Seram! 5 Tempat Wisata Unik di Indonesia Ini Bikin Bulu Kuduk Merinding

Tempat Wisata Unik di Indonesia – Banyak tempat di Indonesia yang menyimpan pesona misteri dan terkesan angker, namun malah menjadi sorotan wisatawan domestik bahkan hingga ke mancanegara. Rasa penasaran dan ingin tahu yang cukup besar malah membuat sejumlah obyek wisata dibanjiri pengunjung setiap tahunnya.

Walaupun menyeramkan dan membikin bulu kuduk merinding, nyatanya, jumlah pengunjung atau wisatawan yang datang tidak pernah sepi setiap liburan akhir pekan. Di mana saja letak pesona misterius destinasi wisata di Indonesia yang bikin merinding? Yuk, simak penuturan berikut:

Goa Liangbua, Flores, Nusa Tenggara Timur

Tidak seperti gua – gua lainnya yang kerap menjadi tempat wisata body tubing atau menawarkan sensasi panorama yang indah, goa yang berlokasi di Desa Liang bua kecamatan ruteng, kabupaten manggarai provinsi nusa tenggara timur ini malah menyuguhkan pesona yang bikin bulu kuduk berdiri.

Di gua ini banyak ditemukan sejumlah kerangka atau tulang tengkorak manusia kerdil yang hidup ribuan tahun lalu.

Bermula pada sekitar tahun 2003, ada beberapa peneliti dan arkeolog yang melakukan penggalian di gua bersejarah ini. Mereka menemukan manusia flores pertama yang hidup sekitar 10.000 tahun lampau. Setelah diteliti, kerangka dan tulang – belulang manusia tersebut hanya memiliki struktur yang pendek, alias separuh manusia modern. Disinyalir, kerangka tersebut merupakan miliki manusia kerdil flores yang dinamakan homo florensis atau manusia hobbit dari flores. Selain tulang manusia, di dalamnya juga terdapat tulang gajah purba kerdil, biawak raksasa, tikus raksasa, dan peralatan kuno terbuat dari batu.

Desa Trunyan, Kintamani, Bangli, Bali

Nama desa trunyan di Kintamani memang sudah cukup populer. Ini karena lokasinya berada di ibukota wisata Indonesia, yaitu Bali. Pulau yang menjadi pusat wisata terbaik nomor 5 di seluruh dunia versi Trip Advisor ini memiliki sebuah desa unik. Di mana setiap orang yang meninggal akan digeletakkan begitu saja di udara terbuka yang ada di hutan desa trunyan.

Yang lebih ajaib, mayat – mayat tersebut tidak akan berbau busuk. Ini karena di sekitar hutan desa trunyan tempat para mayat disemayamkan, tumbuh beberapa pohon cendana yang mengeluarkan aroma harum. Selain mengusir hewan – hewan untuk mendekat, aroma busuk mayat juga turut dinetralisir. Keunikan desa trunyan yang telah kondang hingga ke seluruh dunia, menjadikan tempat wisata “kuburan unik” ini dikunjungi para turis yang penasaran dengan keunikannya.

Baca juga: Maraknya Festival Sekaten di Yogyakarta

Goa Londa , Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Tak seperti tata cara masyarakat umumnya dalam memperlakukan orang yagn sudah meninggal. Suku Toraja yang berada di Makale dan Rantapeo “menguburkan” mayat atau jenazah keluarga di dalam liang – liang goa yang ada di pemakaman tebing goa Londa.

Jangan salah, tebing di sini berupa perbukitan batu cadas yang keras dan padat. Tentu saja, mayat hanya ditempatkan dalam peti kemudian ditaruh atau disimpan di dalam lubang gua landa tanpa ada penguburan atau dimasukkan dalam tanah. Bahkan, di dalam tebing gua tempat penyimpanan mayat bisa terlihat  tulang – belulang atau tengkorak kepala manusia. Keluarga mayat atau jenazah yang disimpan kemudian akan memberikan sesaji berupa kemenyan, sirih, pinang, rokok atau beberapa lembar pakaian di dekat mayat yang disemayamkan. Wah, dijamin pengunjung yang bernyali ciut akan semakin ngeri melihat nuansa mistis yang menyelimuti Goa Landa.

Gereja Ayam, Magelang, Jawa Tengah

Agak jauh dari Tana Toraja, kita beralih ke Gereja Ayam di Magelang, Jawa Tengah. Gereja yang pernah menjadi tempat setting film Ada Apa Dengan Cinta yang dibintangi oleh Nicholas Saputra dan Dian Sastro tersebut ramai dikunjungi wisatawan meskipun lokasinya tersembunyi.

Berada di kawasan hutan, gereja yang sejatinya berbentuk burung merpati ini malah dikenal luas sebagai gereja ayam. Terletak di kawasan hutan Desa Kembanglimus, Magelang, sebagai tempat peribadatan atau rumah doa. Seorang pengusaha bernama Daniel Alamsyah, membangun gereja ayam pada sekitar 1990 melalui bisikan mimpi.

Sayangnya, meskipun terlanjur terkenal dan populer, pembangunan gereja ayam terhenti dan sekarang menjadi bangunan yang kurang terawat alias angker.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *