Pesona Misteri Gunung Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau

Gunung Daik  – Diselimuti nuansa misteri mengenai keberadaan orang bunian, Gunung Daik sebenarnya memiliki pesona keindahan puncak dan alam sekitarnya yang sayang untuk dilewatkan.

Lokasi Gunung Daik

Gunung ini berlokasi di Pulau Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Dulunya Gunung Daik hanya memiliki satu buah puncak, namun entah bagaimana asalnya tiba-tiba terbagi menjadi 3 puncak, yakni puncak Gunung Daik, Gunung Pejantan, dan Gunung Cindai Menangis. Konon menurut cerita yang beredar sebelum puncak terbagi menjadi 3, masyarakat sekitar sering mendengar tangisan. Masyarakat meyakini bahwa tangisan itu berasal dari puncak terindah gunung tersebut.

Selepas pecah menjadi 3, tangisan tersebut tidak pernah terdengar lagi, beberapa orang menafsirkan bahwa suara tangisan tersebut ialah Puncak Cindai. Dari situ lah Puncak Cindai diubah namanya menjadi Puncak Cindai Menangis. Sayangnya, tak ada yang tahu kapan peristiwa tersebut terjadi.

Baca juga: Pantai Pelabuhan Ratu, Abaikan Sisi Mistisnya Nikmati Pesona Keindahan Alam

Apa Saja Yang Ditawarkan Oleh Gunung Daik?

Memiliki tinggi 1.165 meter di atas permukaan laut (mdpl) atau sekitar 3.822 kaki, lantas bukan berarti anda dapat menuju puncak Gunung Daik dengan mudah. Tantangan bila mendaki gunung tersebut terletak pada medannya yang terjal dan jalanan berbatu. Bila tak ada niat untuk mendaki, anda juga bisa menikmati keindahan alam sekitar yang terdiri dari aneka pohon berdaun rimbun dan hijau. Disini anda dapat dengan mudah menemukan tumbuhan, seperti pakis hutan, getah merah, pohon aren, dan aneka jenis buah-buahan. Untuk fauna juga terdapat burung beo, ular piton, bahkan babi hutan yang masih berkeliaran di sekitaran gunung.

Sebelum sampai di kaki gunung, anda akan menjumpai sungai kecil dan air terjun yang bernama Air Terjun Daik. Tak jarang para wisatawan memanfaatkannya untuk mandi dan mencuci muka atau sekedar melepas lelah.

Pesona misterius

Terkenal angker, suasana mistis akan terasa bila anda berkunjung kesana, masyarakat percaya bahwa ada makhluk bunian yang mendiami puncak gunung. Secara fisik sama makhluk bunian hampir sama dengan manusia, hanya saja memiliki sistem pemerintahan sendiri dan memiliki dimensi yang berbeda dengan manusia. Terlepas dari itu semua, Gunung Daik memang memiliki daya tarik alamnya yang masih asri.

Tips Untuk Anda Yang Ingin Berkunjung

Ketahui Akses Gunung Daik

Untuk dapat sampai ke Gunung Daik, anda harus menaiki kapal feri dari Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjung Pinang menuju Pelabuhan Mepar, Pulau Singkep, kira-kira menghabiskan waktu 4 jam. Dari Pelabuhan Mapar, anda bisa menaiki kapal kecil sekitar 10 menit ke Pelabuhan Daik, Pulau Lingga. Perjalanan dilanjutkan dengan naik ojek menuju pintu gerbang Gunung Daik. Dan sampailah anda di kawasan Gunung Daik.

Menggunakan Agen Perjalanan

Setelah mengetahui aksesnya, jangan harap anda akan ke Gunung Daik dengan mudah. Bila tidak ingin ribet dan sampai dengan mudah, anda bisa menggunakan agen perjalanan. Eits, tapi ingat usahakan cari agen perjalanan jauh-jauh hari karena Gunung Daik termasuk wisata yang tergolong baru, sehingga belum tentu semua agen mau.

Bila Ingin Mendaki, Persiapan Fisik Saja Tidak Cukup

Jika ingin mendaki Gunung Daik, persiapan fisik saja tidak cukup. Anda juga harus menyiapkan segala peralatan pendaki dengan baik agar tidak ada yang tertinggal, karena di area sekitar objek wisata Gunung Daik tidak terdapat toko ataupun warung. Selain itu, usahakan anda memiliki kemampuan panjat tebing, mengingat medan yang dilewati tidaklah mudah. Karena sebegitu susahnya, bahkan tak jarang pendaki yang akhirnya memilih untuk turun meski belum sampai ke puncak. Jadi penasaran nih, sesulit apa ya kira-kira medannya?

Liburan rame-rame

Berkunjung ke tempat- tempat yang jauh agak terpencil atau terpelosok di daerah kepulauan. Sebaiknya, berlibur rame – rame atau pergi rombongan dengan jumlah lebih dari 10 orang. Kenapa begitu? Karena dibutuhkan biaya transportasi yang cukup mahal untuk menuju obyek wisata di kedalaman. Terutama dengan menaiki perahu atau sewa perahu. Setidaknya, sewa perahu per jalan, pengunjung harus merogoh kocek sebesar Rp 1 juta rupiah. Jika berlibur rame- rame atau rombongan, biaya ini bisa dibuat patungan sehingga lebih ringan.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *