Pulau Biram Dewa, Pulau Sarat Cerita Sejarah Nenek Moyang Bangsa

Pulau Biram Dewa –mungkin sebagian dari wisatawan akan menganggap nama pulau ini terasa aneh atau asing, pulau ini merupakan salah satu dari banyak sekian pantai yang memiliki cerita sejarah. Ya hampir semua pulau di Tanjung Pinang ini memiliki cerita sejarah ,cagar budaya ataupun religi.

Seperti pulau yang akan kita bahas kali ini merupakan pulau yang mempunyai situs sejarah penting, walaupun masih belum sepopuler pulau besar lainnya. Yah tepatnya berada di persimpangan kilometer 7, Di Pulau Biram Dewa. Penasaran kira – kira apa saja yang membuat Pulau Biram Dewa ini menjadi sorotan wisatawan? Simak ulasannya berikut ini.

Keindahan Pulau Biram Dewa

Pulau ini dikenal dengan situs sejarahnya yang sangat penting, situs ini bernama Istana Kota Piring. Walaupun saat ini hanya berupa situs tetapi pada masa kerajaan Riau Johor Pahang tercatat dalam sejarah sebagai salah satu istana termegah.

Lokasi Istana Kota Piring

Secara administratif, istana Kota Piring berada di kelurahan melayu Kota Piring RT.02 RW.03 kecamatan Tanjung Pinang Timur. Dengan kendaraan bermotor dapat ditempuh sekitar 30 menit. Luas Pulau Biram Dewa sendiri mencapai 3,5 ha merupakan pulau terbesar du hulu sungai Galang Tnajung Pinang.

Uniknya Istana Kota Piring

Dan dari sinilah awal mula nama jalan kota Piring, yakni bermula dari istana yang biasa disebut istana kota piring. Saat ini istana isi sudah diberi pagar pembatas.Bangunan istana kota piring ini memiliki keunikannya sendiri, pasalnya bangunan ini dihiasi dengan piring – piring mewah dari kaca bawaan pedagang dari negri Cina dan Eropa, bahkan di tiang – tiangnya terdapat tembaga yang sangat berkilau. Selain sebutan Istana Kota Piring, masyarakat menyebutnya juga dengan Kaca Puri.

Sejarah Istana Kota Piring

Istana ini konon dibangun pada tahun 1722-1784 oleh yang dipertuan muda Riau IV. Raja Haji Fisabilillah. Biram Dewa adalah Gajah Putih. Pada masa pembangunanya Raja Ali Fisabiillah mengumpulkan berbagai jenis piring untuk menjadi ornament dari istana Kota Piring. Istana Kota Piring merupakan salah satu istana yang dibangun untuk menandakan bahwa kawasan tersebut pada masa itu pernah mengalami puncak kejayaan.

Kemegahan Istana Kota PIring

Berbagai kisah yang menceritakan  tentang keberadaan Kota Piring ini terdapat dalam Tuhfat Al-Hafis yang merupakan sebuah karya tulisan yang ditulis oleh Raja Haji Ali. Di dalam kaya tesebut menceritakan tentang kemegahan dan kejayaan Kota Pirinng. Kono di dalam Istana Kota Piring ini terdapat berbagai hiasan yang terbuat dari emas dan perak, bahkan beberapa perlengkapan kerajaan dibuat dari bahan – bahan yang beradal dari Cina dan Manila yang harganya bernilai sangat tinggi.

Makam Keluarga

Lokasi ini dulunya adalah pemerintahan kesultanan  Melayu – Johor – Pahang – Riau era pemerintahan yang dipertuan muda Daeng Marewa, Daeng Celak, Daeng Kamboja, dan Raja Haji, sayangnya di lokasi ini hanya tinggal beberapa makam, diantaranya makam Daeng Marewa, Daeng Celak, dan makam Tun Abbas dan beberapa makam keluarga atau para pengikut mereka.

Baca juga: Kompleks Makam Sultan Suriansyah, Tempat Wisata Sarat Akan Unsur Sejarah dan Religi di Banjarmasin

 Selain makam ditemukan pula bongkahan batu yang dimanfaatkan penduduk sekitar untuk pondasi istana raja dulunya. Lalu terdapat juga pecahan – pecahan keramik dan piring tua yang disimpan penduduk sekitar. Tidak begitu banyak artefak yang ditemukan di lokasi Istana ini.Sayangnya makam – makam di lokasi ini tidak terawat bahkan catnya pun sudah kusam. Tidak jauh dari lokasi terdapat sebuah bekas aktivitas penambangan bauksit. Banyak hutan bakau yang telah berganti menjadi lahan andus yang kering dan gersang.

Keadaan Istana Kota Piring Pulau Biram Dewa

Tidak terawatnya makam dan lingkungan sekitar makam membuat tidak banyak menarik wisatawan walaupun kisah situs sejarahnya yang sangat begitu penting. Seharusnya Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau lebih serius lagi untuk menangani berbagai peninggalan situs sejarah. Dan jika tempat ini dapat mendapat perhatian lebih maka akan ramai seperti pulau – pulau lainnya.

Karena penting tempat seperti ini untuk dilestarikan agar kelak anak cucu kita tetap mengenal situs ini. Dan masyarakat juga harus sadar jika lingkungan Istana Piring harus dilestarikan dan dirawat dengan sebaik mungkin.  Bisa jadi maka dapat mendatangkan rejeki dari sektor pariwisata dan lainnya. Walaupun keadaan yang kurang terawat, keindahan Istana Piring itu sendiri tidak boleh dilewatkan begitu saja. Mari berwisata melihat kemegahan Istana Piring.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *