Nikmati Sejuknya Air Terjun Gendang di Banten

Curug GendangWarga ibukota memiliki banyak pilihan untuk menghabiskan waktu liburnya, baik saat akhir pekan maupun liburan panjang. Selain Bandung, Banten pun sering jadi pilihan wisatawan yang ingin menghilangkan stres akibat rutinitas yang dilakukan sehari-hari. Ada banyak pilihan wisata, mulai dari wisata religi, budaya, hingga alamnya yang menawan.

Lokasi

Tidak hanya memiliki kawasan pantai yang cantik dan alami, Propinsi Banten juga menyimpan potensi keindahan alam lainnya. Sebut saja Wisata Ujung Kulon yang menjadi tempat konservasi badak jawa. Nah buat Anda yang ingin merasakan sensasi berlibur ke tempat yang terpencil dan jauh dari keramaian, bisa juga mengunjungi Curug Gendang, yang terletak di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.

Wisata air terjun ini menyuguhkan pemandangan air yang jatuh dari ketinggian tujuh meter, suaranya mirip seperti suara tambur atau gendang, sehingga penduduk sekitar mengenal air terjun ini sebagai Curug Gendang. Dahulu air terjun yang berasal dari hulu mata air Gunung Panganjaran ini bernama Curug Citajur. Konon, kawasan yang cukup tersembunyi ini sempat dijadikan tempat persembuyian para pejuang kemerdekaan Indonesia, dari kejaran tentara Belanda.

Rute transportasi

Untuk menuju ke sini, dari Jakarta Anda harus menempuh perjalanan ke Kota Serang, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Kemudian lanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan kota berwarna silver, dengan tujuan Anyer, hingga sampai ke pintu masuk Curug Gendang. Tarif yang dipatok pun tidak terlalu mahal, hanya tiga belas ribu lima ratus rupiah.

Setibanya di pos jaga Taman Wisata Alam Carita, kendaraan harus diparkir dan pengunjung wajib melakukan trekking sejauh tiga kilometer setelah membayar biaya retribusi. Perjalanan yang cukup panjang ini diwarnai dengan kondisi jalan yang menaiki perbukitan, jalan setapak, medan yang curam, dan sedikit licin, apalagi jika sebelumnya turun hujan. Namun jangan khawatir, Anda akan terhibur dengan asrinya pepohonan hijau yang ada di kanan dan kiri. Belum lagi disambut gemuruh air terjun dan suara burung silih berganti.

Air jernih dan berjeram

Terkadang pengunjung dapat menikmati  aliran air kecil yang dibuat seperti pancuran. Airnya yang dingin dapat sedikit menghilangkan rasa lelah dan memberikan semangat untuk meneruskan perjalanan. Sampai di bagian atas air terjun merupakan sungai yang berada di tengah-temgah hutan. Batu-batu besar di tengah sungai menciptakan jeram-jeram kecil, merayu siapa saja untuk menceburkan diri dan menikmati sejuknya air.

Baca juga: Debus, Atraksi Budaya Mengagumkan Asal Banten

Setelah memuaskan diri bermain air di sungai, Anda dapat melewati anak tangga yang dibuat sederhana di dinding tebing. Butuh kewaspadaan dan hati-hati untuk melihat air terjun dari dekat. Begitu juga saat masuk ke sungai yang arusnya cukup deras, apalagi saat datang di musim hujan. Namun perjuangan Anda akan terbayar dengan pemandangan yang memukau. Bagi yang beruntung, pengunjung akan disuguhi pesona pelangi yag tampak di sisi tebing.

Ketinggian 170 m

Curug Gendang sendiri memiliki lebar sepuluh meter, dengan kedalaman sekitar tiga belas meter dan berada di ketinggian 170 meter di atas permukaan laut. Uniknya wisata air terjun ini seakan dipagari oleh tebung-tebing tinggi, sehingga membentuk danau kecil di bawahnya. Udara yang sejuk dan air yang jernih mengundang wisatawan untuk menjajal adrenalin dengan melompat dari atas tebing dan berenang ke dalamnya.

Aneka flora langka

Selain refreshing melihat air terjun, Anda juga bisa mengintip hutan hijau yang ada di sekitarnya. Di sini, pengunjung dapat melihat beberapa flora langka seperti jati, mahoni, dan bungur. Sedangkan untuk hewan liar, Anda juga dapat bersua dengan babi hutan, kera ekor panjang, lutung, biawak, hingga tupai. Untuk menjaga kelestariannya, pengunjung dihimbau ikut bertanggung jawab dengan tidak melakukan perusakan, penangkapan hewan, maupun sekadar membuang sampah sembarangan.

Pemandangan yang indah dan hawa udara yang sejuk membuatmu malas meninggalkan air terjun Gendang. Jangan khawatir, Anda dapat mendirikan tenda di areal perkemahan yang telah disediakan, hanya dengan membayar sepuluh ribu rupiah per malam. Namun, ada juga pilihan penginapan yang lebih nyaman seperti homestay, pesanggrahan, hingga wisma. Pengunjung bisa memilih kamar dan fasilitas yang sudah ditawarkan, sesuai dengan bujet yang dimiliki.

Air terjun Gendang ini memang menjadi pilihan yang tepat buat Anda yang ingin lebih dekat dengan alam, sekaligus menghilangkan stres. Jadi tunggu apalagi, kunjungi sekarang juga! (jari adventure-det)

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *