Pasar Terapung Muara Kuin, Objek Wisata Unik di Banjarmasin

Pasar Terapung Muara KuinSudah pernah singgah di Kota Banjarmasin? Kota terbesar dan terpadat di Kalimantan ini mendapatkan julukan Kota Seribu Sungai karena sungai merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kota ini. Dari dulu hingga sekarang, sungai menjadi wadah aktivitas utama masyarakat Banjarmasin, terutama dalam bidang transportasi dan perdagangan. Bahkan, sungai yang membelah kota ini diusahakan semaksimal mungkin agar dapat berfungsi sebagai magnet ekonomi, khususnya pariwisata. Seperti Pasar Terapung Muara Kuin ini contohnya. Obyek wisata yang berada di atas sungai Barito di muara sungai Kuin ini banyak menarik minat wisatawan karena keunikannya. Tak heran apabila obyek wisata Pasar Terapung Muara Kuin menjadi andalan Kota Banjarmasin. Tertarik dengan obyek wisata yang satu ini? Yuk, ikuti ulasannya berikut ini!

Pasar Terapung Muara Kuin

Pasar Terapung Muara Kuin merupakan sebuah pasar tradisional dimana para pedagang dan pembeli menggunakan jukung, sebutan perahu dalam bahasa Banjar. Biasanya, pasar buka sehabis sholat Subuh hingga pukul 08.00 WIT. Pasar Terapung Muara Kuin nampak sangat indah saat matahari memantulkan cahayanya diantara tumpukan sayur mayur dan hasil kebun lainnya yang berada di atas perahu yang berjajar disepanjang aliran sungai Barito beserta anak-anak sungainya. Saat berkunjung di obyek wisata ini, Anda akan melihat secara langsung aktivitas jual beli yang dilakukan di atas Jukung atau bahkan sekaligus terlibat langsung sebagai pembeli. Selain Jukung, terlihat pula beberapa kapal bermotor atau biasa disebut klotok ikut meramaikan aktifitas pasar terapung.

Tradisi berbelanja yang unik

Pasar Terapung yang unik ini merupakan refleksi budaya Banjar yang telah berkembang kurang lebih 5 abad lamanya. Berbeda dengan pasar di daratan, pasar terapung tidak mempunyai organisasi khusus sehingga tidak ada catatan mengenai jumlah pedagang dan pengunjung maupun pembagian pedagang berdasarkan jenis dagangannya. Uniknya lagi, para pedangang tidak menetap di satu tempat untuk berjualan melainkan sering berpindah-pindah. Keunikan juga nampak saat para pedagang melakukan barter untuk mendapatkan kebutuhannya, kegiatan yang sudah jarang ditemui pada pasar modern.  

Akses lokasi

Untuk menuju obyek wisata Pasar Terapung Muara Kuin, Anda yang berasal dari luar kota sebaiknya transit dulu di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dari bandara, Anda dapat melanjutkan perjalanan menuju lokasi dengan menggunakan perahu klotok dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Tarif sewa klotok berkisar antara Rp. 70.000,- hingga Rp. 150.000,- tergantung dari jumlah penumpang. Bila Anda memilih perjalanan darat, perjalanan Anda menuju ke lokasi Pasar Terapung Muara Kuin hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit saja dari pusat kota.

Berbagai hal menarik dapat Anda lakukan saat berada di obyek wisata Pasar Terapung Muara Kuin. Di antaranya adalah:

Berkeliling Pasar

Keunikan pasar terapung adalah budaya yang tidak pernah Anda temui. Jadi, sayang sekali bila Anda melewatkan kegiatan berkeliling pasar dan juga mengamati setiap hasil bumi yang dijual di tempat ini. Mengitari pasar dengan perahu tentu asyik sekali bukan, dan Anda hanya perlu mengeluarkan dana sebesar Rp. 60.000,- saja untuk melakukannya. Cukup terjangkau bukan?

Baca juga: Soto Banjar, Kuliner Terpopuler Asal Kalimantan Selatan

Berbelanja

Kegiatan menarik apalagi yang dapat dilakukan pengunjung saat mendatangi obyek wisata yang berupa pasar selain berbelanja? Bedanya, belanja di pasar terapung ini lebih unik dan bersifat tradisional bila dibandingkan dengan wisata belanja modern yang dipenuhi oleh toko-toko. Anda dapat berburu aneka barang menarik di pasar terapung ini, salah satunya adalah sasirangan yang merupakan kerajinan khas Banjarmasin. Dulunya, kain sasirangan ini hanyalah kain yang diikatkan di kepala suku Banjar atau disebut laung serta dipakai sebagai selendang saja. Seiring perkembangan zaman,  sasirangan juga dipasarkan dalam bentuk baju dan beragam perlengkapan pakaian lainnya. Kain sasirangan sendiri terbuat dari bahan dasar yang berupa kain mori yang kemudian disapu dendan beragam warna yang kebanyakan cerah. Keunikan kain ini dihasilkan dari corak warna yang dimiliki setiap kain.

