Pulau Sipora, Surga Selancar di Mentawai, Sumatera Barat

Pulau Sipora – Kepulauan Mentawai adalah sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Sumatera Barat. Terdapat 4 kelompok pulau utama yang berpenghuni di Kepulauan Mentawai ini, salah satunya adalah Pulau Sipora. Meski termasuk pulau terkecil di kawasan ini, Pulau Sipora mempunyai letak yang paling strategis dan berkembang diantara pulau lainnya. Di pulau inilah terletak ibukota Kepulauan Mentawai, yaitu Tua Pejat. Tak hanya itu, Pulau Sipora juga menawarkan beberapa titik selancar yang menantang bagi pecinta olahraga ini yang berdatangan dari berbagai negara di dunia. Ingin tahu lebih jauh tentang Pulau Sipora? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Lokasi Pulau Sipora

Pulau Sipora merupakan pulau yang terkenal sebagai salah satu tempat berselancar paling populer di nusantara. Bagaimana tidak, pulau yang berada pada titik koordinat 2°11′LU 99°38′BT ini menawarkan gulungan ombak yang siap menunggu kedatangan para peselancar dari seluruh dunia. Menariknya, gulungan ombak yang menantang di pulau ini ada sepanjang tahun. Jadi para peselancar tak perlu menunggu pada bulan-bulan tertentu untuk merasakan gulungan ombak yang menawan di Pulau Sipora ini, namun memang waktu terbaik untuk untuk mengunjungi pulau ini adalah antara bulan April hingga Oktober.

Spot berselancar favorit kelas dunia

Beberapa titik berselancar kelas dunia yang ada di Pulau Sipora di antaranya adalah Hollow Tress (HT) dan Lance’s Left yang berada di bagian ujung selatan pulau ini. Titik berselancar populer lainnya dapat ditemui para surfer di bagian barat laut pulau ini, seperti Telescopes, Iceland dan juga Scarecrows. Pada titik Hollow Trees atau yang dikenal juga dengan Lance’s Right memiliki ombak yang berbentuk silinder (right tube).

Ombak ini banyak menghiasi majalah-majalah serta muncul dalam video-video berselancar dunia dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Saat right tube yang datang tidak terlalu besar akan muncul 3 zona take off yang menantang para peselancar untuk melakukan manuver. Bila ombak yang lebih besar datang, bagian atas ombak yang pecah akan terhubung dengan barrel secara terus-menerus sehingga membuat kagum para peselancar terutama level pemula. Di titik ini yang patut diwaspadai para peselancar pemula adalah The Surgeon Table. Ombak jenis ini akan mengangkat para peselancar hingga berada di puncak ombak seperti piala hingga dapat membahayakan keselamatan peselancar dengan keahlian yang belum memadai. Itulah sebabnya para pemula tidak dianjurkan untuk berselancar di titik Hollow Trees.

Karakteristik ombak di Pulau Sipora

Bagi peselancar dengan kemampuan menengah, Anda dapat menjajal Lance’s Left, ombak yang kuat dan paling konsisten di Pulau Sipora dan sekitarnya, tentu saja saat ombaknya tidak terlalu besar. Bila di dukung kondisi yang sempurna, Lance’s Left yang memiliki kharakteristik ombak dengan dua barrel yang berbeda dan sejumlah zona take off dapat menjadi salah satu ombak yang paling indah di kawasan ini. Banyak yang menyebut Lance’s Left adalah Money Trees nya G-Land versi Mentawai.

Tak hanya itu, peselancar yang datang ke Pulau Sipora juga dapat menjajal dua jenis ombak lain yang tak kalah tenar, yaitu Telescopes dan Scarecrows. Telescopes merupakan jenis ombak yang sangat panjang, semi hollow dan nyaris sepurna untuk selancar. Banyak yang menyebut Telescopes merupakan salah satu ombak yang terbaik di Indonesia. Lokasi ombak ini berada paling dekat dengan pusat pemukiman warga di Tuapejat, yaitu sekitar 5 km arah Barat. Sedangkan Scarecrows adalah ombak denga zona off kiri yang membentuk dinding gelombang diambung dengan barrel yang bergulung cepat. Baik Telescopes dan Scarecrows sangat cocok untuk peselancar tingkat menengah.

