Pantai Swarangan di Tanah Laut, Kalimantan Selatan

Pantai SwaranganKekayaan Kalimantan tidak hanya terbatas pada hutannya yang lebat dan tambang batubara yang dimiliki, namun pulau terbesar ke-3 di dunia ini juga menyimpan obyek wisata yang menawan. Salah satu obyek wisata yang patut dikunjungi adalah Pantai Swarangan.

Lokasi

Terletak di Desa Swarangan, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, pantai ini berjarak sekitar 120-an kilometer dari Kota Banjarmasin dan kurang lebih 52 kilometer dari ibukota Tanah Laut, Pelaihari, dan dapat ditempuh dengan perjalanan darat selama masing-masing 3-4 jam dan 1 jam. Bagi Anda yang suka liburan dengan suasana pantai, Anda seharusnya tak melewatkan untuk mampir ke obyek wisata yang sangat menarik ini. Ulasan lebih jauh tentang Pantai Swarangan dapat Anda temukan dalam artikel berikut ini!

Masih asri dan relatif sepi

Anda tak suka dengan keriuhan? Maka obyek wisata Pantai Swarangan pas sekali bagi Anda sebab pantai ini tergolong bukan sebagai pantai yang ramai, seperti Pantai Takisung dan Pantai Batakan yang juga berada di Tanah Laut. Pada hari biasa tak terlihat begitu banyak pengunjung yang datang berwisata ke Pantai Swarangan hingga pos pembayaran tiket sering dibiarkan tak terjaga.

Pedagang yang menjajakan makanan dan minuman pun tak satu pun yang terlihat di pantai ini.   Jadi, bila Anda berkunjung ke obyek wisata ini di hari kerja sebaiknya membawa bekal sendiri bila tidak ingin kelaparan dan kehausan karena tidak terdapat warung di sekitar lokasi pantai.

Ramai saat hari libur

Suasana akan sedikit berbeda bila Anda memutuskan untuk mampir ke Pantai Swarangan saat hari libur. Terlihat lalu lalang pedang makanan dan minuman meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak. Pos pembayaran di pintu masuk pun terlihat ada penjaganya. Namun jangan takut, biaya masuk ke Pantai Swarangan tak terlalu mahal. Berapa pun isi penumpangnya per mobil hanya dikenai biaya masuk sekitar Rp. 30.000,- saja. Jumlah pengunjung di Pantai Swarangan juga mengalami peningkatan walaupun kondisinya tetap tak seramai obyek wisata pantai lainnya. Karena terbilang sepi, Pantai Swarangan menjadi pilihan utama mereka yang ingin melarikan diri sejenak dari keruwetan kota sambil menikmati keindahan panorama laut di tanah Banjar.

Panorama

Pantai Swarangan memiliki permukaan yang landai dan jarak yang relatif panjang dan sangat cocok untuk pertumbuhan pohon bakau. Pohon bakau yang tumbuh di sini terlindungi dengan baik dari gempuran ombak sehingga kerusakan pada bakau dapat dihindari. Tak heran bila di pantai ini pengunjung dapat menemukan keberadaan hutan bakau yang lebat. Tak hanya pohon bakau, beberapa jenis tumbuhan lain juga tumbuh di kawasan Pantai Swarangan ini. Misalnya saja pohon pinus yang berjejer tak jauh dari garis pantai. Pohon setinggi sekitar 10 meter-an tersebut sepertinya sudah cukup lama di tanam di sana.

Masyarakat nelayan

Selain bau khas air laut, pengunjung sesekali akan mencium aroma ikan asin saat berada di kawasan Pantai Swarangan. Aroma ini berasal dari perumahan penduduk yang berada di sekitar pantai yang sebagian besar menggantungkan hidupnya sebagai nelayan. Mereka menjemur ikan hasil tangkapan tepat berada di depan rumah masing-masing yang sangat sederhana.

Rumah penduduk di Desa Swarangan biasanya hanya berupa pondok kayu kecil denagn penutup atap dari rumbiya. Ikan -ikan yang mereka jemur hanya dialasi bambu saja atau kadang-kadang plastik terpal. Tak hanya ikan, nelayan di sini juga menangkap udang kecil yang dipergunakan sebagai bahan dasar terasi yang juga di produksi di desa ini.

Dari hasil mereka melaut, para penduduk dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka mulai dari makan hingga keperluan sehari-hari lainnya. Tak jauh dari perumahan, terlihat beberapa perahu nelayan yang bersandar di tepi pantai. Anak-anak nampak senang sekali bermain dengan perahu yang sedang tidak digunakan tersebut. Kegiatan sehari penduduk sekitar pantai yang unik ini dapat menjadi pemandangan yang menarik bagi pengunjung pantai.