Kuliner

Sebagian dari Anda mungkin sudah pernah mencicipi soto Banjar. Namun, pernahkah Anda merasakan sensasi menikmati makanan khas Banjarmasin yang satu ini di atas perahu yang terus bergoyang terkena ombak sungai? Yup, hanya di Pasar Terapung Muara Kuin inilah Anda bisa menikmati pengalaman yang luar biasa ini. Soto Banjar khas Pasar Terapung Muara Kuin biasanya tidak memakai nasi, melainkan lontong. Sembari menikmati semangkuk Soto Banjar, Anda dapat melihat hilir-mudik perahu jukung yang bergoyang-goyang. Selain soto banjar, warung makanan terapung yang ada di sana juga menjajakan makanan matang lainnya.

Tips belanja di Pasar Terapung Muara Kuin:

Bangun pagi

Sebagai wisatawan yang ingin mencari pengalaman unik baru di tempat yang baru, jangan biarkan kebiasaan lama bangun siang mengganggu aktivitas liburan di Banjarmasin, Kalsel. Pasalnya, Pasar Terapung Muara Kuin termasuk dalam jenis pasar pagi, yaitu pasar yang beroperasi pada pagi hari, mulai dari subuh hingga matahari terbit. Kebanyakan pasar yang tergolong dalam pasar pagi, hanya ramai pada pagi hari sekitar pukul 05.00-06.00, lepas dari jam itu, umumnya masih cukup ramai namun para pembeli juga sudah mulai berkurang karena memulai kegiatan pagi di rumah masing-masing seperti memasak aneka bahan masakan yang sudah dibeli dari Pasar Terapung Muara Kuin untuk keperluan keluarga di rumah.

Sewa kapal/jukung

Ingin mencoba sensasi bertransaksi atau berbelanja di atas perahu jukung yang bergoyang-goyang? Eits… bukan wisata ke Pasar Terapung Muara Kuin, namanya jika tidak mencoba ‘gondola’ rasa dalam negeri alias menyewa jukung pribadi. Biasanya, rata-rata jukung boleh disewa dengan tarif mulai dari Rp 50.000 atau sesuai kesepakatan. Inilah saatnya mengeluarkan jurus andalan untuk menawar atau membawa serta pemandu wisata dari agen travel wisata berpengalaman untuk memastikan perjalanan wisata Anda di Banjarmasin sesuai dengan bujet dan planning.

Take a selfie

Hari gini nggak selfie? Sepertinya ada yang kurang dan tidak afdol ya? Bawalah serta smartphone yang memiliki kualitas kamera mumpuni agar bisa mengabadikan setiap momen berkesan dan unik untuk dipamerkan ke akun jejaring sosial pribadi Anda. Lalu, biarkan setiap teman Anda mengomentari atau sekadar berkomentar iri karena Anda bisa mengalami sebuah momen indah bertualang ke Pasar Terapung Muara Kuin di Banjarmasin.

Menjaga kesopanan

Dalam hal ini sebenarnya berlaku untuk semua pengunjung dan di semua tempat wisata, tidak hanya wisata belanja, wisata religi atau wisata sejarah, setiap orang wajib menjaga kesopanan ketika berkunjung ke suatu wilayah yang baru didatangi. Terlebih, jika Anda pergi ke Pasar Terapung Muara Kuin, di sini masih banyak warga lokal yang menjunjung tinggi adat istiadat atau masih kolot sehingga ucapan dan perilaku para pelancong akan menjadi sorotan.

Menjaga kebersihan

Sama seperti tempat wisata lainnya, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan saat membuang bungkus makanan atau minuman. Apalagi, Anda berada di Pasar Terapung Muara Kuin, dengan kondisi berada di wilayah perairan. Jika Anda tetap ‘ngotot’ membuang sampah sembarangan, pasti akan terlihat bungkus plastik atau kemasan yang mengapung-apung di sekitar area yang menimbulkan pemandangan kurang sedap. Jadilah, pelancong yang baik dengan menjaga kebersihan lokasi wisata yang Anda singgahi.

Nah, tanpa banyak basa-basi, kami mengharapkan liburan Anda di Banjarmasin bisa berlangsung sesuai rencana dan penuh keceriaan. Hubungi agen travel wisata kami untuk menambah kebahagiaan Anda dengan promo-promo menarik dan pastinya, paket harga yang kompetitif. Call us now… (jari adventure-det)       

 

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *