Mitos dan Fakta Populer di Balik Keindahan Kota Venesia Italia

Rasanya memang tidak mengherankan jika ada banyak cerita dan mitos tentang kota populer, seperti Venesia.

Kota kuno yang romantis ini menghipnotis para wisatawan solah berada di dimensi yang berbeda ketika memasukinya.

Jadi, berikut adalah beberapa fakta dan mitos yang menyertai kota cantik Venesia dan perlu Anda ketahui.

 

1. Venesia adalah Kota Atlantis Baru

 

Pernah dengar tentang kota Atlantis? Kota emas yang tenggelam ke dasar lautan itu konon muncul lagi sebagai Venesia. Sebagai kota di tengah laut, yang dibangun di atas rawa lepas pantai Italia, tidak heran jika Venesia dituduh sebagai kota Atlantis Baru.

Pada abad pertengahan akhir, kota Venesia telah mengalami penurunan tanah sekitar 11 inci. Jadi ya, Venesia memang bisa dikatakan tenggelam tetapi kecepatannya lebih lambat.

Selain itu, kebutuhan industri menyebabkan sumur-sumur artesis di sekitar Venesia juga tercemar dan semakin menurunkan level tanah.

Itulah sebabnya, pada sekitar tahun 1960-an, pemerintah lokal di Venesia melarang adanya sumur – sumur ini. Untungnya, kini struktur tanah Venesia sudah tidak terlalu menunjukkan penurunan signifikan.

Meskipun, hingga sekarang, kota Venesia masih mengalami 200 kali air pasang per tahun atau Acqua Alta. Di mana, seluruh bagian kota Venesia mengalami banjir air laut atau tergenang air laut.

Akan tetapi, dari tahun ke tahun, para pekerja kota Venesia sudah mempersiapkan segala kemungkinan dengan baik. Di antaranya memasang jalan setapak yang lebih tinggi, layanan darurat untuk menghadapi ketinggian air laut, bahkan membangun mega proyek yang disebut MOSE.

MOSE merupakan proyek raksasa untuk membangun pembatas yang menghalangi air laut naik menggenangi kota Venesia. Ketika air laut pasang, jembatan – jembatan buatan akan ditiup udara sehingga menghalangi gelombang dan ombak air laut. Mega proyek ini sukses mengurangi genangan air yang bisa merusak beberapa bangunan bersejarah di Venesia.

 

2. Venesia adalah Kota Mahal

Dikunjungi sedikitnya 10 juta wisatawan per tahun, Venesia memiliki berbagai pilihan penginapan dan hotel untuk bermalam. Sebagai contoh adalah Westin Europa and Regina, yaitu hotel mewah bintang lima yang dikelola oleh Starwood. Terletak di Grand Canal di Venesia, tepatnya dalam bangunan istana abad ke-17 yang bersejarah.

Sama seperti destinasi lain, di mana para wisatawan merupakan salah satu aset pemasukan daerah. Tidak jarang, turis terjebak pada perangkap tarif yang mahal.

Aturan umum yang penting diingat adalah menjauh dari akomodasi atau restoran yang dekat dengan kawasan wisata ternama seperti Piazza San Marco.

Sebenarnya tidak ada salahnya naik gondola bersama gondolier yang akan memandu dan menjelaskan sejarah kota terapung ini. Lagipula, siapa sih yang tak mau menaiki gondola bersama pasangan untuk kesan wisata yang mesra dan romantis? Untuk pengalaman berharga sekali seumur hidup, rasanya memang sepadan.

Akan tetapi, Anda juga harus bersiap mengeluarkan biaya yang sangat mahal. Jika Anda ingin berjalan-jalan di kanal tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun, cobalan naik Vaporetti. Vaporetti atau Vaporetto adalah kapal ferry sebagai moda transportasi laut umum yang gratis alias tidak dikenakan biaya apapun.

Selain itu, jarak di Venesia juga sangat bagus dilalui dengan kapal, sehingga Anda bisa menjelajhi sudut kota yang tersembunyi dalam waktu yang lama.

baca juga:

Jelajah Rasa & Wisata di Yogyakarta, Dari Angkringan Hingga Kafe Tematik

 

3. Venesia Berbau Seperti Pabrik Limbah

Mitos atau lebih tepatnya fitnah ini dapat dibilang cukup tidak etis, ya. Sebab, hal ini tidak sepenuhnya benar.

Sebagai daerah cosmopolitan terpencil yang terletak di dalam air, dipenuhi kanal – kanal terbuka, “bau” sering kali bisa menjadi masalah.

Akan tetapi, tidak perlu khawatir, karena kota Venesia tidak berbau seperti yang dikatakan orang. Selokan dan airnya juga jernih dan tidak sekotor yang difitnahkan oknum wisatawan tak bertanggung jawab.

Biasanya, ketika berjalan-jalan di sekitar Venesia, Anda akan sering menjumpai orang berjualan ikan. Dan bau yang menyeruak di udara merupakan campuran aroma garam dan alga dari lautan.

Kanal – kanal terbuka di Venesia, dibersihkan oleh pasang Laut Adriatik dan sampai hari ini, laguna adalah salah satu habitat alami terkaya di wilayah Mediterania. Termasuk, untuk hewan dan tumbuhan.

Nah, bagaimana sudah tahu kan kebenaran tentang kota Venesia? Yuk, kunjungi Venesia dan buktikan sendiri fakta-fakta kebenaran kota ini.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.