Fasilitas pengunjung

Selain air laut yang masih jernih, pasir yang indah kecoklatan dan suasana yang relatif sepi, Pantai Swarangan bisa dibilang tidak memiliki fasilitas yang lengkap selayaknya obyek wisata lainnya yang ada di Kalsel.

Baca juga: Soto Banjar, Kuliner Terpopuler Asal Kalimantan Selatan

Pengunjung sedikit kesulitan menemukan pondok untuk berteduh karena jumlahnya yang tidak banyak. Kondisi pondok pun tidak terlalu baik karena kurangnya perawatan. Bahkan fasilitas dasar seperti toilet pun hanya disediakan seadanya yaitu berupa bilik yang terbuat dari bilah bambu saja. Jadi, jangan pernah berharap bisa menikmati wahana permainan seperti banana boat atau pun jetski di tempat ini ya. Namun, para pengunjung tidak boleh mengurungkan niat untuk berkunjung ke Pantai Swarangan, berikut ini kami berikan tips-tips bermanfaat untuk Anda agar liburan ke Pantai Swarangan tetap menyenangkan:

Bawa bekal sendiri

Tidak ada salahnya untuk mempersiapkan bekal makanan atau minuman sendiri karena para pedagang makanan dan minuman di Pantai Swarangan jumlahnya masih tergolong sedikit dan terkadang harganya juga mahal. Dengan membawa bekal makanan dan minuman sendiri, Anda dapat membawakan si kecil makanan favorit tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam hanya untuk jajan di tempat wisata.

Bermain atau berenang

Berhubung fasilitas Pantai Swarangan belum begitu lengkap seperti banana boat, jet ski ataupun snorkeling, para pengunjung tak perlu berkecil hati. Kondisi pantai yang relatif sepi bisa dimanfaatkan untuk bermain air di tepi pantai sepuasnya, bahkan bila perlu Anda bisa membawa sendiri peralatan snorkeling untuk melihat indahnya terumbu karang dan ikan-ikan kecil di dasar perairan yang dangkal atau di tepi pantai. Bawa juga pelampung atau ban sendiri serta selalu mengawasi putra-putri Anda karena tidak adanya penjaga pantai yang bersiaga.

Membeli ikan asin

Sebagai oleh-oleh, Anda mungkin berminat untuk membeli sedikit ikan asin hasil olahan para penduduk lokal yang bekerja sebagai nelayan. Ikan-ikan hasil tangkapan masyarakat di Pantai Swarangan diawetkan dengan cara diasinkan untuk dijual ke pasar-pasar. Tentu saja, harga dari tangan pertama akan jauh lebih murah, kan?

Urusan toilet

Sekadar mengingatkan jika toilet di Pantai Swarangan, memang belum memadai. Namun, para pengunjung dapat meminta bantuan untuk menumpang ke kamar mandi milik para penduduk sekitar. Berilah uang seikhlasnya atau sekadarnya dan meminta dengan baik-baik untuk membilas tubuh. Pasti mereka akan mengizinkan kok.

Menjaga kebersihan pantai

Meskipun Pantai Swarangan relatif sepi dan tidak ada pengawasan ketat dari para petugas pantai/penjaga pantai, namun tetap saja  para pengunjung dihimbau untuk selalu menjaga kebersihan lokasi wisata Pantai Swarangan. Buanglah sampah dari bungkus plastik makanan ataupun minuman di tempat yang sudah disediakan. Apabila tidak menemukan tempat sampah, bawa sendiri kantong plastik untuk mengumpulkan sampah. Pantai yang bersih dan indah selalu menarik pengunjung, kan?

***

Terlepas dari banyaknya tempat wisata pantai yang ada di Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Diharapkan pemerintah daerah maupun pejabat yang berwenang untuk memperhatikan kondisi tempat wisata Pantai Swarangan yang masih jauh dari kata layak dikunjungi. Kurangnya fasilitas umum yang memadai akan membuat keberadaan Pantai Swarangan terancam karena para pengunjung juga enggan mendatangi lokasi yang kurang nyaman. Semoga saja kritikan dan saran para pengunjung Pantai Swarangan yang ingin adanya fasilitas toilet bersih dan nyaman ini dapat didengar dan ditindak –lanjuti. Jika Pantai Swarangan semakin berbenah dan melengkapi sarana untuk pengunjung, bukan tidak mungkin jika Pantai Swarangan akan mendatangkan aset dan pundi-pundi uang untuk pendapatan daerah Tanah Laut dan masyarakat sekitarnya. Semoga saja ya… (jari adventure-det)

 

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.