Senggarang, Keunikan Memikat Lain dari Pulau Bintan

Senggarang – Daerah kecil di Pulau Bintan ini ternyata dihunikan oleh banyak etnis Tionghoa, jadi daerah tersebut terdapat banyak vihara dan patung – patung Budha. Penduduknya yang sampai saat ini masih memegang teguh adat leluhurnya dan begitu ramah ramah warga sekitar. Daerah tersebut bernama Senggarang, tetapi kini lebih banyak orang yang memilih pergi merantau ke Bali, Batam dan juga sampai ke Singapura.

Begitu banyak objek wisata yang ditawarkan oleh Senggarang dan sayang untuk dilewatkan, serta rumah penduduknya yang berada di atas air menjadi keunikan yang lain dari daerah – daerah yang lain. Berikut ulasan mengenai Senggarang yang menawarkan keunikan kepada pengunjung.

Vihara Senggarang Tanjung Pinang

Di kawasan Senggarang ini banyak dijumpai penduduk yang keturunan Tionghoa, maka takheran jika banyak menemukan vihara di sana. Vihara yang berada di Senggarang ini awalnya bukan untuk tempat wisata , namun karena vihara ini terbuka untuk umum, masyarakat pun memanfaatkannya sebagai tempat wisata. Salah satunya adalah Vihara Dharma Sasana. Tidak jarang penduduk Singapura kerap kali datang ke klenteng/vihara ini. Vihara ini mempunyai halaman yang sangat luas dan posisinya yang di tepi laut membuat angin bertiup sepoi-sepoi. Dapat menikmati pemandangan berupa Pulau Penyengat, tepi pantai yang teduh rindang ini sering dijadikan tempat bersantai atau sekedar mampirnya mudi mudi yang datang bersama pasangannya.

Terdapat patung yang bertebaran di halaman vihara, patung ini tidak diletakkan di dalam klenteng/vihara melainkan disebar di halaman. Bau dupa yang memenuhi ruangan klenteng/vihara pun menjadi ciri khasnya sendiri. Banyak nya lampion yang bergelantungan di depan halaman pun menambah meriah suasana. Selain Vihara Dharma Sasana banyak juga terdapat klenteng / vihara lainnya yang juga tak kalah menariknya. Sebagai contoh yaitu klenteng Marco, klenteng Bringin dll.

UniknyaVihara di Tanjung Pinang

Saat Anda pertama kali datang ke vihara ini akan disambut gate besar berwarna merah. Di balik gerbang ini terdapat aksara cina dan mural yang melambangkan karma dikehidupan yang akan datang atas perbuatan seseorang. Klenteng ini terdiri atas ruang depan yang didalamnya terdapat patung DewiKwam Im seribu tangan yang ditempatkan di tengah kolam ikan yang dihias dengan batu – batu besar. Patung Dewi ini berwarna kuning emas dan ruang belakang. Uniknya lagi di klenteng/vihara ini terdapat diaroma para dewa-dewa sesuai dengan mitologi cina seperti dewa mabuk bersama anak buahnya, bahkan su go kong ada di klenteng/vihara ini. Serta di belakang klenteng/vihara terdapat halaman yang menyerupai bukit kecil. Sebelum mendaki kita dapat melihat terdapat sebuah ular naga. Setelah naik kita dapat melihat patung – patung lainnya.

Akses menuju Senggarang

Jika ingin ke Senggarang akses yang dilalui cukup mudah yaitu Tanjung Pinang dapat ditempuh melalui jalur darat atau jalur laut melewati pasar Tanjung Pinang lalu menyebrang menggunakan pompon, cukup membayar 5000 rupiah.

Makanan Khas Senggareng

Senggareng terkenal dengan hasil lautnya karena letaknya yang di tepi laut. Kerang Gong – Gong menjadi salah satu makanan Khas Senggareng. Penyajiannya pun cukup sederhana hanya dengan direbus bersama air hingga matang dan disajikan dengan sambal balacan. Otak – otak Tanjung Pinang, kerupuk udang adalah makanan yang wajib Anda bawa saat berlibur disana.

 Baca Juga: Serunya Jelajahi Pesona Pulau Bintan

Fasilitas yang terdapat pada Vihara

Klenteng/vihara ini memiliki sebuah panggung yang berdiri di ujung halaman parkir yang besar dimana biasanya digunakan setiap kali ada penyelenggaraan acara peringatan yang bersifat keagamaan atau budaya. Di sisi kiri kanan panggung terdapat patung yang menghiasi walaupun tidak seberapa besar. Sedangkan tembok yang membatasi area pemukiman penduduk dihiasi lambang shio.

Tips berkunjung ke Klenteng/vihara Senggareng

  1. Kunjungan dapat dilakukan kapanpun , tetapi disarankan agar berkunjung diwaktu sore karena cuaca yang pas.
  2. Jika Anda mengunjungi Senggareng ini menggunakan pompon maka sebaiknya menanyakan tariff terlebih dahulu supaya tarif dapat kita minimalisir.
  3. Memakai pakaian yang sopan, karena tempat tersebut merupakan tempat ibadah, agar kita juga menghargai tempat tersebut.
  4. Di sekitar area klenteng/vihara terdapat penjual es klapa muda yang bisa dibeli ketika haus.

Bagaimana? Tertarik mengunjungi Sanggareng? Tetap Jangan lupa menjaga kebersihan ya.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.