Nusa Penida, Saksikan Eloknya Pari Manta

Nusa PenidaBali selalu menjadi destinasi favorit bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Di bagian tenggara Pulau Dewata ini terletak 3 jajaran pulau, yaitu Nusa Lembongan, Nusa Ceningan dan Nusa Penida. Sebagai pulau terbesar dari ketiganya, Pulau Nusa Penida menjanjikan sebuah pengalaman menyelam luar biasa.

Hanya menempuh 45 menit dari pelabuhan Sanur, rekan traveler dapat menapakkan kaki di salah satu lokasi menyelam terbaik di Bali. Nusa Penida terkenal mempunyai spot penyelaman dengan tingkat kesulitan bervariasi, sehingga dapat dinikmati mulai dari penyelam pemula hingga yang berpengalaman.

Manta Point

Manta Point terletak di sudut barat daya Nusa Penida, yang menjadikannya lokasi penyelaman terjauh dari Pelabuhan Sanur. Untuk sampai ke sini, dibutuhkan sekitar 60 menit untuk mencapainya. Jangan lewatkan kesempatan untuk berkunjung ke sini. Keindahan kawanan ikan pari Manta dapat dinikmati sepanjang tahun akan menyambut rekan traveler, seiring dimulainya aktivitas penyelaman.

Rekan traveler akan dibuat terkagum-kagum saat menyaksikan ikan dengan bentangan sirip yang lebar dari jarak dekat. Meskipun ikan pari Manta termasuk berbahaya, pengunjung masih dapat menyaksikan keelokan kepakan siripnya, dengan tetap waspada dan berhati-hati. Dijamin pemandangan langka ini akan membuat kagum mereka yang beruntung menyaksikannya.

Baca Juga  :Hotel di Bali yang Murah dan Terpopuler Bagi Pecinta Wisata Pulau Dewata

Mahluk luar biasa dengan bentang sirip selebar 3 meter ini memiliki motif unik. Gabungan warna hitam, putih, dan abu-abu di bagian bawahnya ini memudahkan mengidentifikasi ikan pari manta. Di spot ini, penyelam juga dapat bertemu dengan gerombolan ikan pari bintik biru yang biasanya berdiam diri di dasar laut, atau mencari gurita yang biasanya bersembunyi di dalam sebuah lubang di batu kapur.

Crystal Bay

Dihiasi dengan batu karang mengagumkan dan air yang jernih membuat tempat ini menjadi lokasi favorit penyelam sepanjang tahun, terutama untuk melihat dari dekat ikan Mola-Mola pada musimnya. Bentangan pasir halus di dasarnya akan menuntun ke tepian di mana ikan yang lebih besar dan juga Mola-Mola lazim ditemukan.

Terkadang rekan traveler juga dapat menemukan frogfish yang hidup bersamaan dengan udang belalang yang berkeliaran di batu karang sedang mencari makanan. Selalu siapkan kamera dan tetaplah waspada, karena ada kemungkinan rekan traveler dapat menemukan nudibranch dengan warna dan bentuk yang unik.

Sebelum menyudahi waktu menyelam, ambil kesempatan untuk berkeliling di sekitar tiang koral raksasa, yang memang menjadi batas area penyelaman. Tapi bukan berarti tidak ada yang bisa dilihat lagi di sini, ada ikan kaca yang suka bersembunyi di dasar laut dan ikan leaf scorpion yang pandai menyamarkan diri.

Toyapakeh

Satu lagi spot menyelam yang terkenal, selain karena keindahan dan jumlah koralnya, tapi juga jarak pandangnya yang baik. Sayangnya, lokasi ini hanya dapat dilakukan oleh penyelam berpengalaman untuk dapat menikmati keindahan lokal, karena adanya arus kuat yang mengalir pada jalur dalam di antara Nusa Penida dan Nusa Ceningan. Tetaplah jaga jarak agar tidak terlalu jauh dari pemandu, agar tetap aman dalam menjelajahi keindahan koral bawah laut di Toyapakeh.

Di sini rekan traveler dapat menemuikan tiang koral yang beberapa di antaranya berukuran sangat besar. Ada juga kipas laut dengan ukuran jumbo yang berkembang biak di antara batu karang yang lunak dan keras. Di kedalaman menengah, penyelam akan ditemani oleh gerombolan ikan yang berenang dalam jumlah besar. Lebih ke dalam lagi, pengunjung dapat menemukan ikan hiu dan juga kura-kura. Kehadiran ikan Mola-Mola pada musimnya juga dapat disaksikan di lokasi ini.

Gamat Bay

Spot penyelaman yang menarik ini juga sayang untuk dilewatkan, saat berkunjung ke Nusa Penida. Lekukan karang di dalam air menjadikan Gamat Bay, sebagai habitat yang didiami oleh banyak hewan dan biota laut, termasuk kura-kura. Di lokasi ini, penyelam juga diharapkan berhati-hati karena terkadang didapati ikan hiu dan juga ikan pari di dasarnya.

Ketika kembali melalui lereng, rekan traveler akan menjumpai hamparan batu karang dan gundukan koral berlubang, yang banyak dijadikan tempat berlindung dari berbagai jenis ikan. Beberapa Belut Moray juga menjadikan karang ini menjadi rumahnya lho. Bagian tengah yang lumayan dangkal dan landai dapat menjadi spot foto utama bagi rekan traveler yang ingin mengabadikan petualangan menyelam bersama ikan warna-warni.

Bagaimana tertarik berkunjung dan menyelami keindahan bawah laut Nusa Penida? Yuk rencanakan untuk mengisi liburan mendatang. (jari adventure-det- image:Info Ke Bali)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.