Baca juga: Pantai Nihiwatu, Surga Peselancar Belum Tersentuh

***

TIPS AMAN BERLIBUR KE PULAU SIPORA

Sebagai surga bagi para peselancar, Pulau Sipora kerap didatangi oleh turis dari luar negeri maupun domestik yang menyukai wisata pantai. Keindahan panorama laut dan tingginya gelombang di sekitar Pulau Sipora cukup menantang bagi para penakluk gelombang.

Nah, akan tetapi, sebelum mengunjungi Pulau Sipora, ikuti dulu tips-tips aman berlibur ke Pulau Sipora berikut:

Berkunjung saat musim kemarau

Di Indonesia sendiri, terdapat 2 musim yang berganti selama 6 bulan. Pada bulan-bulan seperti Juli, agustus, September, tempat-tempat wisata alam membludak kebanjiran para turis. Bukan tanpa alasan, pasalnya pada bulan-bulan tersebut cuaca sangat mendukung untuk berwisata alam. Seperti pantai, berselancar, air terjun, atau mendaki gunung. Termasuk jika Anda mengunjungi Pulau Sipora yang dekat dengan laut, sebaiknya memilih datang pada saat cuaca sedang bagus atau musim-musim non penghujan.

Perhatikan papan pengumuman

Tempat wisata yang bernuansa alami seperti pantai, biasanya memiliki sejumlah petugas penyelamat pantai yang akan mengawasi para turis dan membantu pada saat kondisi darurat. Di samping itu, ada pula beberapa papan pengumuman penting yang kerap dipajang di kantor administrasi atau kantor petugas penyelamat pantai. Cobalah untuk mencari tahu  informasi penting apa yang perlu diketahui pengunjung, misalnya dilarang mandi di bibir pantai, atau selalu mengawasi ketat anak-anak.

Perhatikan peringatan para penjaga pantai atau tim SAR/Penyelamat

Cuaca di pantai berubah drastis dan terkadang sangat cepat. Perhatikan himbauan tim petugas penyelamat pantai yang berada di lapangan untuk mengetahui kabar atau info terbaru jika ada hal-hal yang mengancam keselamatan jiwa. Umumnya, himbauan ini disiarkan melalui pengeras suara atau suara sirine. Jika sudah ada peringatan atau dilarang mendekati bibir pantai, maka jangan nekad berenang atau bermain air di sekitar pantai.

Selalu waspada saat berenang dan jangan menantang bahaya

Berenang di sekitar pantai atau bermain-main di sekitar pasir putih memang sangat menyenangkan, akan tetapi jangan sampai lengah akan keselamatan diri ataupun keluarga. Saat berenang atau bermain air, selalu waspada dan awasi buah hati Anda. Seringkali, anak-anak dibiarkan bermain sendiri sehingga mudah terseret ombak ataupun tidak sadar terus menuju ke tengah laut.

Jangan lengah dan saling mengingatkan

Tidak peduli itu keluarga atau bukan, jangan lengah dan meremehkan situasi yang ada. Alam merupakan sahabat sekaligus hal yang luar biasa yang indah. Akan tetapi, bukan berarti Anda boleh lengah dan terlena saat bersenang-senang. Ingatkan jika ada pengunjung lain atau mungkin wisatawan yang kurang pengawasan terhadap buah hati mereka, ataupun ada yang membuang sampah sembarangan ke laut. Laut adalah milik kita bersama dan merupakan tanggung jawab kita semua untuk turut menjaga dan melestarikannya.

***

Karena titik-titik selancar yang dimilikinya, Pulau Sipora tentu saja menjadi lokasi yang paling tepat untuk para peselancar. Namun, ada kegiatan menarik lain yang bisa Anda lakukan saat berada di pantai ini selain menakhlukkan keganasan ombak pantai ini. Anda dapat melakukan aktivitas diving atau snorkeling dan juga bersantai di tepi pantai sambil menikmati pemandangan yang tentu saja tak perlu lagi diragukan keindahannya. Anda juga dapat menyaksikan sunset yang indah di pulau ini. Menarik bukan? (jari adventure-det img BeritaHati.com)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.