Menengok Tragisnya Wisata Sejarah di Filipina, Akibat Kolonialisme Spanyol

Filipina adalah salah satu Negara Republik di Asia Tenggara yang merupakan Negara kepulauan layaknya Indonesia.

Filipina terdiri atas 7.107 pulau dan juga merupakan satu-satunya Negara di Asia Tenggara yang sering dianggap sebagai Negara dengan pengaruh budaya Barat yang sangat kuat.

Meskipun begitu, Negara ini juga pernah dijajah dan memberi pengaruh kebudayaan masyarakat Filipina. Banyak situs sejarah sisa jajahan masa kolonial yang sekarang menjadi tempat pembelajaran sejarah populer yang wajib dikunjungi.

Situs bersejarah ini dapat menjadi piihan Anda sebagai destinasi wisata sejarah sehingga Anda dapat berlibur sekaligus belajar soal sejarah Negara ini.

  1. Benteng Santiago

Bangunan Benteng ini merupakan benteng pertahanan yang dibangun untuk Conquistador Spanyol, Miguel Lopez de Legazpi serta termasuk bagian dari struktur kota bertembok Intramuros di Manila.

Benteng Santiago menjadi destinasi sejarah favorit wisatawan asing dan lokal yang memiliki nilai sejarah tinggi. Jose Rizal atau pahlawan nasional Filipina pernah dipenjara di dalam benteng ini sebelum ia di eksekusi taun 1896.

Bukti sejarah yang harus Anda amati adalah bekas jejak langkah perunggu yang merupakan langkah terakhir Jose Rizal dari sel nya menuju lokasi eksekusi. Wajar saja lokasi ini menjadi lokasi populer dikalangan wisatawan akan sejarahnya yang menegangkan.

  1. Taman Rizal

Taman kota yang terletak di ujung utara Roxas Boulevard di jantung kota Manila ini merupakan taman asri dengan monument Rizal serta danau kecil dengan replika kepulauan Negara Filipina.

Biasanya turis lokal maupun asing akan mengunjungi taman ini untuk mengetahui sejarah seorang Rizal maupun hanya sekedar mengagumi keasriannya.

  1. Intramuros

Pesona kota bergaya Eropa abad pertengahan ini tak perlu ditanyakan lagi. Berjalan – jalan di sekitar kotanya, seolah – olah akan membawa kita kembali ke Eropa di masa lalu.

Pada 1571-1898, kota ini dahulu menjadi pusat pemerintahan. Masih terdapat sisa – sisa peninggalan sejarah berupa dinding yang melingkupi seluas 64 hektar sepanjang 4.5 km.

Didalamnya terdapat istana, gereja, biara, sekolah, dan tempat tinggal orang kaya. Namun sayangnya, kota tua ini sudah menjadi rata dengan tanah akibat pemboman pasukan Amerika ketika merebut Manila dari Jepang tahun 1945.

Meskipun begitu, dinding-dinding gerbang dan benteng sebagian besar mulai dipulihkan agar dapat membuat kesan seperti kota pada masanya.

  1. Gereja San Agustin

Bangunan Gereja ini merupakan gereja katolik Roma dalam kota Intramuros, Manila yang tertua dan masih berdiri di Negara Filipina. Gereja San Agustin adalah salah satu dari 4 gereja yang dibangun pada masa kolonial Spanyol tahun 1993.

Uniknya lagi, gereja ini juga termasuk pada Situs Warisan Dunia oleh UNESCO, di bawah klasifikasi Gereja Barok Filipina.

Di dalamnya, Anda akan disuguhi arsitektur barok dan patung singa di halaman gereja, serta 14 kapel dan lukisan langit indah dari perupa Italia.

  1. Katedral Manila

Gereja yang satu ini merupakan gereja katedral Katolik Roma Keuskupan Agung Manila yang terletak di Intramuros, Manila. Sayangnya , gereja ini telah rusak dan sempat hancur beberapa kali sejak 1581.

Katedral sendiri ditasbihkan sebagai basilica minor tahun1981 dan diidedikasikan untuk Santa Maria yang sebagai pelindung Filipina. Keunikan lain dengan adanya pahatan batu travertine khas patung – patung dari Roma serta patung bahan kayu molave.

Anda wajib mengunjungi gereja yang satu ini karena unsur sejarah keagamaan nya yang masih kuat serta menjadi wisata tersendiri bagi anak dan keluarga untuk dapat mempelajari sejarahnya.

Baca juga:

4 Penginapan Instagrammable di Yogyakarta Untuk Liburan Bareng Teman Kuliahmu

 

  1. Araneta Center

Wisata sejarah terakhir adalah Araneta Center yang terkenal menjadi tempat pertarungan Boxing Manila antara Muhammad Ali dan Joe Frazier pada Oktober 1975.

Kini, tempat tersebut sudah disulap menjadi pusat daerah komersial di Kota Quezon yang memiliki luas sekitar 35 hektare. Araneta Center sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Itu terbukti akan banyaknya pengunjung yang mencapai hingga 1 juta setiap harinya yang datang ke Araneta Center.

Anda wajib sekali mengunjungi tempat ini, karena disini terdapat tempat hiburan terbesar di Asia yaitu Coliseum Arenata yang terletak di pusat kompleks yang memiliki kapasitas tempat duduk sejumlah 25.000. Mengunjungi wisata sejarah ini merupakan paket lengkap karena memiliki unsur sejarah kuat serta hiburan yang menarik.

***

Apa pun jenis wisatanya, untuk mengurus perjalanan wisata yang berkesan dan menyenangkan, hanya satu jawaranya, Jari Adventure. Pastikan Anda selalu menggunakan jasa agen travel wisata Jari Adventure untuk mengakomodir semua kebutuhan perjalanan wisata Anda ke berbagai destinasi di Nusantara dan mancanegara.

Jari Adventure

Informasi tour, travel, dan transportation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.