan dengan kualitas bagus.

  1. Teluk Cendrawasih

Taman Nasional Teluk Cendrawasih merupakan taman nasional yang terletak di Teluk Cendrawasih, Papua Barat. Ini merupakan taman nasional terluas di Indonesia dengan luas 1.453.500 Ha. Di Teluk Cendrawasih terdapat lebih dari 500 spesies karang seperti karang hitam (Antiphates sp.), koloni karang biru (Heliopora coerulea), famili Faviidae  dan Pectiniidae, dan berbagai macam karang lunak. Selain itu spesies ikan yang hidup di sini lebih 950 spesies.

Saat diving di Teluk Cendrawasih Anda akan bertemu dengan Whale Shark atau Hiu Paus. Panjangnya mencapai 14 meter dan dapat mencapai usia lebih dari 100 tahun. Jangan khawatir, walaupun memiliki tubuh yang besar hiu ini jinak dan sering berinteraksi dengan manusia. Walaupun Anda tidak dapat menyelam, Anda bisa snorkeling dan tetap menemukan Hiu Paus karena ia sering muncul ke permukaan.

Di kawasan Taman Nasional Teluk Cendrawasih ini tidak ada hotel, biasanya pengelola atau pemandu wisata memberikan pelayanan untuk tinggal di atas kapal atau Live Aboard mulai 4 sampai 10 hari. Altrenatif lain adalah bermalam di pondok wisata di Pulau Rumberpon ataupun tinggal di rumah-rumah warga yang menyewakan jasa homestay.

  1. Kepulauan Seribu

Anda diver pemula? Tenang saja, Kepulauan Seribu adalah tempat yang cocok bagi Anda. Kepulauan Seribu memiliki arus yang rata-rata tenang.  Sehingga cocok untuk kalian para pemula. Dunia bawah lautnya sangatlah menakjubkan. Banyak terumbu karang yang beraneka ragam serta ikan-ikan yang menggemaskan.

Ada banyak spot diving dan snorkeling yang bisa Anda kunjungi di sini. Bintang Rama, Pulau Pari dan Terusan Penyu merupakan tempat yang bagus dan hanya memiliki kedalaman 6-10 meter. Jika menurut Anda ini kurang menantang Anda bisa kunjungi Semak Daun. Di sana juga banyak spot menyelam dengan kedalaman mencapai 10 meter. Masih kurang menantang? Datanglah ke Petondan Timur dekat Pulau Papateo. Kedalamannya mencapai 30 meter dengan arus yang kuat.

Anda bisa menggunakan kapal ferry regular di Dermaga Muara Angke atau speed boat di Dermaga Pantai Marina Ancol. Untuk penginapan, hampir di semua pulau di sini memiliki penginapan yang fasilitasnya lengkap.

Baca juga:

Asyik, Ini 4 Tempat Wisata di Riau yang Murah dan Instagenik Buat Liburan

 

  1. Taman Laut Bunaken

Siapa yang tak kenal dengan wisata satu ini? Semua orang pasti mengenal keindahan alam lautnya. Taman Laut Bunaken merupakan bagian dari Taman Nasional Bunaken dengan luas 75.265 Ha. Taman Laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman dengan kedalaman yang bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik tersebut, 12 diantaranya terletak di Pulau Bunaken.

Taman Laut Bunaken menawarkan keindahan Underwater great walls atau dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. Dinding raksasa ini berfungsi sebagai sumber makanan bagi ikan-ikan di sana. Di sini Anda bisa melihat 70% dari ikan di dunia dan sekitar 13 jenis terumbu karang yang menjulang terjal vertikal ke bawah sedalam 25-50 meter. Bagi yang tidak bisa menyelam, Anda bisa snorkeling di pesisir Pulau Bunaken yang kedalamannya hanya 1,5 meter.

Kunjungi Taman Laut Bunaken pada bulan Mei-Agustus, karena kondisi air laut pada saat itu jernih dan suhunya hangat. Sedangkan pada bulan Desember-Januari kondisi air laut sedang pasang dan air laut dalam keadaan kotor. Pada Oktober pemerintah setempat mengadakan Festival Bunaken.

***

Itu adalah 5 tempat terbaik untuk diving menurut Jari Adventure. Kemanapun Anda berwisata jangan lupa untuk menjaga alam kita. Siapa lagi yang akan menjaganya kalau bukan kita sendiri? Mari kita berwisata disambi menjaga keseimbangan ekosistemnya dengan agen wisata Jari Adventure.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.