Mengenal Budaya Jepang, 6 Penginapan Ryokan Tradisional yang Paling Hits

Negeri Sakura sejak lama dikenal sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di dunia. Selain hotel – hotel modern berfasilitas lengkap, Jepang juga memiliki akomodasi yang memadukan unsur budaya tradisonal lokal.

Istilah umum untuk penginapan berciri khas tradisional adalah Ryokan. Memiliki ciri khas bentuk rumah adat tradisional khas Negeri Matahari Terbit.

Jika umumnya rumah atau penginapan memiliki tempat tidur atau ranjang, maka di Ryokan para tamu akan diajak menyelami kehidupan masyarakat Jepang masa lampau yang sederhana. Yaitu beralaskan tikar tatami dan kasur futon yang langsung ditaruh di permukaan lantai.

Ryokan masih bisa dijumpai di berbagai sudut kota, meskipun ada juga bermacam bangunan hotel lebih modern di dalam gedung pencakar langit.

Selama berwisata ke Jepang, tentu akan memiliki pengalaman tersendiri jika bisa menginap di Ryokan yang sangat berkarakter khas Jepang. Lalu, di mana saja rekomendasi Ryokan terbaik untuk menginap? Berikut deretan nama – nama Ryokan tradisional Jepang yang hemat:

1. Ito Diichi Hotel, Tanuki-no-Sato – Itō-shi

bstatic.com

Para tamu atau pengunjung yang ingin menikmati suasana asri khas Jepang, bisa mengunjungi Ryokan yang satu ini. Ito Diichi Hotel merupakan Ryokan tradisional dengan onsen atau pemandian air panas yang sangat digemari oleh warga Jepang.

Setiap kamar didesain dengan ruang khas beralaskan sekitar 10 lembar tikar tatami. Per kamar bisa dihuni hingga 3 orang tamu. Rata –r ata tarif per malam sekitar Rp 650 ribuan.

Dengan suasana indah dan relaksasi di dalam pemandian air panas, segala stres dan lelah tentu akan terbayarkan. Menariknya lagi, Ryokan ini hanya berjarak 5 menit berjalan kaki ke stasiun JR Ito dan menuju atraksi wisata Taman Nasional Izu Peninsula. Jadi, tak repot bila mau ke mana – mana menumpang kereta api.

2. Hakuunsou – Takayama-shi

bstatic.com

Berjarak sekitar 33,8 km dari Matsumoto, Hakuunsou menawarkan akomodasi tepat di jantung distrik Takayama. Setiap kamar pribadinya berukuran cukup luas dan bisa menampung hingga 4 orang tamu. Kelebihannya, di distrik Takayama akan sangat ramai pengunjung pada saat musim dingin tiba. Wisatawan biasanya ingin bermain ski atau sekadar naik sepeda dengan menyewa dari hotel.

3. Tanakatei Ryokan – Kyoto

line-scdn.net

Tak jauh dari sebuah kuil yang bernama Fushimi-Inari Taisha Shrine berumur ratusan tahun. Tanakatei Ryokan berdiri dengan megahnya. Semua kamar dirancang dengan alas tikar anyaman bambu atau tatami khas Jepang dan bisa memuat hingga 3 orang tamu.

Per malam, menginap di sini Anda harus bersiap merogoh kocek sebesar Rp 1,3 jutaan. Namun, untuk kamar mandi atau toilet dan wastafel tersedia di luar kamar dan harus bergantian dengan tamu lainnya.

4. Hello Hostal – Shimogyō-ku, Kyōto-shi

muscache.com

Berada di kota Kyoto yang bersejarah dan fantastis, Hello Hostal telah menjadi penginapan bagi jutaan orang selama lebih dari 100 tahun lalu.

Kyoto memang dikenal dengan bangunan – bangunan kuno serta pemukiman penduduk berusia ratusan tahun. Berjalan kaki kari Ryokan menuju kuil Kiyomizu hanya butuh sekitar 10 menit.

Di dalam kamar, terdapat 3 buah kasur futon yang digelar di atas lantai beralas tikar tatami dan bisa menampung 3 orang tamu.

5. Family-run inn Koinoyu – Yurihama-chō

muscache.com

Beralih ke Yurihama di dekat Danau Togo, para tamu bisa menjumpai sebuah Ryokan cantik yang berusia 40 tahun. Family run inn Koinoyu mengusung konsep penginapan keluarga yang bisa menampung hingga 6 orang per kamar.

Menyelami kehidupan tradisional Jepang sembari berjalan – jalan di tepi Danau Togo akan semakin berkesan dengan mengenakan pakaian tradisional Kimono atau Yukata yang bisa disewa dari hotel.

Per malam tarif kisaran Rp 600 ribuan.

6. Guest house Osakaya – Hayakawa

Osakaya sempat mengalami beberapa renovasi karena memang sudah berdiri hampir 200 abad.

Dari tahun ke tahun, rupanya selalu ada pembenahan di segi fasilitas. Misalnya bathtub, dapur, toilet, lounge dan dekorasinya.

Seperti pada umumnya guest house, tamu bisa menggunakan dapur untuk memasak dan juga membuat minuman kopi sendiri. Setidaknya, bisa lebih menghemat ongkos makan, buka? Harganya sekitar Rp 800 ribuan per malam dan per kamar bisa menampung hingga 2 orang.

***

Yuk, jangan ragu untuk melancong dan plesiran di bulan Ramadhan. Siapa tahu, Ramadhan di negeri asing atau negeri orang akan terasa lebih nikmat dan khusyu’ karena berbeda dengan atmosfer Ramadhan di Indonesia.

Pastikan kemana pun tujuan liburan Anda, Jari Adventure selalu menjadi mitra terbaik perjalanan. Booking tiket pesawat, akomodasi, atau tiket masuk ke berbagai wahana atraksi wisata menjadi lebih mudah dan bebas ribet tanpa harus mengurusi semua sendiri. Hubungi Jari Adventure melalui nomor Whatsapp berikut : 0877 – 78906999.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *