Pulau Buru, Warisan Budaya Melayu di Karimun

Pulau Buru  – Kabupaten Karimun merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Kepri. Ibukota nya adalah Kabupaten Karimun tepatnya di Tanjung Balai Karimun. Terdiri dari 198 pulau dengan jumlah penduduk kurang lebih 174.784 jiwa.

Kabupaten yang kaya akan keindahan alamnya ini dibagi tiga Kecamatan, diantaranya Kecamatan Karimun, Kecamatan Moro dan Kecamatan Kindur. Tetapi setelah lama berkembang Pemda Kabupaten Karimun mengembangkan kembali Kabupaten Karimun menjadi sembilan  Kecamatan di antaranya, Kecamatan Karimun, Kecamatan Meral, Kecamatan Tebing, Kecamatan Kundur Kota, Kecamatan Kundur Utara, Kecamatan Kundur Barat, Kecamatan Durai, Kecamatan Moro dan Kecamatan Buru.

Lokasi Pulau Buru

Kabupaten Karimun terletak di  sebelah Utara selat Malaka dan Singapura, disebelah Selatan Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir, sebelah Barat Kecamatan Rangsan, Kabupaten Bengkalis dan Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, sebelah Timur Kota Batam dan Kepri.

Pulau Buru adalah salah satu Pulau Kecil yang terdapat  di Kabupaten Karimun.  Meskipun Pulau Buru adalah Pulau yang kecil, tapi Pulau Buru terkenal akan potensi pariwisata cagar budaya dan cagar alam. Hal ini merupakan bukti dari peninggalan sejarah Melayu.

Pulau Buru juga merupakan salah satu Pulau yang terkenal dengan destinasi wisata unggulan. Oleh sebab itu Pulau Buru sangat menjaga akan kelestarian kekayaan aset wisata tersebut. Ada yang Baru lho di Pulau Buru ini, untuk saat ini Pulau Buru telah menyediakan paket delapan jam untuk destinasi wisata ke Pulau Buru.

Paket wisata Pulau Buru

Ini adalah salah satu program kepariwisataan unggulan di kabupaten setempat yang diselenggarakn oleh Disparsenibud. Konsep dari program kepariwisataan unggulan di Pulau Buru ini akan membawa para wisatawan untuk berkeliling dan singgah ke beberapa tempat wisata.

Dengan menggunakan kapal  wisata yang terbuat dari kayu.  Para wisatawan nantinya akan diajak berkeliling menuju cagar budaya seperti  Masjid Abdul Gani, Masjid Buru, Makam Si Badang. Selain itu wisatawan juga akan diajak untuk mengunjungi cagar budaya lain seperti klenteng Vihara Cetiya Tri Dharma, kemudian ke rumah ketua adat, disana anda akan menikmati makanan khas Melayu. Selain itu wisatawan juga akan mengunjungi Tugu Lukah yang terletak di Parit Sembilan.

Tentunya perjalanan tersebut tidak akan berhenti  sampai disitu saja, perjalanan akan terus berlanjut menuju Pantai Tanjung Ambat di Lubuk Puding dan objek wisata air Panas yang terletak di Desa Tanjungutan.

Baca juga: Pesona 4 Pulau Cantik Di Pulau Karimun

Ketika anda diajak untuk berkeliling ke tempat wisata jangan pernah untuk melewatkan momen untuk belajar, yaitu belajar mengenal sejarah dan budaya Karimun dan Pulau Buru. Jadi anda bisa berwisata sambil belajar. Seru bukan?. Anda bisa menanyakan prihal apa saja mengenai tempat wisata yang anda kunjungi. Karena ketika anda jalan-jalan tentunya anda tidak dilepas sendirian. Anda akan didampingi oleh pemandu yang sangat mengerti seluk beluk objek wisata yang anda kunjungi. Bagaimana menarik bukan?

Dikunjungi turis mancanegara dan lokal

Karena untuk pengunjung yang datang berlibur ke Pulau Buru juga bukan hanya wisatawan lokal tapi juga wisatawan mancanegara. Nah jangan mau kalah dengan mereka, mereka saja berusaha mengenal budaya dan keunikan yang ada di Pulau Buru, masak kita tinggal diam dan tetap ditempat. Oh iya ini ada satu lagi aset Pulau Buru yang perlu kita tau. Pasti penasaran kan, tempat ini adalah salah satu tempat beribadatan umat muslim di Pulau Buru ia adalah Masjid Buru.

Masjid Buru

Masjid Buru adalah salah satu masjid tertua di daerah Karimun. Masjid Buru dibangun pada masa pemerintahan Sultan Abdurrrahman Muazamasyah pada tahun 1883-1911. Untuk saat ini masjid Baru berumur kurang lebih dari seratus tahun. Masjid baru adalah salah masjid yang cukup besar di Desa Baru.

Masjid Buru bisa menampung kurang lebih seratus orang jamaah.  Oleh sebab itu jika anda sudah berkunjung ke Pulau Buru anda harus singgah ke Masjid Buru untuk melihat keunikan arsitektur bangunan dan keunikan bangunan Masjid Buru. Anda juga harus bisa melaksanakan sholat bersama keluarga di masjid tertua di Pulau Buru tersebut.

Bagaimana, seru bukan. semua memang terdengar sederhana tapi semua itu akan membawa banyak manfaat untuk anda dan keluarga anda. Liburan kali ini dijamin anda akan mendapatkan banyak ilmu. Ayo tunggu apa lagi segera kunjungi Pulau Buru. (jari adventure-det)

 

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *