Sawah Berbentuk Jaring Laba-laba, 5 Tempat Eksotis yang Cuma Ada di Flores

Flores dikenal oleh banyak orang sebagai daerah yang berbeda dari daerah lainnya di Indonesia. Flores kental akan sesuatu yang unik dan eksotis, terutama lanskap perbukitan hijaunya yang tak dapat dipungkiri lagi keindahannya.

Kawasan perdesaan yang tradisi serta warisan berabad-abadnya masih terjaga dan dilestarikan dengan baik sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat setempat.

Kawasan dengan potensi wisata yang besar serta penduduk setempat yang sangat ramah ini nyatanya masih belum banyak dikenal wisatawan.

Masih sedikit wisatawan asing yang berkunjung ke surganya Indonesia ini. Kulinernya juga tak kalah dari kawasan lainnya.

Memang Anda tidak akan menemukan resor mewah, namun kehidupan lokal dan segala tradisinya membuat Flores menjadi destinasi terbaik untuk Anda.

Tak perlu banyak waktu, mari kita simak saja beberapa bagian paling eksotis yang dimiliki oleh Flores. Mari berpetualang!

1.    Gua Rangko, dekat Labuan Bajo

Yang pertama adalah gua sedalam 4 meter yang bernama Gua Rangko. Gua ini baru saja ditemukan dengan menyimpan kolam alami yang sangat indah dan sejuk. Airnya sejernih kristal dan mengandung banyak garam.

Tak hanya itu, gua ini dipenuhi karya seni alam yang indah seperti stalaktit, stalagmite, hingga fosil di dinding gua. Ketika sinar matahari memasuki gua, air akan berkilau sehingga terlihat sangat eksotis.

Gua ini terletak di Tanjung Boleng, Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Anda bisa menaiki perahu dari Labuan Bajo atau pergi ke desa Rangko dengan mobil pribadi.

2.    Maumere Coconut Garden Beach Resort

Soal resort, mari kita bicara soal Maumere Coconut Garden Beach Resort yang terkenal akan tema funky-nya. Tak hanya melulu soal bambu, resort ini memiliki pusat kebugaran semi terbuka, ayunan, bahkan tempat tidur gantung yang berada di pantainya.

Setelah istirahat, kunjungi restoran yang menyediakan beragam makanan seafood khusus dan makanan kreatif lainnya. Selain itu, Anda bisa melakukan aktivitas lainnya seperti menunggang kuda, snorkeling, memancing, atau tur keliling Flores.

Staf setempat cukup ramah dan siap membantu Anda. Resort keren ini berada di Jl. Nasional Larantuka km 15, Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Resort ini dibandrol dengan harga Rp. 1.200.000 per malamnya untuk Beachfront bungalow.

3.    Gunung Kelimutu, Flores

Gunung Kelimutu, 3 gunung berapi penuh warna yang menjadi mahkota dari Flores. Sungguh menjadi hadiah indah untuk para pendaki.

Gunung ini memiliki 3 danau dengan warna berbeda, mulai dari biru cerah, hingga coklat berlumpur. Uniknya, warna air danau akan berubah beberapa kali dalam setahun.

Puncak dari Gunung Kelimutu sering tertutup kabut yang tak dapat ditembus pendaki. Oleh karena itu, para pendaki harus memulai hari lebih awal agar dapat mencapai puncak ketika matahari terbit.

Pejalan kaki sering menaiki angkutan umum seperti truk di jam 3.30 hingga 4 pagi. Truk ini akan menurunkan penumpang di tempat parkir Taman Nasional Kelimutu. Pendakian akan dimulai dari sana dengan 30 menit waktu perjalanan.

Tingkat kesulitan pendakian Gunung Kelimutu adalah 6/10, siapkan segala persiapan fisik maupun mental. Biaya masuknya hanya Rp. 150.000 saja per orangnya.

4.    Pertarungan Caci Tradisional, di Manggarai

Seperti yang telah dibahas tadi, Flores sangat kental akan tradisinya. Salah satunya adalah ritual tak biasa ini. Caci sendiri merupakan pertarungan cambuk yang dilakukan oleh 2 pria yang biasanya dari dua desa berbeda. Tarian ini diiringi oleh suara gendang, musik gong, serta teriakan penonton.

Tarian ini memiliki banyak makna dan simbolis. Cambuk rotannya melambangkan jantan sedangkan perisai bundar mewakili simbol betina. Setiap cambukan bertemu, elemen pria dan wanita pun disatukan.

Selama tarian berlangsung, pejuang menggunakan kain tenun bernama Songket sedangkan bagian dada dibiarkan terbuka.

Petarung yang terkena pertama kali di bagian kepala maupun wajah akan kalah di permainan. Ya, seperti yang Anda duga, tarian ini memang kadang bisa berdarah-darah. Namun, masyarakat setempat memandang itu semua sebagai pengorbanan untuk dewa dan leluhur.

Biasanya, Tarian ini dilangsungkan saat ada acara pernikahan, kelahiran, serta pemakaman. Tarian ini juga sangat penting bahkan bisa menjadi salah satu cara menyelesaikan konflik desa. Tarian Caci bisa Anda tonton selama festival Penti di Juli hingga November.

baca juga:

Jarang Dilirik Turis, 7 Tempat Wisata Instagenik di Cina yang Sering Diremehkan

5.    Sawah Jaring Laba-laba

Ketika Anda dalam perjalanan menuju Ruteng, berhentilah sejenak untuk menikmati keindahan alamnya. Bentuk sawahnya terlihat seperti jaring laba-laba yang sangat indah. Banyak orang yang bertanya-tanya mengapa penduduk setempat membuatnya sedemikian rupa.

Nyatanya, mereka beralasan bahwa tanah ini dimiliki oleh seluruh komunitas masyarakat Kabupaten Manggarai, tidak seperti tanah lainnya di Flores.

Bagian-bagian individu dibagi oleh anggota masyarakat tergantung desa dan jumlah anggota keluarga. Status dan keluarga yang semakin besar, maka besar porsi ladang semakin besar pula. Itulah alasan mengapa persawahan ini berbentuk layaknya jaring laba-laba.

Bagaimana? Sudah tahu bagian-bagian eksotis yang tersimpan di Flores? Siapkah Anda untuk berpetualang?

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.